Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cerita Fatmawati, Rela "Resign" Sales Mobil demi Jadi Petugas di Asrama Haji Sudiang Makassar

Kompas.com - 23/05/2024, 18:12 WIB
Darsil Yahya M.,
Robertus Belarminus

Tim Redaksi

MAKASSAR, KOMPAS.com - Andi Fatmawati Azis merupakan salah satu panitia penyelenggara ibadah haji (PPIH) Embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang menangani khusus jemaah haji lanjut usia (lansia).

Perempuan 34 tahun itu pun terlihat sangat cekatan mengurus CJH lansia yang tiba di Asrama Haji Sudiang Makassar.

Ketika rombongan haji tiba di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang Makassar, Fatma langsung mengurus kebutuhan jemaah haji lansia.

Mulai dari menyiapkan kursi roda, gelang haji, paspor, siapkan akomodasi kamar, mengantar jemaah kepetugas kesehatan hingga mengatar jemaah haji lansia perempuan yang hendak ke toilet.

Baca juga: Kru Eksebisi WWF dari Korea Selatan Ditemukan Meninggal di Hotel Bali, Sempat Mengeluh Sesak

Fatma menceritakan, sebelum jadi petugas haji lansia, ia bekerja sebagai sales di salah satu showroom mobil di Kota Makassar.

Namun, ia rela resign atau berhenti sebagai sales mobil dan memilih sebagai petugas haji.

"Sebelumnya bekerja sebagai sales mobil selama 2 tahun. Jadi, saya resign sebagai sales karena harus pilih salah satunya, karena sebagai sales tidak boleh bekerja di dua tempat," ucap Fatma, kepada Kompas.com, Kamis (23/5/2024).

"Saat disuruh memilih, saya pilih sebagai petugas haji. Alhamdulillah karena mungkin rezeki ada di sini (di Asrama Haji Sudiang) jadi saya pilih resign," kata dia.

Fatma mengaku, sama sekali tak menyesali keputusannya berhenti sebagai sales mobil, karena menurutnya, tidak semua orang bisa terpilih dan beruntung.

Walaupun hanya sebulan bekerja sebagai petugas di Asrama Haji.

"Alhamdulillah saya bahagia dapat kesempatan menjamu tamu-tamu Allah untuk memberikan perhatian, apalagi rawat lansia," ujar dia.

Dia juga merasa bersyukur terpilih sebagai petugas haji lansia, karena dengan mengurus jemaah lansia, bisa mengobati rasa rindunya kepada kedua orangtuanya yang telah meninggal dunia.

Fatma menceritakan, ibunya meninggal saat ia masih duduk di bangku kelas 2 sekolah dasar (SD) atau saat masih umur 8 tahun, sementara ayahnya meninggal pada tahun 2021.

"Jadi, rasa rindu kepada kedua orangtua saya terobati, apalagi kemarin dapat lansia yang mirip sekali dengan almarhum Etta (ayah) saya. Rasanya saya mau menangis di depannya tapi saya pendam," tutur Fatma, dengan mata yang tampak bercaka-kaca.

Perempuan asal Kabupaten Bone ini mengatakan, tugasnya tak hanya mengantar lansia yang hendak ke toilet atau menyiapkan kebutuhan jemaah.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Senin 17 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Senin 17 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Makassar
Saat Sapi Kurban di Makassar Jatuh ke Sumur, 18 Petugas Damkar Diterjunkan untuk Evakuasi

Saat Sapi Kurban di Makassar Jatuh ke Sumur, 18 Petugas Damkar Diterjunkan untuk Evakuasi

Makassar
Lapangan Karebosi Jadi Lokasi Shalat Id di Kota Makassar, Ini Titik Parkirnya

Lapangan Karebosi Jadi Lokasi Shalat Id di Kota Makassar, Ini Titik Parkirnya

Makassar
Pesona Salukang Kallang, Goa Terpanjang di Indonesia

Pesona Salukang Kallang, Goa Terpanjang di Indonesia

Makassar
Kisah Pilu Kakek di Makassar Gendong Jenazah Cucunya Pakai Ojol Sejauh 53 Km

Kisah Pilu Kakek di Makassar Gendong Jenazah Cucunya Pakai Ojol Sejauh 53 Km

Makassar
Video Viral Jenazah Bayi di Makassar Diantar Ojol Sejauh 53 Km, RSUP Tadjuddin Chalid: Kami Mohon Maaf

Video Viral Jenazah Bayi di Makassar Diantar Ojol Sejauh 53 Km, RSUP Tadjuddin Chalid: Kami Mohon Maaf

Makassar
Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Makassar
Disdik Cari Penyebar Video Perundungan Siswa SMP di Makassar

Disdik Cari Penyebar Video Perundungan Siswa SMP di Makassar

Makassar
Sopir Ojol di Makassar Tempuh 53 Km Antar Jenazah Bayi karena Keluarga Tak Mampu Sewa Ambulans

Sopir Ojol di Makassar Tempuh 53 Km Antar Jenazah Bayi karena Keluarga Tak Mampu Sewa Ambulans

Makassar
Siswa SMP Difabel Korban Bully di Makassar Trauma Berat, Tak Mau Masuk Sekolah

Siswa SMP Difabel Korban Bully di Makassar Trauma Berat, Tak Mau Masuk Sekolah

Makassar
Akses di Dusun Ini Serba Terbatas, Ibu Hamil Harus Ditandu Lewati Bukit dan Hutan untuk Melahirkan

Akses di Dusun Ini Serba Terbatas, Ibu Hamil Harus Ditandu Lewati Bukit dan Hutan untuk Melahirkan

Makassar
KPU Palopo Buka Pendaftaran Pantarlih, Dibutuhkan 468 orang, Ini Syaratnya

KPU Palopo Buka Pendaftaran Pantarlih, Dibutuhkan 468 orang, Ini Syaratnya

Makassar
5.818 Calon Mahasiswa Baru Universitas Hasanuddin Lolos UTBK SNBT 2024

5.818 Calon Mahasiswa Baru Universitas Hasanuddin Lolos UTBK SNBT 2024

Makassar
Berniat Mendahului, Wanita di Makassar Tewas Terlindas Truk Molen

Berniat Mendahului, Wanita di Makassar Tewas Terlindas Truk Molen

Makassar
PPDB SMP di Palopo, Banyak Orangtua Pilih Datangi Sekolah untuk Daftarkan Anak

PPDB SMP di Palopo, Banyak Orangtua Pilih Datangi Sekolah untuk Daftarkan Anak

Makassar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com