Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Longsor Susulan Terjang Luwu Sulsel, Jalan Penghubung Antardesa Putus

Kompas.com - 28/05/2024, 21:54 WIB
Amran Amir,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

LUWU, KOMPAS.comLongsor susulan terjadi di Desa Kaladi, Kecamatan Suli Barat, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Selasa (28/5/2024).

Pasi Intel Kodim 1403 Palopo, Kapten Kav Mursalim mengatakan, longsor yang terjadi adalah longsor susulan yang terjadi sebelumnya yakni pada Senin (27/5/2024)  pukul 03.00 Wita, di Desa Kaladi.

“Longsor terjadi saat diguyur hujan deras sehingga tanah menjadi labil mengakibatkan terjadinya longsor susulan sepanjang 10 meter dan menutupi badan jalan yang menuju ke Dusun Rante Tallang, Desa Kaladi Darusalam. Akibatnya kendaraan roda dua maupun roda empat tidak bisa melintas,” kata Mursalim saat dikonfirmasi, Selasa.

Baca juga: Banjir Rob, Solusi Rumah Apung Demak, dan Tantangannya...


Akses antardesa terputus

Lanjut Mursalim, kejadian longsor susulan tersebut sudah terjadi sebelumnya yakni pada saat terjadi bencana tanah longsor dan banjir Luwu pada Jumat (3/5/2024) dan belum dilakukan pembersihan material oleh warga maupun pemerintah setempat dikarenakan harus menggunakan alat berat jenis ekskavator.

Nah, kemarin, Senin (27/5/2024) pukul 03.00 terjadi longsor susulan di titik yang sama sehingga material longsor yang menimbun jalan semakin menebal yang membuat akses warga terputus akibat penumpukan material longsor, memang di lokasi tersebut sulit untuk memindahkan material kalau hanya menggunakan alat seadanya,” ucap Mursalim.

Berdasarkan pantauan TNI Kodim 1403 Palopo, di Kecamatan Suli Barat masih terdapat beberapa titik longsor yang belum dibenahi seperti di Desa Kaladi Darusalam.

“Titik longsor dari Desa Kaladi ke Desa Poringan masih ada 20 titik dengan volume kecil dan sedang yang belum dikerjakan, dari titik longsor tersebut terdapat beberapa titik yang hanya bisa dilewati dengan kendaraan roda dua,” katanya lagi.

Mursalim mengungkapkan bahwa beberapa titik longsor yang ada di Desa Kaladi Darusalam membuat akses jalan ke Dusun Rante Tallang tidak bisa dilewati kendaraan roda dua maupun Roda empat.

“Begitupun dengan akses jalan ke Dusun Buntu Kaladi tidak bisa dilewati kendaraan roda empat dan akses jalan ke Dusun Timbung tidak bisa dilewati kendaraan roda empat,” pungkasnya.

Baca juga: Pantura Sayung Demak Terancam Tenggelam jika Banjir Rob Tidak Segera Tertangani

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Senin 17 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Senin 17 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Makassar
Saat Sapi Kurban di Makassar Jatuh ke Sumur, 18 Petugas Damkar Diterjunkan untuk Evakuasi

Saat Sapi Kurban di Makassar Jatuh ke Sumur, 18 Petugas Damkar Diterjunkan untuk Evakuasi

Makassar
Lapangan Karebosi Jadi Lokasi Shalat Id di Kota Makassar, Ini Titik Parkirnya

Lapangan Karebosi Jadi Lokasi Shalat Id di Kota Makassar, Ini Titik Parkirnya

Makassar
Pesona Salukang Kallang, Goa Terpanjang di Indonesia

Pesona Salukang Kallang, Goa Terpanjang di Indonesia

Makassar
Kisah Pilu Kakek di Makassar Gendong Jenazah Cucunya Pakai Ojol Sejauh 53 Km

Kisah Pilu Kakek di Makassar Gendong Jenazah Cucunya Pakai Ojol Sejauh 53 Km

Makassar
Video Viral Jenazah Bayi di Makassar Diantar Ojol Sejauh 53 Km, RSUP Tadjuddin Chalid: Kami Mohon Maaf

Video Viral Jenazah Bayi di Makassar Diantar Ojol Sejauh 53 Km, RSUP Tadjuddin Chalid: Kami Mohon Maaf

Makassar
Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Makassar
Disdik Cari Penyebar Video Perundungan Siswa SMP di Makassar

Disdik Cari Penyebar Video Perundungan Siswa SMP di Makassar

Makassar
Sopir Ojol di Makassar Tempuh 53 Km Antar Jenazah Bayi karena Keluarga Tak Mampu Sewa Ambulans

Sopir Ojol di Makassar Tempuh 53 Km Antar Jenazah Bayi karena Keluarga Tak Mampu Sewa Ambulans

Makassar
Siswa SMP Difabel Korban Bully di Makassar Trauma Berat, Tak Mau Masuk Sekolah

Siswa SMP Difabel Korban Bully di Makassar Trauma Berat, Tak Mau Masuk Sekolah

Makassar
Akses di Dusun Ini Serba Terbatas, Ibu Hamil Harus Ditandu Lewati Bukit dan Hutan untuk Melahirkan

Akses di Dusun Ini Serba Terbatas, Ibu Hamil Harus Ditandu Lewati Bukit dan Hutan untuk Melahirkan

Makassar
KPU Palopo Buka Pendaftaran Pantarlih, Dibutuhkan 468 orang, Ini Syaratnya

KPU Palopo Buka Pendaftaran Pantarlih, Dibutuhkan 468 orang, Ini Syaratnya

Makassar
5.818 Calon Mahasiswa Baru Universitas Hasanuddin Lolos UTBK SNBT 2024

5.818 Calon Mahasiswa Baru Universitas Hasanuddin Lolos UTBK SNBT 2024

Makassar
Berniat Mendahului, Wanita di Makassar Tewas Terlindas Truk Molen

Berniat Mendahului, Wanita di Makassar Tewas Terlindas Truk Molen

Makassar
PPDB SMP di Palopo, Banyak Orangtua Pilih Datangi Sekolah untuk Daftarkan Anak

PPDB SMP di Palopo, Banyak Orangtua Pilih Datangi Sekolah untuk Daftarkan Anak

Makassar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com