Ditangkap Hidup, Arfandi Dipulangkan Polisi Tak Bernyawa, Ayah Sebut Kondisi Jenazah Anaknya Menyedihkan

Kompas.com - 17/05/2022, 11:04 WIB

KOMPAS.com - Mukram, ayah Muhammad Arfandi Ardiansyah (18), menduga anaknya disiksa hingga meninggal setelah ditangkap polisi dengan tuduhan kasus narkoba.

Mukram mengatakan, dia melihat jenazah Arfandi penuh luka memar dan lebam di sekujur tubuh.

Baca juga: Pemuda 18 Tahun di Makassar Ditangkap Polisi, Dipulangkan Tak Bernyawa dan Penuh Luka

Bahkan tangan Arfandi patah serta telinganya mengeluarkan darah. 

Baca juga: Pemuda Makassar Tewas Setelah Ditangkap, 8 Anggota Satnarkoba Polrestabes Makassar Diperiksa Propam, 1 di Antaranya Perwira

"Setelah melihat mayat anak saya, luar biasa luka-lukanya di sekujur tubuh. Babak belur, telinga keluar darah, tangan patah dan bengkak. Begitu juga kedua kaki, bengkak bekas di pukul. Jadi saya lihat luka-lukanya, bukan saja dipukul, tapi juga disetrum," katanya, saat ditemui di rumahnya di Jl Kandea 2, Kelurahan Bunga Eja Beru, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Senin (16/5/2022).

Baca juga: Pemuda Makassar Tewas Setelah Ditangkap Polisi, Ayah: Bukan Saja Dipukul Tapi Disetrum

Tak ada riwayat sesak napas

Mukram tak yakin anaknya meninggal karena sesak napas seperti yang disampaikan pihak kepolisian.

Pasalnya, selama ini Arfandi tidak pernah memiliki riwayat penyakit asma ataupun sesak napas.

"Tidak benar itu berita di media, bilang anak saya meninggal karena asma. Karena anak saya itu sehat-sehat saja dan tidak ada penyakit asma atau sesak napas lainnya," ujarnya.

Dipingpong selama lima jam

Mukram menjelaskan, awalnya dia mendapat kabar tentang penangkapan Arfandi dari seseorang yang mengaku polisi. Pria itu menelepon Mukram dan memintanya untuk segera ke RS Bhayangkara Makassar.

Namun, dia malah disuruh bolak balik ke RS Bhayangkara dan Polrestabes Makassar.

Hingga lima jam setelahnya. Mukram baru bisa melihat jenazah putranya.

"Saya dipingpong oleh itu anggota, jadi bolak balik RS Bhayangkara dan Polrestabes Makassar. Bahkan itu polisi mengatakan bahwa anak saya aman dan bisa di 86 (damai)," ujarnya.Mukram

Mukram menolak jenazah Arfandi diotopsi dan cukup visum luar saja, karena sudah jelas banyaknya luka memar lebam di tubuhnya.

Keluarga bantah korban bandar narkoba

Mukram juga membantah bahwa anaknya merupakan bandar narkoba seperti yang disampaikan pihak kepolisian.

Pasalnya, ada saksi yang menyebutkan bahwa tidak ada barang bukti saat penangkapan Arfandi.

Arfandi pasrah diperiksa saat ditangkap, tetapi malah terus dipukuli.

"Kenapa anak saya dikatakan bandar narkoba, sedangkan dia itu setiap hari menjual di Pasar Sentral menjual pakaian. Saya heran juga, kenapa polisi tega menghabisi anak saya. Saya juga dikasih tahu sama polisi, katanya anakku positif narkoba setelah dites urine. Bisanya itu jenazah bisa keluarkan air kencing dan dites urinenya," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan. Muhammad Arfandi Ardiansyah (18) tewas setelah ditangkap Sat Narkoba Polrestabes Makassar di Jl Rappokalling, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (15/5/2022) dini hari.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalan Penghubung Antar Kecamatan di Luwu Utara Rusak, Warga Tanam Pisang dan Tulis Pesan

