Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terjebak Longsor, Ibu Hamil di Mamasa Ditandu Menuju Puskesmas

Kompas.com - 24/05/2024, 05:48 WIB
Junaedi,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

MAMASA, KOMPAS.com - Ibu hamil asal desa Salumaka, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) terpaksa ditandu menuju puskesmas karena desanya terdampak longsor, Kamis (23/5/2024).

Warga menandu ibu hamil bernama Asmiwati tersebut melewati sejumlah titik longsor di jalan poros nasional Mamuju-Mamasa, tepatnya di wilayah Kelurahan Mambi, Kecamatan Mambi, Mamasa hingga menemui ambulance yang menunggu di perbatasan longsor terakhir.

Baca juga: Pemkab Bandung Barat Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Longsor

Babinsa Koramil Mambi, Serda Arsyad yang ikut mengevakuasi Asmiwati mengatakan, bidan desa merujuknya ke Puskesmas Mambi lantaran sarana kesehatan di desa tidak memadai untuk melahirkan.

"Asmiwati awalnya dievakuasi menggunakan mobil Toyota Avanza. Namun di tengah perjalanan, antara Desa Salumakak menuju Puskesmas Mambi tiba-tiba terjadi longsor," kata Arsyad.

Asmiwati pun ditandu warga agar bisa melewati longsor menuju ambulance yang menunggunya.

“Belum lama (terjadi) longsor baru pasien ini lewat. Jadi terpaksa mobil ambulans diminta untuk menjemput ke lokasi,” kata Arsyad.

Baca juga: Banjir dan Longsor Kembali Terjang Luwu, 3 Kali dalam Bulan Ini

Sejak tiga hari terakhir, jalur Mamasa-Mamuju, terpatnya di kecamatan Mambi, Aralle dan Bambang terdapat belasan titik longsor yang memutus akses jalan antar kabupaten, kecamatan, dan desa.

Hanya ada satu alat berat di lokasi ini untuk membersihkan material longsor. Akibatnya longsor belum bisa dibersihkan seluruhnya sehingga melumpuhkan aktivitas dan perekonomian warga.

Sementara unutk menghindari tabrakan kendaraan warga, pihak kepolsian setempat meminta warga tidak melakukan perjalanan di jalur Mamasa-Mamuju untuk sementara waktu.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Senin 17 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Senin 17 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Makassar
Saat Sapi Kurban di Makassar Jatuh ke Sumur, 18 Petugas Damkar Diterjunkan untuk Evakuasi

Saat Sapi Kurban di Makassar Jatuh ke Sumur, 18 Petugas Damkar Diterjunkan untuk Evakuasi

Makassar
Lapangan Karebosi Jadi Lokasi Shalat Id di Kota Makassar, Ini Titik Parkirnya

Lapangan Karebosi Jadi Lokasi Shalat Id di Kota Makassar, Ini Titik Parkirnya

Makassar
Pesona Salukang Kallang, Goa Terpanjang di Indonesia

Pesona Salukang Kallang, Goa Terpanjang di Indonesia

Makassar
Kisah Pilu Kakek di Makassar Gendong Jenazah Cucunya Pakai Ojol Sejauh 53 Km

Kisah Pilu Kakek di Makassar Gendong Jenazah Cucunya Pakai Ojol Sejauh 53 Km

Makassar
Video Viral Jenazah Bayi di Makassar Diantar Ojol Sejauh 53 Km, RSUP Tadjuddin Chalid: Kami Mohon Maaf

Video Viral Jenazah Bayi di Makassar Diantar Ojol Sejauh 53 Km, RSUP Tadjuddin Chalid: Kami Mohon Maaf

Makassar
Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Makassar
Disdik Cari Penyebar Video Perundungan Siswa SMP di Makassar

Disdik Cari Penyebar Video Perundungan Siswa SMP di Makassar

Makassar
Sopir Ojol di Makassar Tempuh 53 Km Antar Jenazah Bayi karena Keluarga Tak Mampu Sewa Ambulans

Sopir Ojol di Makassar Tempuh 53 Km Antar Jenazah Bayi karena Keluarga Tak Mampu Sewa Ambulans

Makassar
Siswa SMP Difabel Korban Bully di Makassar Trauma Berat, Tak Mau Masuk Sekolah

Siswa SMP Difabel Korban Bully di Makassar Trauma Berat, Tak Mau Masuk Sekolah

Makassar
Akses di Dusun Ini Serba Terbatas, Ibu Hamil Harus Ditandu Lewati Bukit dan Hutan untuk Melahirkan

Akses di Dusun Ini Serba Terbatas, Ibu Hamil Harus Ditandu Lewati Bukit dan Hutan untuk Melahirkan

Makassar
KPU Palopo Buka Pendaftaran Pantarlih, Dibutuhkan 468 orang, Ini Syaratnya

KPU Palopo Buka Pendaftaran Pantarlih, Dibutuhkan 468 orang, Ini Syaratnya

Makassar
5.818 Calon Mahasiswa Baru Universitas Hasanuddin Lolos UTBK SNBT 2024

5.818 Calon Mahasiswa Baru Universitas Hasanuddin Lolos UTBK SNBT 2024

Makassar
Berniat Mendahului, Wanita di Makassar Tewas Terlindas Truk Molen

Berniat Mendahului, Wanita di Makassar Tewas Terlindas Truk Molen

Makassar
PPDB SMP di Palopo, Banyak Orangtua Pilih Datangi Sekolah untuk Daftarkan Anak

PPDB SMP di Palopo, Banyak Orangtua Pilih Datangi Sekolah untuk Daftarkan Anak

Makassar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com