Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Korban yang Diduga Diperkosa Anggota Polda Sulsel Disebut Tertekan

Kompas.com - 18/10/2023, 08:36 WIB
Reza Rifaldi,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

 

MAKASSAR, KOMPAS.com - Korban pemerkosaan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota polisi di Polda Sulsel disebut mengalami sejumlah tekanan.

Kuasa hukum korban, Muhammad Ikhsan mengatakan, korban yang diketahui masih berusia 23 tahun itu juga sempat beberapa kali dihubungi oleh penyidik Bid Propam Polda Sulsel secara terus-menerus usai membuat laporan.

"Memang betul ada tekanan, terutama dari penyidik Propam. Tekanannya itu satu, dia (korban) ditelepon terus. Dan saya coba meminta penyidiknya kalau mau menghubungi korban, jangan korbannya. Ada saya selaku kuasa hukum yang dihubungi," jelas Ikhsan kepada Kompas.com, Selasa (17/10/2023) malam.

Baca juga: Polisi yang Dilaporkan Perkosa Mantan Kekasih Masih Bertugas, Ini Penjelasan Polda Sulsel

Kata Ikhsan, meski hal itu tidak berlangsung lama namun dapat menganggu ketenangan korban lantaran dinilai sebagai teror.

"Bisa dibilang begitu. Meskipun tidak masif cuma kenapa langsung hubungi korbannya langsung," ucapnya.

Ikhsan juga menyebut, kasus yang kini menjadi sorotan ini membuat kliennya itu merasa tertekan. Dia meminta agar identitas sang klien dapat disamarkan.

"Sekarang juga dalam naiknya ini kasus, viralnya ini kasus, korban juga sedikit agak merasa tertekan jadi dia tidak mau terekspos pribadinya," ungkapnya.

Untuk diketahui sebelumnya, oknum polisi muda yang bertugas sebagai ajudan supir Wakil Direktur (Wadir) Direktur Pembinaan Masyarakat (Wadir Binmas) Polda Sulsel berinisial Bripda FA (23) dilaporkan atas kasus dugaan pemerkosaan terhadap mantan kekasihnya.

Korban ini melapor lantaran sudah tidak tahan dengan tekanan yang dilakukan Bripda FA yang terus-terusan menerornya.

M melapor ke Bid Propam dan SPKT Polda Sulsel didampingi orangtuanya, pada 10 Juli 2023 lalu. Namun, hingga kini belum menuai kejelasan.

"Saya tidak tahan dan saya memberi taukan orangtua saya dan akhirnya orangtua saya membawa kasus ini ke jalur hukum melaporkan ke Polda," kata korban dikonfirmasi Kompas.com, Senin (16/10/2023) malam.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Makassar
Perang-perangan Berujung Tawuran yang Libatkan Orang Dewasa dalam Momen Lebaran di Polewali Mandar

Perang-perangan Berujung Tawuran yang Libatkan Orang Dewasa dalam Momen Lebaran di Polewali Mandar

Makassar
Paman di Konawe Bunuh Keponakan Sendiri Sehari Setelah Lebaran

Paman di Konawe Bunuh Keponakan Sendiri Sehari Setelah Lebaran

Makassar
Libur Lebaran, Pantai Indah Bosowa Diserbu Pengunjung

Libur Lebaran, Pantai Indah Bosowa Diserbu Pengunjung

Makassar
Diduga Hilang Kendali Saat Setir Motor, Pemuda di Makassar Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik

Diduga Hilang Kendali Saat Setir Motor, Pemuda di Makassar Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik

Makassar
Momen Haru Narapidana Lapas Palopo Bertemu Keluarga, Berpelukan hingga Makan Bersama

Momen Haru Narapidana Lapas Palopo Bertemu Keluarga, Berpelukan hingga Makan Bersama

Makassar
Warga di Luwu Utara Rayakan Lebaran dalam Kondisi Banjir

Warga di Luwu Utara Rayakan Lebaran dalam Kondisi Banjir

Makassar
519 Napi Lapas Kelas IIA Palopo Dapat Remisi Idul Fitri, Kalapas: Negara Hemat Rp 336 Juta

519 Napi Lapas Kelas IIA Palopo Dapat Remisi Idul Fitri, Kalapas: Negara Hemat Rp 336 Juta

Makassar
5.931 Napi di Sulsel Dapat Remisi Lebaran, 14 di Antaranya Langsung Bebas

5.931 Napi di Sulsel Dapat Remisi Lebaran, 14 di Antaranya Langsung Bebas

Makassar
Aniaya dan Ludahi Wanita, Pria di Kendari Terancam Penjara 2 Tahun, Videonya Viral

Aniaya dan Ludahi Wanita, Pria di Kendari Terancam Penjara 2 Tahun, Videonya Viral

Makassar
Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Rabu 10 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Rabu 10 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Makassar
1.878 KK Terdampak Banjir Bandang di Gorontalo Utara

1.878 KK Terdampak Banjir Bandang di Gorontalo Utara

Makassar
Hujan Deras, Jalan Penghubung Antardaerah di Latuppa Palopo Tertutup Longsor

Hujan Deras, Jalan Penghubung Antardaerah di Latuppa Palopo Tertutup Longsor

Makassar
Pantauan Hilal 1 Syawal 1445 H, BMKG Makassar : Posisi Hilal 5 Derajat

Pantauan Hilal 1 Syawal 1445 H, BMKG Makassar : Posisi Hilal 5 Derajat

Makassar
Jelang Lebaran, 19.000 Penumpang Kapal Pelni Turun di Pelabuhan Murhum Baubau

Jelang Lebaran, 19.000 Penumpang Kapal Pelni Turun di Pelabuhan Murhum Baubau

Makassar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com