Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pegang Senjata Api Saat Cekcok dengan Warga, Anggota Polisi di Palopo Dilaporkan ke Propam

Kompas.com - 13/11/2023, 21:59 WIB
Amran Amir,
Khairina

Tim Redaksi

PALOPO, KOMPAS.com – Anggota polisi di Kota Palopo, Sulawesi Selatan yang videonya sempat viral karena memegang senjata api jenis revolver saat cekcok dengan warga di Kelurahan Lebang, Kecamatan Wara Barat kini dilaporkan.

Pelapor adalah warga yang dipegang kerah bajunya.

Oknum polisi tersebut bernama Bripka Novrianto. Dia dilaporkan ke Propam Polres Palopo lantaran memegang senjata api saat cekcok dengan Febrianto (29) dan Otniel Ngadi (57), warga Kelurahan Lebang, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo.

Baca juga: Oknum Polisi Diduga Keroyok Mantan Pacar di Makassar, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

Kuasa hukum Otniel, Fuad Ardi mengatakan, pihaknya beralasan untuk melaporkan oknum polisi tersebut ke Propam karena telah mengancam dan memegang pistol saat kliennya dipegang kerah bajunya.

"Langkah kami sekarang ini adalah mengajukan laporan mengenai ancaman terhadap klien kami yang mana diatur dalam pasal 335 KUHP ayat 1, jadi setelah laporan kami berhasil kami akan ajukan laporan itu ke Komnas Ham,” kata Fuad Ardi saat dikonfirmasi, Senin (13/11/2023) sore.

Menurut Fuad Ardi, kejadian berawal saat Otniel berboncengan motor dengan anaknya Febrianto menuju kantor Lurah Lebang untuk menjalani mediasi.

Namun tiba-tiba oknum polisi ini mencegat dan menarik kerah baju Febrianto. 

“Pengancaman dengan pistol ini adalah kejadian yang kedua kalinya, yang pertama itu terkait pengrusakan motor," ucap Fuad Ardi.

Lanjut Fuad Ardi, pihak pelapor telah memaafkan tindakan dari Bripka Novrianto, namun laporan tetap diproses dan tidak ada kesepakatan damai.

"Untuk memaafkan iya, tapi untuk proses hukum tetap berjalan, tetap sesama manusia memafkan, cuma ada akibat karena ada perbuatan, jadi laporan tetap berjalan," ujar Fuad Ardi.

Baca juga: Bantah Pemasangan Baliho Dibantu Polisi, Gibran: Yang Pasang Bolone Mase

Sebelumnya diberitakan, sebuah video beredar luas di media sosial dan WhatsApp tentang seseorang mirip anggota polisi di Palopo, Sulawesi Selatan, berdiri di jalan dan memegang warga sambil membawa sepucuk senjata api jenis pistol revolver.

Dalam video berdurasi 2 menit 40 detik tersebut, oknum polisi mengenakan pakaian kaos bertuliskan Bareskrim dan terlibat cekcok sambil memegang kerah baju salah satu warga dan tangan kanannya memegang senjata api.

Selain itu, dalam video tersebut, terdengar oknum polisi marah karena rumahnya dilempari batu oleh anak dari warga yang cekcok dengannya.

Belakangan diketahui, insiden tersebut terjadi di Kelurahan Lebang, Kecamatan Wara Barat, Palopo.

Kapolres Palopo AKBP Safi'i Nafsikin membenarkan oknum tadi adalah anggotanya yang bertugas di Polres Palopo.

"Iya anggota Polres. Nanti kami tegur dan lakukan pembinaan," kata Safi'i Nafsikin saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (12/11/2023).

Kasat Reskrim Polres Palopo, Iptu Alvin Aji Kurniawan mengatakan, peristiwa tersebut dipicu oleh kejadian rumah anggota polisi dilempari warga yang diduga terekam dalam dalam video viral itu. Dalam video itu, warga tersebut mengenakan baju merah.

"Pemicunya karena rumahnya dilempari, iya yang baju merah itu diduga pelaku perusakan rumah dan yang menenteng senjata api itu anggota polisi," ucap Alvin Aji Kurniawan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 7 Desember 2023: Siang Hujan Petir

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 7 Desember 2023: Siang Hujan Petir

Makassar
Baliho Ganjar-Mahfud di Makassar Jadi Sasaran Vandalisme, TPD Sulsel Santai

Baliho Ganjar-Mahfud di Makassar Jadi Sasaran Vandalisme, TPD Sulsel Santai

Makassar
Terdampak Pemadaman Listrik Bergilir hingga 6 Jam Per Hari, Warga di Makassar Dapat Kompensasi Rp 9.000

Terdampak Pemadaman Listrik Bergilir hingga 6 Jam Per Hari, Warga di Makassar Dapat Kompensasi Rp 9.000

Makassar
Tujuh Pemuda di Makassar Ditangkap Usai Serang Warga, Anak Panah Tertancap di Dada

Tujuh Pemuda di Makassar Ditangkap Usai Serang Warga, Anak Panah Tertancap di Dada

Makassar
Pulang Rayakan Pesta, Rombongan Pengantin di Toraja Utara Alami Kecelakaan, 2 Tewas 7 Luka-luka

Pulang Rayakan Pesta, Rombongan Pengantin di Toraja Utara Alami Kecelakaan, 2 Tewas 7 Luka-luka

Makassar
Demo Kompensasi PLN di Makassar Berakhir Ricuh, Polisi Amankan 6 Mahasiswa

Demo Kompensasi PLN di Makassar Berakhir Ricuh, Polisi Amankan 6 Mahasiswa

Makassar
Jaga Lapak Jualan yang Tergenang Air, Remaja di Makassar Tewas Tersengat Listrik

Jaga Lapak Jualan yang Tergenang Air, Remaja di Makassar Tewas Tersengat Listrik

Makassar
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 3 Desember 2023: Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 3 Desember 2023: Siang Hujan Ringan

Makassar
Lansia 65 Tahun ke Atas di Halmahera Tengah Akan Dapat Gaji per Bulan

Lansia 65 Tahun ke Atas di Halmahera Tengah Akan Dapat Gaji per Bulan

Makassar
Lansia di Makassar Meninggal Usai Terapi Air Laut, Diduga Terkena Serangan Jantung

Lansia di Makassar Meninggal Usai Terapi Air Laut, Diduga Terkena Serangan Jantung

Makassar
Duet Sandiaga Uno dan Alam Ganjar, Temui Ratusan Pelaku UMKM di Makassar

Duet Sandiaga Uno dan Alam Ganjar, Temui Ratusan Pelaku UMKM di Makassar

Makassar
Pneumonia Merebak di China, Sandiaga Belum Batasi Wisatawan Asing

Pneumonia Merebak di China, Sandiaga Belum Batasi Wisatawan Asing

Makassar
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 2 Desember 2023: Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 2 Desember 2023: Siang Hujan Ringan

Makassar
Tabrak Tiang Listrik, Pelajar di Makassar Tewas di Lokasi

Tabrak Tiang Listrik, Pelajar di Makassar Tewas di Lokasi

Makassar
Viral, Video Siswi SMP Dibully 3 Orang di Kebun Buton Tengah

Viral, Video Siswi SMP Dibully 3 Orang di Kebun Buton Tengah

Makassar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com