Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hendak Lerai Percekcokan Remaja Perempuan, Pemuda Ini Malah Ditusuk Badik

Kompas.com - 22/04/2024, 23:57 WIB
Reza Rifaldi,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

MAKASSAR, KOMPAS.com - Seorang pemuda berinisial MP (16) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit (RS) usai dianiaya menggunakan senjata tajam.

Baca juga: Anggota TNI di Bali Dikeroyok Saat Lerai Keributan di Kafe, 5 Orang Ditangkap

Peristiwa nahas yang dialami MP itu terjadi di kawasan Jalan Sepakat, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulsel, pada Senin (22/4/2024) malam.

MP mengalami luka tusuk senjata tajam di bagian perut. Pelaku yang diketahui berinisial MI (15) kini sudah diamankan oleh polisi tidak lama usai kejadian.

Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Sangkala mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21:00 Wita. Warga pun dibuat heboh dengan peristiwa tersebut.

"Benar ada peristiwa penganiayaan menggunakan senjata tajam. Korban sudah dibawa ke RS untuk menjalani perawatan," kata Sangkala dikonfirmasi Konpas.com, Selasa (23/4/2024) dini hari.

Kata Sangkala, dari tangan pemuda MI diamankan barang bukti berupa sebilah senjata tajam jenis badik yang diduga digunakan menganiaya korban.

"Proses penangkapan ini atas adanya laporan masyarakat. Jadi tim gabungan mendatangi TKP dan mendapati terduga pelaku berada di dalam rumah. Barang bukti yang diamankan, senjata tajam jenis badik," ucapnya.

Sangkala menjelaskan, motif penganiayaan ini dipicu kesalahpahaman. Dimana awal mula peristiwa itu karena pelaku tidak terima kekasihnya bertengkar dengan keluarga korban.

"Motifnya, salah paham. Diawali oleh cekcok antara anak remaja perempuan yang merupakan pacar dari pelaku dan keluarga daripada korban," bebernya.

Saat itu, keributan antar-remaja perempuan ini mengundang perhatian hingga korban mencoba melerai. Namun, pelaku datang dan langsung menyerang korban dengan senjata tajam.

"Korban ini berusaha melerai, pelaku datang salah paham dan melakukan penikaman dengan menggunakan senjata tajam jenis badik," tandasnya. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Senin 17 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Senin 17 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Makassar
Saat Sapi Kurban di Makassar Jatuh ke Sumur, 18 Petugas Damkar Diterjunkan untuk Evakuasi

Saat Sapi Kurban di Makassar Jatuh ke Sumur, 18 Petugas Damkar Diterjunkan untuk Evakuasi

Makassar
Lapangan Karebosi Jadi Lokasi Shalat Id di Kota Makassar, Ini Titik Parkirnya

Lapangan Karebosi Jadi Lokasi Shalat Id di Kota Makassar, Ini Titik Parkirnya

Makassar
Pesona Salukang Kallang, Goa Terpanjang di Indonesia

Pesona Salukang Kallang, Goa Terpanjang di Indonesia

Makassar
Kisah Pilu Kakek di Makassar Gendong Jenazah Cucunya Pakai Ojol Sejauh 53 Km

Kisah Pilu Kakek di Makassar Gendong Jenazah Cucunya Pakai Ojol Sejauh 53 Km

Makassar
Video Viral Jenazah Bayi di Makassar Diantar Ojol Sejauh 53 Km, RSUP Tadjuddin Chalid: Kami Mohon Maaf

Video Viral Jenazah Bayi di Makassar Diantar Ojol Sejauh 53 Km, RSUP Tadjuddin Chalid: Kami Mohon Maaf

Makassar
Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Makassar
Disdik Cari Penyebar Video Perundungan Siswa SMP di Makassar

Disdik Cari Penyebar Video Perundungan Siswa SMP di Makassar

Makassar
Sopir Ojol di Makassar Tempuh 53 Km Antar Jenazah Bayi karena Keluarga Tak Mampu Sewa Ambulans

Sopir Ojol di Makassar Tempuh 53 Km Antar Jenazah Bayi karena Keluarga Tak Mampu Sewa Ambulans

Makassar
Siswa SMP Difabel Korban Bully di Makassar Trauma Berat, Tak Mau Masuk Sekolah

Siswa SMP Difabel Korban Bully di Makassar Trauma Berat, Tak Mau Masuk Sekolah

Makassar
Akses di Dusun Ini Serba Terbatas, Ibu Hamil Harus Ditandu Lewati Bukit dan Hutan untuk Melahirkan

Akses di Dusun Ini Serba Terbatas, Ibu Hamil Harus Ditandu Lewati Bukit dan Hutan untuk Melahirkan

Makassar
KPU Palopo Buka Pendaftaran Pantarlih, Dibutuhkan 468 orang, Ini Syaratnya

KPU Palopo Buka Pendaftaran Pantarlih, Dibutuhkan 468 orang, Ini Syaratnya

Makassar
5.818 Calon Mahasiswa Baru Universitas Hasanuddin Lolos UTBK SNBT 2024

5.818 Calon Mahasiswa Baru Universitas Hasanuddin Lolos UTBK SNBT 2024

Makassar
Berniat Mendahului, Wanita di Makassar Tewas Terlindas Truk Molen

Berniat Mendahului, Wanita di Makassar Tewas Terlindas Truk Molen

Makassar
PPDB SMP di Palopo, Banyak Orangtua Pilih Datangi Sekolah untuk Daftarkan Anak

PPDB SMP di Palopo, Banyak Orangtua Pilih Datangi Sekolah untuk Daftarkan Anak

Makassar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com