Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

2 Hari Terlantar di Pelabuhan Silopo, Ratusan Pemudik Akhirnya Diberangkatkan

Kompas.com - 18/04/2024, 18:06 WIB
Junaedi,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Setelah terlantar selama dua hari karena kapal Sabuk Nusantara 93 over kapasitas, ratusan penumpang akhirnya diberangkatkan ke Kalimantan dari pelabuhan Tanjung Silopo, Polewali Mandar, Sulawesi Barat Kamis (18/4/2024).

PT Pelni baru dapat memberangkatkan para pemudik setelah adanya kapal bantuan dari Dirjen perhubungan laut.

Baca juga: Kapal Over Kapasitas, Ratusan Penumpang di Pelabuhan Silopo Polewali Mandar Batal Berangkat

Ratusan penumpang yang gagal berangkat ke Kotabaru, Kalimantan Selantan ini pun memutuskan menginap di pelabuhan selama dua hari. Berharap saat ada kapal bantuan datang, mereka langsung bisa berangkat.

Kapal Sabuk Nusantara 111 yang menjadi kapal bantuan akhirnya bersandar di Pelabuhan Palopo, Kamis (18/4/2024) siang.

Data manifest awal dari pihak Syahbandar pelabuhan Silopo pada Rabu (17/4/2024) mencatat, ada 311 penumpang batal berangkat.

Sebelum naik ke atas kapal, seluruh penumpang terlebih dahulu didata kembali oleh petugas gabungan dengan pengecekan KTP. Hal ini untuk mencocokkan data penumpang yang kemarin batal berangkat.

Dari hasil pengecekan, jumlah penumpang yang diberangkatkan hari ini hanya 207 penumpang. Jauh lebih sedikit dibanding penumpang batal berangkat.

Said, petugas Syahbandar Pelabuhan Tanjung Silopo mengatakan, jumlah penumpang yang akhirnya berangkat dari pelabuhan Silopo berkurang diduga karena para penumpang telah membatalkan keberangkatan atau berangkat melalui pelabuhan lain.

Said menjelaskan, kapal Sabuk Nusantara 111 ini bertolak dari pelabuhan Mamuju menuju pelabuhan Silopo lalu berangkat ke Kotabaru, Kalimantan Selatan.

“Ini adalah kapal tambahan yang diperbantukan pihak dirjen perhubungan laut untuk pengangkutan penumpang yang sebelumnya batal berangkat karena kapal over kavasitas,” jelas Said.

Dia berkata, harga tiket dewasa Rp 55.000 dan anak-anak Rp 40.000.

Kapal Sabuk Nusantara 111 akan menempuh perjalanan selama kurang lebih 24 jam, dan diperkirakan tiba di Kalsel besok.

Baca juga: Kapal Tanpa Nama dari Bima Sudah Dua Hari Hilang Kontak di Perairan Gili Motang Labuan Bajo

Wawan, salah satu penumpang mengaku lega akhirnya bisa berangkat.

Namun dia berharap, pihak pelabuhan mem[erbaiki managemen agar hal-hal teknis bisa ditangani dan tidak membuat penumpang terlantar.

“Alhamdulillah hari ini akhirnya sudah bisa berangkat setelah beberapa hari terlantar. Hanya saja kami berharap masalah teknis bisa ditata lebih baik agar tidak menimbulkan masalah sosial seperti ini,” kata Wawan di lokasi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Karyawan Pabrik Mi Tewas Terjebak di Mesin Mikser, Polisi Periksa 5 Saksi

Karyawan Pabrik Mi Tewas Terjebak di Mesin Mikser, Polisi Periksa 5 Saksi

Makassar
Dua Kelompok Mahasiswa di UNM Bentrok, 33 Orang Diamankan

Dua Kelompok Mahasiswa di UNM Bentrok, 33 Orang Diamankan

Makassar
Karyawan Pabrik Mi Instan di Makassar Tewas, Terjebak di Mesin Pengaduk Bumbu

Karyawan Pabrik Mi Instan di Makassar Tewas, Terjebak di Mesin Pengaduk Bumbu

Makassar
Kejari Tangkap 'Riri Chester', Musisi Makassar DPO Kasus Penggelapan Rp 48 Juta

Kejari Tangkap "Riri Chester", Musisi Makassar DPO Kasus Penggelapan Rp 48 Juta

Makassar
Cerita Istri Polisi Pergoki Suaminya Bermesraan dengan Wanita Lain, Diseret Mobil hingga Terlempar

Cerita Istri Polisi Pergoki Suaminya Bermesraan dengan Wanita Lain, Diseret Mobil hingga Terlempar

Makassar
Ibu Hamil Korban Longsor Luwu Melahirkan, Anaknya Diberi Nama oleh Kapolres Palopo

Ibu Hamil Korban Longsor Luwu Melahirkan, Anaknya Diberi Nama oleh Kapolres Palopo

Makassar
Iringan Pengantar Jemaah Haji Tabrak Pembatas Jalur Trans-Sulawesi, 7 Penumpang Kritis

Iringan Pengantar Jemaah Haji Tabrak Pembatas Jalur Trans-Sulawesi, 7 Penumpang Kritis

Makassar
Tanggul Jebol, Ratusan Rumah Warga di Desa Lawewe Luwu Utara Terendam Air

Tanggul Jebol, Ratusan Rumah Warga di Desa Lawewe Luwu Utara Terendam Air

Makassar
Nelayan Hilang di Perairan Barru Sulsel, Tim SAR Temukan Perahu Korban Rusak

Nelayan Hilang di Perairan Barru Sulsel, Tim SAR Temukan Perahu Korban Rusak

Makassar
Pria Aniaya Mantan Pacar di Makassar Ditangkap, Motifnya Emosi Tidak Diacuhkan Korban

Pria Aniaya Mantan Pacar di Makassar Ditangkap, Motifnya Emosi Tidak Diacuhkan Korban

Makassar
Terjebak Longsor, Ibu Hamil di Mamasa Ditandu Menuju Puskesmas

Terjebak Longsor, Ibu Hamil di Mamasa Ditandu Menuju Puskesmas

Makassar
Cerita Fatmawati, Rela 'Resign' Sales Mobil demi Jadi Petugas di Asrama Haji Sudiang Makassar

Cerita Fatmawati, Rela "Resign" Sales Mobil demi Jadi Petugas di Asrama Haji Sudiang Makassar

Makassar
Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Makassar
3 Hari Tak Keluar Kontrakan, Buruh Bangunan di Makassar Ditemukan Tewas Membusuk

3 Hari Tak Keluar Kontrakan, Buruh Bangunan di Makassar Ditemukan Tewas Membusuk

Makassar
Kejati Sulsel Tangkap DPO Kasus Korupsi Asal Papua Barat dan Penyelundupan BBM Kaltim

Kejati Sulsel Tangkap DPO Kasus Korupsi Asal Papua Barat dan Penyelundupan BBM Kaltim

Makassar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com