Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hidangan Tradisional Bugis Makassar Jadi Penghilang Lelah Peserta Upacara di Pinrang

Kompas.com - 18/08/2022, 15:10 WIB
Suddin Syamsuddin,
Ardi Priyatno Utomo

Tim Redaksi

PINRANG, KOMPAS.com - Rasa lelah para peserta upacara di Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, menjadi sukaria saat makanan tradisional khas Bugis Makassar dihidangkan.

"Dalam rangka memperingati perayaan HUT Ke-77 RI, kita tim penggerak PKK Kecamatan Duampanua Kabupaten Pinrang, bersama warga menyajikan puluhan menu makanan dan minuman khas Bugis Makassar dan makanan tradisional Nusantara lainnya kepada peserta upacara," terang Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Duampanua, Andi Nila Indah Sari, Rabu (17/8/2022).

Baca juga: 16 Makanan Khas Makassar, Tidak Cuma Coto dan Jalangkote

Sajian makanan tradisional yang digelar di kompleks SD Negeri 46 Duampanua itu pun diserbu peserta upacara, termasuk warga sekitar.

"Panganan tradisional yang tersaji saat ini bersumber dari swadaya masyakarat Kecamatan Duampanua. Ini bentuk sumbangsih masyarakat Duampanua untuk memeriahkan HUT RI, saat seperti para pejuang berjuang merebut kemerdekaan, masyarakat yang menyiapkan makanan tiap harinya," Kata Andi Nila.

Makanan dan kue tradisional yang disajikan di antaranya seperti nasi yang dimasak dengan buah pisang muda, Kapurung, Nasu Palekko, Jepa, Sokko, Jalangkote, nasi tumpeng, serta menu makanan tradisional khas Nusantara.

Sementara kue trasional yang dibawa warga ada Doko Doko, Sawalla, Putu, Onde-onde, dan beberapa jenis kue tradisional khas Bugis-Makassar .

"Warga berinisiatif menyuguhkan makanan dan kue tradisional untuk peserta upacara, sebagai bentuk syukur memperingati HUT Ke-77 RI. Uniknya makanan dan kue tradisional disajikan juga secara tradisional, seperti menggunakan daun pisang, Piring yang terbuat dari anyaman Rotan, bahkan ada yang menggunakan tempurung kelapa sebagai wadah tempat makanan dan kue tradisional itu," terang Andi Ikbal, Camat Duampanua.

Menu yang dipilih, kata Ikbal, adalah makanan dan kue tradisional yang selama ini mulai dilupakan.

"Untuk mengingatkan generasi muda, bahwa Indonesia, dan termasuk Kabupaten Pinrang kaya akan kuliner, yang sehat terbebas dari bahan pengawet, sehingga generasi muda, tidak hanya memilih makanan modern," terang Ikbal.

Baca juga: Resep Sop Ubi Khas Makassar, Masakan Sedap dan Segar

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

 Ajak Semua Penumpang Makan di Rumahnya Saat Lebaran, Sopir Bus Palu-Makassar Bakal Diberi Hadiah

Ajak Semua Penumpang Makan di Rumahnya Saat Lebaran, Sopir Bus Palu-Makassar Bakal Diberi Hadiah

Makassar
20 Korban Longsor Tana Toraja Ditemukan, Basarnas Tutup Pencarian

20 Korban Longsor Tana Toraja Ditemukan, Basarnas Tutup Pencarian

Makassar
Longsor di Tana Toraja, Bocah 3 Tahun Ditemukan Tewas Tertimbun Material

Longsor di Tana Toraja, Bocah 3 Tahun Ditemukan Tewas Tertimbun Material

Makassar
Lolai To Tombi Negeri di Atas Awan, Wisata Toraja: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Lolai To Tombi Negeri di Atas Awan, Wisata Toraja: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Makassar
Setelah 6 Tahun, Jasad Wanita yang Dibunuh Suaminya Akhirnya Dimakamkan secara Layak

Setelah 6 Tahun, Jasad Wanita yang Dibunuh Suaminya Akhirnya Dimakamkan secara Layak

Makassar
Cerita Sopir Bus Ajak Semua Penumpangnya Makan di Rumah Saat Lebaran Masih di Jalan

Cerita Sopir Bus Ajak Semua Penumpangnya Makan di Rumah Saat Lebaran Masih di Jalan

Makassar
Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Makassar
Longsor di Tana Toraja Tewaskan 18 Warga, Bupati Sebut karena Dampak Pembukaan Lahan

Longsor di Tana Toraja Tewaskan 18 Warga, Bupati Sebut karena Dampak Pembukaan Lahan

Makassar
Sederet Fakta Terbongkarnya Istri Dibunuh dan Dikubur Suami di Makassar 6 Tahun Lalu

Sederet Fakta Terbongkarnya Istri Dibunuh dan Dikubur Suami di Makassar 6 Tahun Lalu

Makassar
Anak Korban Jadi Saksi Kunci Terbongkarnya Kasus Istri Dibunuh dan Dikubur Suami di Makassar

Anak Korban Jadi Saksi Kunci Terbongkarnya Kasus Istri Dibunuh dan Dikubur Suami di Makassar

Makassar
Pria di Luwu Utara Diamuk Massa, Diduga Hendak Perkosa Seorang Anak

Pria di Luwu Utara Diamuk Massa, Diduga Hendak Perkosa Seorang Anak

Makassar
Update Korban Longsor Tana Toraja, 18 Orang Meninggal di 2 Lokasi Berbeda

Update Korban Longsor Tana Toraja, 18 Orang Meninggal di 2 Lokasi Berbeda

Makassar
Arus Balik Lebaran, Kendaraan Mulai Padat Masuk ke Makassar

Arus Balik Lebaran, Kendaraan Mulai Padat Masuk ke Makassar

Makassar
Pembunuhan Istri di Makassar Terbongkar Setelah 6 Tahun, Anak Diminta Berbohong

Pembunuhan Istri di Makassar Terbongkar Setelah 6 Tahun, Anak Diminta Berbohong

Makassar
Alasan Warga Desa Cempedak Sultra Hadang Kapal Cepat yang Muat Ratusan Penumpang

Alasan Warga Desa Cempedak Sultra Hadang Kapal Cepat yang Muat Ratusan Penumpang

Makassar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com