Tulang Ikan Raksasa Ditemukan Terdampar di Kepulauan Selayar Pasca-Gempa M 7,4 di NTT

Kompas.com - 15/02/2022, 05:04 WIB

SELAYAR, KOMPAS.com – Warga Pulau Kalao Toa, Desa Garaupa, Kecamatan Pasilambena, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan digegerkan dengan penemuan tulang-tulang ikan raksasa di pesisir Pantai Kawau.

Camat Pasilambena, Patta Bau yang dikonfirmasi, Senin (14/2/2022) membenarkan temuan tulang belulang ikan raksasa tersebut.

Baca juga: Pemprov Sulsel Cairkan Rp 8 M untuk Pemulihan Selayar Pasca-gempa NTT

Di mana tulang ikan raksasa tersebut ditemukan oleh warga pada 6 Februari 2022 lalu, setelah gempa M 7,4 di laut Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 14 Desember 2021.

“Tulang belulang ikan raksasa ditemukan tanggal 6 Februari 2022 oleh warga yang bertugas di Syahbandar bernama Hasan. Sebelumnya, warga lebih dulu melihat tulang ikan raksasa tersebut. Tetapi warga belum berani mengambilnya, hingga pak Hasan itu yang melaporkan temuan tulang ikan raksasa itu kepada saya,” kata dia.

Patta Bau mengungkapkan, jika tulang belulang ikan raksasa tersebut ditemukan di pinggir Pantai Kawau, Desa Garaupa, sekitar 200 meter arah timur di Pelabuhan Kawau. Dengan temuan itu, dia pun berkoordinasi dengan jajaran dari TNI dan Polri.

“Kita belum berani menyimpulkan jenis ikan apa, namun jelas tulang ikan berukuran raksasa. Jadi ada sebanyak 13 potong tulang ikan raksasa itu, terdiri rahang setinggi orang dewasa, kemudian ada gigi ikan yang berukuran sekitar 1 meter, tulang-tulang lainnya berukuran besar,” bebernya.

Patta Bau pun mengaku tulang ikan raksasa tersebut telah diamankan ke kantor Kecamatan Passilambena dan telah melaporkannya ke Bupati Selayar.

“Kita sudah amankan ke kantor kecamatan, jangan sampai ada pihak yang ingin penelitian. Kita sudah laporkan ke pak Bupati Selayar. Tulang ikan raksasa itu tidak ada lagi daging-daging yang melekat, jadi diperkirakan sudah lama,” terangnya.

Baca juga: Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ke Selayar, Daerah yang Terdampak Gempa NTT

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Om Kumis, Warga Pinrang Sulsel Selamat dari Serangan KKB di Papua

Cerita Om Kumis, Warga Pinrang Sulsel Selamat dari Serangan KKB di Papua

Makassar
Annyorong Lopi, Tradisi Peluncuran Kapal yang Unik di Bulukumba

Annyorong Lopi, Tradisi Peluncuran Kapal yang Unik di Bulukumba

Makassar
Fenomena Hujan Es Terjadi di Makassar, Ini Penyebab dan Tanda-tandanya Menurut BMKG

Fenomena Hujan Es Terjadi di Makassar, Ini Penyebab dan Tanda-tandanya Menurut BMKG

Makassar
Gangguan Mesin, Penerbangan Sriwijaya Air ke Surabaya Terpaksa Kembali ke Makassar

Gangguan Mesin, Penerbangan Sriwijaya Air ke Surabaya Terpaksa Kembali ke Makassar

Makassar
Barongko, Kue Tradisional Bugis Makassar yang Penuh Filosofi

Barongko, Kue Tradisional Bugis Makassar yang Penuh Filosofi

Makassar
Diduga Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Luwu Timur Ditahan

Diduga Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Luwu Timur Ditahan

Makassar
Yulis Jadi Tersangka karena Adopsi Bayi Hubungan Gelap Polisi, Kasat Reskrim Upayakan 'Restorative Justice'

Yulis Jadi Tersangka karena Adopsi Bayi Hubungan Gelap Polisi, Kasat Reskrim Upayakan "Restorative Justice"

Makassar
Kasus Penganiayaan Siswi SMPN 1 Makassar hingga Kritis di RS Berakhir Damai

Kasus Penganiayaan Siswi SMPN 1 Makassar hingga Kritis di RS Berakhir Damai

Makassar
8 Korban Penipuan Travel Rp 3 Miliar di Makassar Lapor Polisi, Pemilik Mangkir dari Pemeriksaan

8 Korban Penipuan Travel Rp 3 Miliar di Makassar Lapor Polisi, Pemilik Mangkir dari Pemeriksaan

Makassar
Sidang Pelanggaran HAM Berat Paniai, Saksi Ungkap Warga Ditembak di Depan Koramil

Sidang Pelanggaran HAM Berat Paniai, Saksi Ungkap Warga Ditembak di Depan Koramil

Makassar
Sekolah Rusak, Murid SDN 74 Bolang, Enrekang, Belajar di Kolong Rumah

Sekolah Rusak, Murid SDN 74 Bolang, Enrekang, Belajar di Kolong Rumah

Makassar
Pelajar SMA di Pinrang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Diduga Korban Pembunuhan

Pelajar SMA di Pinrang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Diduga Korban Pembunuhan

Makassar
Tagih Uang, Korban Dugaan Penipuan Travel Rp 3 Miliar di Makassar Pasang Iklan di 'Billboard'

Tagih Uang, Korban Dugaan Penipuan Travel Rp 3 Miliar di Makassar Pasang Iklan di "Billboard"

Makassar
Video Siswa SMAN di Makassar Dipukul Gurunya, Ini Penjelasan Kadis Pendidikan Sulsel

Video Siswa SMAN di Makassar Dipukul Gurunya, Ini Penjelasan Kadis Pendidikan Sulsel

Makassar
Korsleting Listrik, 19 Petak Rumah di Kota Makassar Ludes Terbakar

Korsleting Listrik, 19 Petak Rumah di Kota Makassar Ludes Terbakar

Makassar
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.