Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Layanan Paspor Masuk Desa oleh Imigrasi Palopo, 5 Menit Selesai

Kompas.com - 20/07/2022, 19:17 WIB
Amran Amir,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

LUWU, KOMPAS.comKantor Imigrasi Kelas III Non TPI Palopo, melakukan pelayanan paspor selama dua hari dalam bentuk “Layanan Paspor Masuk Desa". Pelayanan ini dilakukan di Desa Padang Kalua, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Rabu (20/7/2022).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Palopo, Benyamin Kali Patembal Harahap, mengatakan kegiatan ini sebagai sarana untuk lebih mendekatkan layanan paspor kepada masyarakat.

“Pelayanan dalam bentuk jemput bola seperti giat "Layanan Paspor Masuk Desa" adalah langkah praktis guna mengurangi mobilitas orang sehingga sejalan dengan program pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19,” kata Benyamin saat dikonfirmasi, Rabu (20/7/2022) sore.

Baca juga: Nyaris Diperkosa, Gadis di Palopo Tendang Alat Vital Pelaku

Menurut Benyamin, pihaknya akan melanjutkan kegiatan serupa di seluruh wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Palopo. Hal ini untuk memberi kemudahan pengurusan keimigrasian warga.

"Selain Layanan Paspor Masuk Desa, kami juga memiliki inovasi yang bernama Layanan Eazy Passport yang esensinya juga sama yakni merupakan layanan jemput bola secara kolektif langsung ketempat domisili pemohon," ucap Benyamin.

Lanjut Benyamin, pada kesempatan kali ini layanan paspor masuk desa dilaksanakan dengan melibatkan tiga orang petugas pelayanan paspor.

"Layanan Paspor Masuk Desa kali ini berhasil melayani total sebanyak 9 orang pemohon paspor selama 2 hari pelayanan terhitung Selasa (19/7/2022) hingga Rabu (20/7/2022),” ujar Benyamin.

Kepala Desa Padang Kalua, Umi mengatakan dengan adanya layanan ini memudahkan masyarakat dalam mengajukan permohonan paspor. Sehingga masyarakat kami tidak perlu lagi jauh-jauh mendatangi ke Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Palopo untuk mengajukan permohonannya.

"Kami juga berharap bahwa kegiatan seperti ini layanan paspor masuk desa dapat lebih sering dilaksanakan di desa kami,” tutur Umi.

Salah seorang warga pemohon Paspor, Ratnasari merasa sangat terbantu dengan pelayanan ini. Dia mengatakan karena kesibukannya sebagai karyawati salah satu bank di Kabupaten Luwu membuat dirinya sulit mengatur waktu untuk mengajukan permohonan paspor.

"Begitu saya mendengar Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Palopo membuka layanan di Kantor Desa Padang Kalua, saya langsung menyiapkan diri dan berkas untuk mengajukan permohonan paspor," ujarnya.

Dia juga menyebut bahwa pelayanannya tidak membutuhkan waktu lama.

"Ternyata prosesnya tidak butuh waktu yang lama, cukup 5 menit semua proses permohonan paspor saya sudah selesai. Yang penting semua syarat yang diajukan sudah lengkap dan sesuai. Selanjutnya tinggal membayar biaya paspornya dan menunggu 3 hari kerja paspor saya sudah bisa diambil," beber Ratnasari.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Senin 17 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Senin 17 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Makassar
Saat Sapi Kurban di Makassar Jatuh ke Sumur, 18 Petugas Damkar Diterjunkan untuk Evakuasi

Saat Sapi Kurban di Makassar Jatuh ke Sumur, 18 Petugas Damkar Diterjunkan untuk Evakuasi

Makassar
Lapangan Karebosi Jadi Lokasi Shalat Id di Kota Makassar, Ini Titik Parkirnya

Lapangan Karebosi Jadi Lokasi Shalat Id di Kota Makassar, Ini Titik Parkirnya

Makassar
Pesona Salukang Kallang, Goa Terpanjang di Indonesia

Pesona Salukang Kallang, Goa Terpanjang di Indonesia

Makassar
Kisah Pilu Kakek di Makassar Gendong Jenazah Cucunya Pakai Ojol Sejauh 53 Km

Kisah Pilu Kakek di Makassar Gendong Jenazah Cucunya Pakai Ojol Sejauh 53 Km

Makassar
Video Viral Jenazah Bayi di Makassar Diantar Ojol Sejauh 53 Km, RSUP Tadjuddin Chalid: Kami Mohon Maaf

Video Viral Jenazah Bayi di Makassar Diantar Ojol Sejauh 53 Km, RSUP Tadjuddin Chalid: Kami Mohon Maaf

Makassar
Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Makassar
Disdik Cari Penyebar Video Perundungan Siswa SMP di Makassar

Disdik Cari Penyebar Video Perundungan Siswa SMP di Makassar

Makassar
Sopir Ojol di Makassar Tempuh 53 Km Antar Jenazah Bayi karena Keluarga Tak Mampu Sewa Ambulans

Sopir Ojol di Makassar Tempuh 53 Km Antar Jenazah Bayi karena Keluarga Tak Mampu Sewa Ambulans

Makassar
Siswa SMP Difabel Korban Bully di Makassar Trauma Berat, Tak Mau Masuk Sekolah

Siswa SMP Difabel Korban Bully di Makassar Trauma Berat, Tak Mau Masuk Sekolah

Makassar
Akses di Dusun Ini Serba Terbatas, Ibu Hamil Harus Ditandu Lewati Bukit dan Hutan untuk Melahirkan

Akses di Dusun Ini Serba Terbatas, Ibu Hamil Harus Ditandu Lewati Bukit dan Hutan untuk Melahirkan

Makassar
KPU Palopo Buka Pendaftaran Pantarlih, Dibutuhkan 468 orang, Ini Syaratnya

KPU Palopo Buka Pendaftaran Pantarlih, Dibutuhkan 468 orang, Ini Syaratnya

Makassar
5.818 Calon Mahasiswa Baru Universitas Hasanuddin Lolos UTBK SNBT 2024

5.818 Calon Mahasiswa Baru Universitas Hasanuddin Lolos UTBK SNBT 2024

Makassar
Berniat Mendahului, Wanita di Makassar Tewas Terlindas Truk Molen

Berniat Mendahului, Wanita di Makassar Tewas Terlindas Truk Molen

Makassar
PPDB SMP di Palopo, Banyak Orangtua Pilih Datangi Sekolah untuk Daftarkan Anak

PPDB SMP di Palopo, Banyak Orangtua Pilih Datangi Sekolah untuk Daftarkan Anak

Makassar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com