Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Calon Jemaah Haji asal Bone Batal Berangkat Ke Tanah Suci, Apa Penyebabnya?

Kompas.com - 22/05/2024, 16:58 WIB
Darsil Yahya M.,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

MAKASSAR, KOMPAS.com - Empat calon jemaah haji (CJH) kloter 14 Embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) batal berangkat menunaikan ibadah haji di Tanah Suci tahun ini.

Plt Kasi Haji dan Kasubag Tata Usaha Kemenag Bone Achmad Yani mengatakan, keempatnya batal berangkat karena dua CJH sakit dan dua meninggal dunia.

"Yang meninggal keduanya (CJH) perempuan atas nama Lemnyong kloter 14 dan Sitti Amare, kloter 26. Sedangkan yang sakit atas nama Muh. Arifin dan Rosmini dari kloter 18," kata Achmad kepada awak media di Asrama Haji, Selasa (21/5/2024) malam.

 Baca juga: Mengenal Gelang Haji yang Dipakai Jemaah Haji Indonesia

Dia menjelaskan, kedua jemaah tersebut meninggal sekitar 25 April 2024 setelah semua proses tahapan dilakukan, termasuk pelaksaan manasik haji.

"Ada pemberitaan bahwa keduanya meninggal baru-baru ini. Saya klarifikasi meninggalnya bulan lalu," katanya lagi.

Lebih lanjut, Achmad mengungkapkan, kedua jemaah yang meninggal itu akan dilimpahkan atau digantikan ke pihak ahli waris keluarga masing-masing dan akan berangkat pada tahun depan.

"Sudah pelunasan, digantikan pihak keluarga tapi pihak keluarga bilang nantilah. Ditunda saja karena sementara masih berduka. Jadi (akan duberangkatkan) tahun depan," tuturnya.

Baca juga: Gelang Haji Indonesia dari Kemenag, Apa Fungsi dan Fitur di Dalamnya?


Baca juga: Pemuda Asal Banyumas Jadi Calon Haji Termuda, Berusia 18 Tahun Gantikan Ayahnya yang Meninggal

Digantikan cadangan yang lunas dengan biaya tertinggi

Begitu pun, kedua jemaah yang sakit keberangkatannya ke Tanah Suci ditunda hingga tahun depan, dan diganti oleh jemaah haji cadangan asal Bone lainnya yang sudah melakukan pelunasan. 

"Kami koordinasi dengan dokter untuk minta keterangan, kemungkinan agak berat dipaksakan berangkat. Jadi untuk tahun ini digantikan oleh cadangan yang sudah lunas dengan biaya tertinggi. Itu otomatis," tandas dia.

Adapun total jemaah asal Kabupaten Bone sebanyak 863 orang dan sudah termasuk petugas haji.

Sementara untuk jemaah haji kloter 14 berjumlah 237 jemaah.

Baca juga: Pasutri Bojonegoro Bisa Haji dari Penghasilan Parkir, Sisihkan Uang untuk Infak

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Senin 17 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Senin 17 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Makassar
Saat Sapi Kurban di Makassar Jatuh ke Sumur, 18 Petugas Damkar Diterjunkan untuk Evakuasi

Saat Sapi Kurban di Makassar Jatuh ke Sumur, 18 Petugas Damkar Diterjunkan untuk Evakuasi

Makassar
Lapangan Karebosi Jadi Lokasi Shalat Id di Kota Makassar, Ini Titik Parkirnya

Lapangan Karebosi Jadi Lokasi Shalat Id di Kota Makassar, Ini Titik Parkirnya

Makassar
Pesona Salukang Kallang, Goa Terpanjang di Indonesia

Pesona Salukang Kallang, Goa Terpanjang di Indonesia

Makassar
Kisah Pilu Kakek di Makassar Gendong Jenazah Cucunya Pakai Ojol Sejauh 53 Km

Kisah Pilu Kakek di Makassar Gendong Jenazah Cucunya Pakai Ojol Sejauh 53 Km

Makassar
Video Viral Jenazah Bayi di Makassar Diantar Ojol Sejauh 53 Km, RSUP Tadjuddin Chalid: Kami Mohon Maaf

Video Viral Jenazah Bayi di Makassar Diantar Ojol Sejauh 53 Km, RSUP Tadjuddin Chalid: Kami Mohon Maaf

Makassar
Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Makassar
Disdik Cari Penyebar Video Perundungan Siswa SMP di Makassar

Disdik Cari Penyebar Video Perundungan Siswa SMP di Makassar

Makassar
Sopir Ojol di Makassar Tempuh 53 Km Antar Jenazah Bayi karena Keluarga Tak Mampu Sewa Ambulans

Sopir Ojol di Makassar Tempuh 53 Km Antar Jenazah Bayi karena Keluarga Tak Mampu Sewa Ambulans

Makassar
Siswa SMP Difabel Korban Bully di Makassar Trauma Berat, Tak Mau Masuk Sekolah

Siswa SMP Difabel Korban Bully di Makassar Trauma Berat, Tak Mau Masuk Sekolah

Makassar
Akses di Dusun Ini Serba Terbatas, Ibu Hamil Harus Ditandu Lewati Bukit dan Hutan untuk Melahirkan

Akses di Dusun Ini Serba Terbatas, Ibu Hamil Harus Ditandu Lewati Bukit dan Hutan untuk Melahirkan

Makassar
KPU Palopo Buka Pendaftaran Pantarlih, Dibutuhkan 468 orang, Ini Syaratnya

KPU Palopo Buka Pendaftaran Pantarlih, Dibutuhkan 468 orang, Ini Syaratnya

Makassar
5.818 Calon Mahasiswa Baru Universitas Hasanuddin Lolos UTBK SNBT 2024

5.818 Calon Mahasiswa Baru Universitas Hasanuddin Lolos UTBK SNBT 2024

Makassar
Berniat Mendahului, Wanita di Makassar Tewas Terlindas Truk Molen

Berniat Mendahului, Wanita di Makassar Tewas Terlindas Truk Molen

Makassar
PPDB SMP di Palopo, Banyak Orangtua Pilih Datangi Sekolah untuk Daftarkan Anak

PPDB SMP di Palopo, Banyak Orangtua Pilih Datangi Sekolah untuk Daftarkan Anak

Makassar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com