Disebut Tak Sejalan, Wali Kota Makassar Copot Seluruh Ketua RT hingga Camat, Ini Penyebabnya

Kompas.com - 15/04/2021, 17:41 WIB
Mantan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto usai memberi kesaksian di PTUN Makassar, Selasa (14/1/2020). KOMPAS.COM/HIMAWANMantan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto usai memberi kesaksian di PTUN Makassar, Selasa (14/1/2020).

KOMPAS.com - Seluruh ketua rukun tetangga (RT), rukun warga (RW), lurah, dan camat di Makassar, dicopot dari jabatannya.

Langkah ini diambil oleh Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto karena mereka dianggap masih terbawa suasana kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Pria yang kerap disapa Danny Pomanto ini mengatakan, antara pihaknya dengan mereka tidak sejalan.

Baca juga: Wali Kota Makassar Ganti Semua Camat, Lurah, Ketua RW, dan RT: Mereka Dididik untuk Lawan Saya

“Itulah kenapa saya mau ganti semua, makanya mau di-reset. Karena tidak sejalan RT/RW-nya di sana, LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) dengan pemerintahan,” ujarnya, Rabu (14/4/2021).

Kata Danny, dirinya telah memberi waktu satu setengah bulan agar sikap mereka berubah.

Akan tetapi, lanjutnya, hal tersebut tidak terjadi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mereka dulu kan dididik untuk melawan saya. Mestinya dia harus cepat beradaptasi setelah Pilkada. Saya sudah kasih kesempatan juga satu bulan setengah, tapi tidak mau mengubah sikapnya. Kalau perlu dikasih tobat,” tuturnya kepada Kompas.com.

Baca juga: Wali Kota Makassar Akan Pecat Ketua RT/RW yang Tidak Bekerja Maksimal

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nurdin Abdullah Akan Disidangkan secara Virtual di Pengadilan Tipikor Makassar

Nurdin Abdullah Akan Disidangkan secara Virtual di Pengadilan Tipikor Makassar

Makassar
Guru di Pangkep yang Belum Divaksin Dilarang Mengajar

Guru di Pangkep yang Belum Divaksin Dilarang Mengajar

Makassar
Salah Gunakan Status Pencari Suaka untuk Berkeliling Indonesia, 3 WN Sri Lanka Dideportasi

Salah Gunakan Status Pencari Suaka untuk Berkeliling Indonesia, 3 WN Sri Lanka Dideportasi

Makassar
Oknum Pelaku Pungli di Disdik Makassar Diduga Raup Puluhan Miliar Rupiah Tiap Tahun

Oknum Pelaku Pungli di Disdik Makassar Diduga Raup Puluhan Miliar Rupiah Tiap Tahun

Makassar
53 dari 56 Terduga Teroris yang Ditangkap di Sulsel Sudah Ditetapkan sebagai Tersangka

53 dari 56 Terduga Teroris yang Ditangkap di Sulsel Sudah Ditetapkan sebagai Tersangka

Makassar
Tersangka Penyuap Nurdin Abdullah Dipindahkan ke Lapas Makassar

Tersangka Penyuap Nurdin Abdullah Dipindahkan ke Lapas Makassar

Makassar
MT yang Tewas Ditembak Densus 88 Ternyata Pernah Teror Acara Syahrul Yasin Limpo

MT yang Tewas Ditembak Densus 88 Ternyata Pernah Teror Acara Syahrul Yasin Limpo

Makassar
Disebut Tak Sejalan, Wali Kota Makassar Copot Seluruh Ketua RT hingga Camat, Ini Penyebabnya

Disebut Tak Sejalan, Wali Kota Makassar Copot Seluruh Ketua RT hingga Camat, Ini Penyebabnya

Makassar
Wali Kota Makassar Ganti Semua Camat, Lurah, Ketua RW, dan RT: Mereka Dididik untuk Lawan Saya

Wali Kota Makassar Ganti Semua Camat, Lurah, Ketua RW, dan RT: Mereka Dididik untuk Lawan Saya

Makassar
Kesal Ibunya Sering Menangis, Jamal Bunuh Ayah Kandungnya

Kesal Ibunya Sering Menangis, Jamal Bunuh Ayah Kandungnya

Makassar
Pegawai Bank Sulselbar Diduga Selewengkan Dana Kredit Sejak 2016, Negara Merugi Rp 25 M

Pegawai Bank Sulselbar Diduga Selewengkan Dana Kredit Sejak 2016, Negara Merugi Rp 25 M

Makassar
Terpaut 39 Tahun, Pasangan Asal Bone Ini Sah Menjadi Suami Istri

Terpaut 39 Tahun, Pasangan Asal Bone Ini Sah Menjadi Suami Istri

Makassar
Ayahnya Adang Pelaku Bom Bunuh Diri, Anak Sekuriti Gereja Katedral Makassar Ditawari Jadi Polisi

Ayahnya Adang Pelaku Bom Bunuh Diri, Anak Sekuriti Gereja Katedral Makassar Ditawari Jadi Polisi

Makassar
Ini Peran 3 Perempuan Terduga Teroris yang Ditangkap Terkait Bom Bunuh Diri di Makassar

Ini Peran 3 Perempuan Terduga Teroris yang Ditangkap Terkait Bom Bunuh Diri di Makassar

Makassar
3 Perempuan Terduga Teroris Ditangkap, Satu Orang Berperan sebagai Motivator

3 Perempuan Terduga Teroris Ditangkap, Satu Orang Berperan sebagai Motivator

Makassar
komentar di artikel lainnya
Close Ads X