Bunuh Istrinya di Kalimantan Lalu Kabur ke Sulawesi, Pria ini Mengamuk Saat Diringkus

Kompas.com - 25/07/2022, 22:42 WIB

BULUKUMBA, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial SU (29) diringkus aparat gabungan setelah buron usai membunuh istrinya.

Peristiwa ini berawal pada Kamis, (14/7/2022) di Desa Jakluay, Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur saat warga digegerkan dengan penemuan mayat seorang wanita dengan kondisi membusuk dan telah dimakan belatung di dalam sebuah rumah.

Polisi yang melakukan penyelidikan kemudian berhasil mengidentifikasi bahwa korban tewas akibat sejumlah luka.

Baca juga: Kopda Muslimin Tega 4 Kali Coba Bunuh Istrinya Demi Pacar Baru, Dari Santet hingga Racun

Dari hasil penyelidikan ini aparat Reskrim Polres Kutai Timur kemudian berkoordinasi dengan Satuan Resmob Polda Sulawesi Selatan untuk melakukan penyelidikan lantaran diduga kuat suami korban kabur ke Sulawesi Selatan.

Saat Resmob Polda Sulsel yang dipimpin oleh Kompol Dharma Negara Praditya kemudian berhasil mengendus keberadaan SU yang bersembunyi di rumah kerabatnya.

Pada Jumat, (22/7/2022) sekitar pukul 22:00 Wita, SU berhasil diringkus oleh aparat gabungan Sat Resmob Polda Sulsel, Satreskrim Polres Kutai Timur serta Sat Resmob Polres Bulukumba di Desa Kassi, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Baca juga: Tak Terima Pacarnya Direbut, Pemuda di Banyuasin Bunuh Kakak Kandung

Saat diringkus, SU berusaha melawan petugas meski akhirnya tak berkutik lantaran telah terkepung.

SU kemudian digelandang ke Mapolda Sulsel untuk menjalani pemeriksaan. Dari tangan SU polisi juga berhasil mengamankan ponsel milik korban.

"Tersangka ini sebelumnya kabur usai diduga membunuh istrinya di Kalimantan Timur dan kami berhasil menangkapnya berkat saat sembunyi di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan dan saat kami tangkap kami juga berhasil dua buang ponsel dan salah satunya ponsel milik korban" kata Kanit Resmob Polda Sulsel Kompol Dharma Negara Praditya kepada Kompas.com, Senin (25/7/2022).

SU sendiri saat ini telah diserahkan ke petugas Reskrim Polres Kutai Timur untuk menjalani pemeriksaan. Sementara motif pembunuhan masih dalam penyelidikan.

"Motifnya masih kami dalami dan saat ini tersangka telah diterbangkan ke Kalimantan Timur untuk menjalani proses hukum" kata Kompol Dharma Negara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Om Kumis, Warga Pinrang Sulsel Selamat dari Serangan KKB di Papua

Cerita Om Kumis, Warga Pinrang Sulsel Selamat dari Serangan KKB di Papua

Makassar
Annyorong Lopi, Tradisi Peluncuran Kapal yang Unik di Bulukumba

Annyorong Lopi, Tradisi Peluncuran Kapal yang Unik di Bulukumba

Makassar
Fenomena Hujan Es Terjadi di Makassar, Ini Penyebab dan Tanda-tandanya Menurut BMKG

Fenomena Hujan Es Terjadi di Makassar, Ini Penyebab dan Tanda-tandanya Menurut BMKG

Makassar
Gangguan Mesin, Penerbangan Sriwijaya Air ke Surabaya Terpaksa Kembali ke Makassar

Gangguan Mesin, Penerbangan Sriwijaya Air ke Surabaya Terpaksa Kembali ke Makassar

Makassar
Barongko, Kue Tradisional Bugis Makassar yang Penuh Filosofi

Barongko, Kue Tradisional Bugis Makassar yang Penuh Filosofi

Makassar
Diduga Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Luwu Timur Ditahan

Diduga Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Luwu Timur Ditahan

Makassar
Yulis Jadi Tersangka karena Adopsi Bayi Hubungan Gelap Polisi, Kasat Reskrim Upayakan 'Restorative Justice'

Yulis Jadi Tersangka karena Adopsi Bayi Hubungan Gelap Polisi, Kasat Reskrim Upayakan "Restorative Justice"

Makassar
Kasus Penganiayaan Siswi SMPN 1 Makassar hingga Kritis di RS Berakhir Damai

Kasus Penganiayaan Siswi SMPN 1 Makassar hingga Kritis di RS Berakhir Damai

Makassar
8 Korban Penipuan Travel Rp 3 Miliar di Makassar Lapor Polisi, Pemilik Mangkir dari Pemeriksaan

8 Korban Penipuan Travel Rp 3 Miliar di Makassar Lapor Polisi, Pemilik Mangkir dari Pemeriksaan

Makassar
Sidang Pelanggaran HAM Berat Paniai, Saksi Ungkap Warga Ditembak di Depan Koramil

Sidang Pelanggaran HAM Berat Paniai, Saksi Ungkap Warga Ditembak di Depan Koramil

Makassar
Sekolah Rusak, Murid SDN 74 Bolang, Enrekang, Belajar di Kolong Rumah

Sekolah Rusak, Murid SDN 74 Bolang, Enrekang, Belajar di Kolong Rumah

Makassar
Pelajar SMA di Pinrang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Diduga Korban Pembunuhan

Pelajar SMA di Pinrang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Diduga Korban Pembunuhan

Makassar
Tagih Uang, Korban Dugaan Penipuan Travel Rp 3 Miliar di Makassar Pasang Iklan di 'Billboard'

Tagih Uang, Korban Dugaan Penipuan Travel Rp 3 Miliar di Makassar Pasang Iklan di "Billboard"

Makassar
Video Siswa SMAN di Makassar Dipukul Gurunya, Ini Penjelasan Kadis Pendidikan Sulsel

Video Siswa SMAN di Makassar Dipukul Gurunya, Ini Penjelasan Kadis Pendidikan Sulsel

Makassar
Korsleting Listrik, 19 Petak Rumah di Kota Makassar Ludes Terbakar

Korsleting Listrik, 19 Petak Rumah di Kota Makassar Ludes Terbakar

Makassar
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.