Kompas.com - 09/03/2022, 06:31 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com – Pedemo kelangkaan minyak goreng mengatasnamakan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang mengeroyok dua anggota polisi tertangkap.

Kasubag Polrestabes Makassar AKP Lando KS yang dikonfirmasi, Selasa (8/3/2022), mengatakan, beberapa pedemo melakukan penyeroyokan terhadap aparat kepolisian yang melakukan pengamanan aksi demonstrasi hilangnya minyak goreng di depan gedung DPRD Makassar, Senin (7/3/2022) telah ditangkap.

Baca juga: 2 Polisi Dikeroyok Saat Amankan Demo Mahasiswa soal Minyak Goreng di Makassar

“Kasus pengeroyokan polisi yang melakukan pengamanan aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Makassar tetap diproses. Beberapa pedemo yang melakukan pengeroyokan sudah ditangkap,” katanya.

Saat ditanya berapa orang pedemo yang telah ditangkap, Lando mengaku belum mengetahui persis. Pasalnya, polisi terus mengejar para pelaku yang melakukan pengeroyokan.

“Anggota di lapangan masih terus melakukan penyelidikan dan mengejar para pelaku pengeroyokan. Nanti kalau sudah rampung, kita akan beberkan. Jangan sampai pelaku yang belum ditangkap keburu kabur,” ujarnya.

Lando menambahkan, para semua pelaku pengeroyokan sudah teridentifikasi berdasarkan rekaman video yang beredar di berbagai media sosial.

Sebelumnya telah diberitakan, aksi demonstrasi PMII cabang Makassar terkait hilangnya minyak goreng di depan Kantor DPRD Makassar berakhir ricuh, Senin (9/3/2022).

Kericuhan terjadi, lantaran aksi demonstrasi yang tidak mengantongi izin ini menutup sebagian badan jalan dan hendak membakar ban bekas.

Aparat kepolisian yang melakukan pengamanan berusaha menghalau pedemo membakar ban bekas dan menutup sebagian badan jalan.

Hingga akhirnya, kericuhan pun tak terhindarkan. Dua orang anggota kepolisian yakni Bripka R dan Aipda N terluka di bagian kaki, pipi, dada, dan memar tangan.

Baca juga: Pedagang di Karawang Keluhkan Minyak Goreng Masih Langka

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Tragedi Kanjuruhan, Pos Polantas di Makassar Nyaris Dibakar

Setelah Tragedi Kanjuruhan, Pos Polantas di Makassar Nyaris Dibakar

Makassar
Cerita Om Kumis, Warga Pinrang Sulsel Selamat dari Serangan KKB di Papua

Cerita Om Kumis, Warga Pinrang Sulsel Selamat dari Serangan KKB di Papua

Makassar
Annyorong Lopi, Tradisi Peluncuran Kapal yang Unik di Bulukumba

Annyorong Lopi, Tradisi Peluncuran Kapal yang Unik di Bulukumba

Makassar
Fenomena Hujan Es Terjadi di Makassar, Ini Penyebab dan Tanda-tandanya Menurut BMKG

Fenomena Hujan Es Terjadi di Makassar, Ini Penyebab dan Tanda-tandanya Menurut BMKG

Makassar
Gangguan Mesin, Penerbangan Sriwijaya Air ke Surabaya Terpaksa Kembali ke Makassar

Gangguan Mesin, Penerbangan Sriwijaya Air ke Surabaya Terpaksa Kembali ke Makassar

Makassar
Barongko, Kue Tradisional Bugis Makassar yang Penuh Filosofi

Barongko, Kue Tradisional Bugis Makassar yang Penuh Filosofi

Makassar
Diduga Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Luwu Timur Ditahan

Diduga Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Luwu Timur Ditahan

Makassar
Yulis Jadi Tersangka karena Adopsi Bayi Hubungan Gelap Polisi, Kasat Reskrim Upayakan 'Restorative Justice'

Yulis Jadi Tersangka karena Adopsi Bayi Hubungan Gelap Polisi, Kasat Reskrim Upayakan "Restorative Justice"

Makassar
Kasus Penganiayaan Siswi SMPN 1 Makassar hingga Kritis di RS Berakhir Damai

Kasus Penganiayaan Siswi SMPN 1 Makassar hingga Kritis di RS Berakhir Damai

Makassar
8 Korban Penipuan Travel Rp 3 Miliar di Makassar Lapor Polisi, Pemilik Mangkir dari Pemeriksaan

8 Korban Penipuan Travel Rp 3 Miliar di Makassar Lapor Polisi, Pemilik Mangkir dari Pemeriksaan

Makassar
Sidang Pelanggaran HAM Berat Paniai, Saksi Ungkap Warga Ditembak di Depan Koramil

Sidang Pelanggaran HAM Berat Paniai, Saksi Ungkap Warga Ditembak di Depan Koramil

Makassar
Sekolah Rusak, Murid SDN 74 Bolang, Enrekang, Belajar di Kolong Rumah

Sekolah Rusak, Murid SDN 74 Bolang, Enrekang, Belajar di Kolong Rumah

Makassar
Pelajar SMA di Pinrang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Diduga Korban Pembunuhan

Pelajar SMA di Pinrang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Diduga Korban Pembunuhan

Makassar
Tagih Uang, Korban Dugaan Penipuan Travel Rp 3 Miliar di Makassar Pasang Iklan di 'Billboard'

Tagih Uang, Korban Dugaan Penipuan Travel Rp 3 Miliar di Makassar Pasang Iklan di "Billboard"

Makassar
Video Siswa SMAN di Makassar Dipukul Gurunya, Ini Penjelasan Kadis Pendidikan Sulsel

Video Siswa SMAN di Makassar Dipukul Gurunya, Ini Penjelasan Kadis Pendidikan Sulsel

Makassar
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.