Jalan Penghubung Antar Kecamatan di Luwu Utara Rusak, Warga Tanam Pisang dan Tulis Pesan

Makassar
Diculik, Bocah 14 Tahun di Maros Ditemukan Selamat, Jadi Jaminan Saat Pelaku Ambil Rp 4,5 Juta di Agen Bank

Diculik, Bocah 14 Tahun di Maros Ditemukan Selamat, Jadi Jaminan Saat Pelaku Ambil Rp 4,5 Juta di Agen Bank

Makassar
Perempuan 67 Tahun di Makassar Dibunuh Saat Tagih Utang Rp 500.000, Pelaku Pasangan Suami Istri

Perempuan 67 Tahun di Makassar Dibunuh Saat Tagih Utang Rp 500.000, Pelaku Pasangan Suami Istri

Makassar
Heboh, Ular Piton Sepanjang 5 Meter Ditemukan Melilit di Mesin Mobil

Heboh, Ular Piton Sepanjang 5 Meter Ditemukan Melilit di Mesin Mobil

Makassar
Jelang Idul Adha, 3.300 Pemudik Tiba dari Malaysia dan Kalimantan di Pelabuhan Nusantara Parepare

Jelang Idul Adha, 3.300 Pemudik Tiba dari Malaysia dan Kalimantan di Pelabuhan Nusantara Parepare

Makassar
Remaja yang Dilaporkan Hilang di Hutan Gunung Tompobulu Maros Ditemukan Selamat

Remaja yang Dilaporkan Hilang di Hutan Gunung Tompobulu Maros Ditemukan Selamat

Makassar
Sedang Magang, Mahasiswi UKI Toraja Tewas Setelah Terjatuh dari Lantai 6 Graha Pena Makassar

Sedang Magang, Mahasiswi UKI Toraja Tewas Setelah Terjatuh dari Lantai 6 Graha Pena Makassar

Makassar
Bocah 14 Tahun di Maros Diduga Diculik OTK, Korban Diiming-imingi Uang Rp 50.000

Bocah 14 Tahun di Maros Diduga Diculik OTK, Korban Diiming-imingi Uang Rp 50.000

Makassar
Sembako Mahal, Pemkot Parepare Gelar Pasar Murah di 22 Kelurahan

Sembako Mahal, Pemkot Parepare Gelar Pasar Murah di 22 Kelurahan

Makassar
Kalah di Pengadilan, BNI Makassar Dituntut Ganti Deposito Nasabah Hilang Rp 65 M

Kalah di Pengadilan, BNI Makassar Dituntut Ganti Deposito Nasabah Hilang Rp 65 M

Makassar
Pertontonkan Aksi Pornografi Sambil Naik Motor, Transpuan di Makassar Ditangkap Polisi

Pertontonkan Aksi Pornografi Sambil Naik Motor, Transpuan di Makassar Ditangkap Polisi

Makassar
Satu Anggota Khilafatul Muslimin di Makassar Baiat Kembali Setia ke NKRI

Satu Anggota Khilafatul Muslimin di Makassar Baiat Kembali Setia ke NKRI

Makassar
Mahasiswi UKI Toraja Tewas Terjatuh dari Lantai 6 Graha Pena Makassar

Mahasiswi UKI Toraja Tewas Terjatuh dari Lantai 6 Graha Pena Makassar

Makassar
Anggota TNI Dikeroyok 4 Juru Parkir di Makassar, Para Pelaku Masih Pelajar

Anggota TNI Dikeroyok 4 Juru Parkir di Makassar, Para Pelaku Masih Pelajar

Makassar
Terlibat Adu Mulut dengan Juru Parkir, Anggota TNI di Makassar Dikeroyok Warga, 4 Orang Diamankan

Terlibat Adu Mulut dengan Juru Parkir, Anggota TNI di Makassar Dikeroyok Warga, 4 Orang Diamankan

Makassar
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.