Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penemuan Kerangka Manusia di Makassar, Ada yang Mengaku Keluarga

Kompas.com - 11/06/2024, 15:04 WIB
Reza Rifaldi,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

MAKASSAR, KOMPAS.com - Polisi masih terus melakukan penyelidikan terkait penemuan kerangka manusia di Jalan Tamangapa Raya, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, pada Senin (10/6/2024) kemarin.

Kapolsek Manggala, Kompol Syamsuardi mengatakan, sejak informasi temuan kerangka itu tersebar, ada satu keluarga yang datang ke Mapolsek Manggala guna melaporkan kehilangan anggota keluarga.

"Ada yang datang mengaku kalau itu (penemuan kerangka) adalah keluarganya. Tapi kita masih cocokan dulu belum bisa kita pastikan sebelum hasil laboratorium forensik keluar," kata Syamsuardi dikonfirmasi awak media, Selasa (11/6/2024).

Baca juga: Temuan Kerangka di Lahan Kosong Makassar, Gelang dan Cincin Masih Terpasang

Syamsuardi juga belum memastikan bahwa kerangka manusia itu adalah korban kejahatan. Apalagi, terdapat perhiasan yang masih melekat pada kerangka tersebut saat ditemukan.

"Belum bisa kita simpulkan ke sana (korban kejahatan). Karena anggota juga temukan cincin yang masih melekat di jari. Sama ada gelang juga. Belum bisa sampaikan identitasnya karena masuk materi penyidikan," jelasnya.

Saat ini kerangka manusia yang diperkirakan berjenis kelamin perempuan itu masih disimpan di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Makassar untuk penyelidikan.

Diketahui, kerangka manusia ini ditemukan pertama kali oleh pengemudi ojek online (ojol) bernama Ardi Aras (30). Saat itu, Ardi usai buang air kecil di semak-semak dan curiga melihat tulang belulang.

Pengemudi ojol itu pun panik dan memberitahu kan kepada warga setempat.

Tak selang lama, aparat kepolisian pun datang disusul tim Inafis Satreskrim Polrestabes Makassar dan Dokpol Biddokkes Polda Sulsel untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Lokasi penemuan kerangka manusia itu pun langsung dipasangi garis pembatas atau police line guna mempermudah evakuasi dan penyelidikan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Senin 17 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Senin 17 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Makassar
Saat Sapi Kurban di Makassar Jatuh ke Sumur, 18 Petugas Damkar Diterjunkan untuk Evakuasi

Saat Sapi Kurban di Makassar Jatuh ke Sumur, 18 Petugas Damkar Diterjunkan untuk Evakuasi

Makassar
Lapangan Karebosi Jadi Lokasi Shalat Id di Kota Makassar, Ini Titik Parkirnya

Lapangan Karebosi Jadi Lokasi Shalat Id di Kota Makassar, Ini Titik Parkirnya

Makassar
Pesona Salukang Kallang, Goa Terpanjang di Indonesia

Pesona Salukang Kallang, Goa Terpanjang di Indonesia

Makassar
Kisah Pilu Kakek di Makassar Gendong Jenazah Cucunya Pakai Ojol Sejauh 53 Km

Kisah Pilu Kakek di Makassar Gendong Jenazah Cucunya Pakai Ojol Sejauh 53 Km

Makassar
Video Viral Jenazah Bayi di Makassar Diantar Ojol Sejauh 53 Km, RSUP Tadjuddin Chalid: Kami Mohon Maaf

Video Viral Jenazah Bayi di Makassar Diantar Ojol Sejauh 53 Km, RSUP Tadjuddin Chalid: Kami Mohon Maaf

Makassar
Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Makassar
Disdik Cari Penyebar Video Perundungan Siswa SMP di Makassar

Disdik Cari Penyebar Video Perundungan Siswa SMP di Makassar

Makassar
Sopir Ojol di Makassar Tempuh 53 Km Antar Jenazah Bayi karena Keluarga Tak Mampu Sewa Ambulans

Sopir Ojol di Makassar Tempuh 53 Km Antar Jenazah Bayi karena Keluarga Tak Mampu Sewa Ambulans

Makassar
Siswa SMP Difabel Korban Bully di Makassar Trauma Berat, Tak Mau Masuk Sekolah

Siswa SMP Difabel Korban Bully di Makassar Trauma Berat, Tak Mau Masuk Sekolah

Makassar
Akses di Dusun Ini Serba Terbatas, Ibu Hamil Harus Ditandu Lewati Bukit dan Hutan untuk Melahirkan

Akses di Dusun Ini Serba Terbatas, Ibu Hamil Harus Ditandu Lewati Bukit dan Hutan untuk Melahirkan

Makassar
KPU Palopo Buka Pendaftaran Pantarlih, Dibutuhkan 468 orang, Ini Syaratnya

KPU Palopo Buka Pendaftaran Pantarlih, Dibutuhkan 468 orang, Ini Syaratnya

Makassar
5.818 Calon Mahasiswa Baru Universitas Hasanuddin Lolos UTBK SNBT 2024

5.818 Calon Mahasiswa Baru Universitas Hasanuddin Lolos UTBK SNBT 2024

Makassar
Berniat Mendahului, Wanita di Makassar Tewas Terlindas Truk Molen

Berniat Mendahului, Wanita di Makassar Tewas Terlindas Truk Molen

Makassar
PPDB SMP di Palopo, Banyak Orangtua Pilih Datangi Sekolah untuk Daftarkan Anak

PPDB SMP di Palopo, Banyak Orangtua Pilih Datangi Sekolah untuk Daftarkan Anak

Makassar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com