Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gunung Ruang Erupsi, 87 Warga Tagulandang Tiba di Bitung Sejak Kamis Malam

Kompas.com - 19/04/2024, 18:10 WIB
Skivo Marcelino Mandey,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

MANADO, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bitung, Sulawesi Utara, menerima 87 warga Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, yang terdampak erupsi Gunung Ruang.

Mereka tiba sejak Kamis (18/4/2024) malam. Saat tiba di Dermaga Pelabuhan Bitung, puluhan warga ini diterima langsung Wali Kota Bitung Maurits Mantiri.

Baca juga: Gunung Ruang Kembali Meletus, Tinggi Kolom Abu 400 Meter, Status Masih Awas

Maurits mengatakan, warga terdampak dievakuasi dengan kapal KN Pasatimpo milik KPLP Bitung.

"Total 87 orang yang terdiri orang dewasa, lansia, balita dan bayi," kata Maurits seperti dikutip dari akun Facebook resmi Pemkot Bitung, Jumat 19/4/2024).

Katanya, kurang lebih 30 warga dijemput keluarga.

"Sementara Warga yang tidak memiliki keluarga akan ditampung di BLK Provinsi Sulawesi Utara di Bitung," ujarnya.

Untuk informasi masih ada dua kapal yang akan sandar di Pelabuhan Bitung membawa warga yang dievakuasi dari Tagulandang. Kapal KRI membawa 175 orang dan KMP Lokongbanua 280 orang yang juga akan sandar di Bitung.

Baca juga: Penutupan Bandara Sam Ratulangi Manado Diperpanjang, Abu Vulkanik Gunung Ruang Ganggu Penerbangan

Diketahui, erupsi eksplosif Gunung Ruang terjadi pada tanggal 16 April 2024 pukul 21.45 Wita, dengan estimasi tinggi kolom erupsi mencapai 2.000 meter dari puncak.

Kemudian, erupsi eksplosif terjadi kembali pada tanggal 17 April 2024 pukul 01.08 Wita dengan ketinggian kolom erupsi diperkirakan mencapai 2.500 meter disertai suara gemuruh dan dentuman.

Pemerintah Kabupaten Kepuluan Sitaro, Sulawesi Utara, saat ini telah menetapkan status tanggap darurat Gunung Ruang. Status ini berlangsung selama 14 hari atau dua minggu dari tanggal 16-29 April 2024.

Kepala Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Karangetang Sitaro Yudia Tatipang mengatakan, hingga sore ini gunung ruang kembali meletus.

Baca juga: BMKG Minta Otoritas Penerbangan Waspada Dampak Erupsi Gunung Ruang

Tinggi kolom abu teramati sekitar 400 meter berwarna kelabu tebal dan condong ke arah selatan.

"Masih berlangsung sampai saat ini," kata Yudia lewat pesan singkat di grup WhatsApp, Jumat sore.

Berdasarkan rilis data Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, kondisi terkini aktivitas Gunung Ruang statusnya masih berada pada Level IV (Awas) pada 19 April 2024 hingga pukul 12.00 Wita.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Karyawan Pabrik Mi Tewas Terjebak di Mesin Mikser, Polisi Periksa 5 Saksi

Karyawan Pabrik Mi Tewas Terjebak di Mesin Mikser, Polisi Periksa 5 Saksi

Makassar
Dua Kelompok Mahasiswa di UNM Bentrok, 33 Orang Diamankan

Dua Kelompok Mahasiswa di UNM Bentrok, 33 Orang Diamankan

Makassar
Karyawan Pabrik Mi Instan di Makassar Tewas, Terjebak di Mesin Pengaduk Bumbu

Karyawan Pabrik Mi Instan di Makassar Tewas, Terjebak di Mesin Pengaduk Bumbu

Makassar
Kejari Tangkap 'Riri Chester', Musisi Makassar DPO Kasus Penggelapan Rp 48 Juta

Kejari Tangkap "Riri Chester", Musisi Makassar DPO Kasus Penggelapan Rp 48 Juta

Makassar
Cerita Istri Polisi Pergoki Suaminya Bermesraan dengan Wanita Lain, Diseret Mobil hingga Terlempar

Cerita Istri Polisi Pergoki Suaminya Bermesraan dengan Wanita Lain, Diseret Mobil hingga Terlempar

Makassar
Ibu Hamil Korban Longsor Luwu Melahirkan, Anaknya Diberi Nama oleh Kapolres Palopo

Ibu Hamil Korban Longsor Luwu Melahirkan, Anaknya Diberi Nama oleh Kapolres Palopo

Makassar
Iringan Pengantar Jemaah Haji Tabrak Pembatas Jalur Trans-Sulawesi, 7 Penumpang Kritis

Iringan Pengantar Jemaah Haji Tabrak Pembatas Jalur Trans-Sulawesi, 7 Penumpang Kritis

Makassar
Tanggul Jebol, Ratusan Rumah Warga di Desa Lawewe Luwu Utara Terendam Air

Tanggul Jebol, Ratusan Rumah Warga di Desa Lawewe Luwu Utara Terendam Air

Makassar
Nelayan Hilang di Perairan Barru Sulsel, Tim SAR Temukan Perahu Korban Rusak

Nelayan Hilang di Perairan Barru Sulsel, Tim SAR Temukan Perahu Korban Rusak

Makassar
Pria Aniaya Mantan Pacar di Makassar Ditangkap, Motifnya Emosi Tidak Diacuhkan Korban

Pria Aniaya Mantan Pacar di Makassar Ditangkap, Motifnya Emosi Tidak Diacuhkan Korban

Makassar
Terjebak Longsor, Ibu Hamil di Mamasa Ditandu Menuju Puskesmas

Terjebak Longsor, Ibu Hamil di Mamasa Ditandu Menuju Puskesmas

Makassar
Cerita Fatmawati, Rela 'Resign' Sales Mobil demi Jadi Petugas di Asrama Haji Sudiang Makassar

Cerita Fatmawati, Rela "Resign" Sales Mobil demi Jadi Petugas di Asrama Haji Sudiang Makassar

Makassar
Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Makassar
3 Hari Tak Keluar Kontrakan, Buruh Bangunan di Makassar Ditemukan Tewas Membusuk

3 Hari Tak Keluar Kontrakan, Buruh Bangunan di Makassar Ditemukan Tewas Membusuk

Makassar
Kejati Sulsel Tangkap DPO Kasus Korupsi Asal Papua Barat dan Penyelundupan BBM Kaltim

Kejati Sulsel Tangkap DPO Kasus Korupsi Asal Papua Barat dan Penyelundupan BBM Kaltim

Makassar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com