Salin Artikel

2 Hari Terlantar di Pelabuhan Silopo, Ratusan Pemudik Akhirnya Diberangkatkan

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Setelah terlantar selama dua hari karena kapal Sabuk Nusantara 93 over kapasitas, ratusan penumpang akhirnya diberangkatkan ke Kalimantan dari pelabuhan Tanjung Silopo, Polewali Mandar, Sulawesi Barat Kamis (18/4/2024).

PT Pelni baru dapat memberangkatkan para pemudik setelah adanya kapal bantuan dari Dirjen perhubungan laut.

Ratusan penumpang yang gagal berangkat ke Kotabaru, Kalimantan Selantan ini pun memutuskan menginap di pelabuhan selama dua hari. Berharap saat ada kapal bantuan datang, mereka langsung bisa berangkat.

Kapal Sabuk Nusantara 111 yang menjadi kapal bantuan akhirnya bersandar di Pelabuhan Palopo, Kamis (18/4/2024) siang.

Data manifest awal dari pihak Syahbandar pelabuhan Silopo pada Rabu (17/4/2024) mencatat, ada 311 penumpang batal berangkat.

Sebelum naik ke atas kapal, seluruh penumpang terlebih dahulu didata kembali oleh petugas gabungan dengan pengecekan KTP. Hal ini untuk mencocokkan data penumpang yang kemarin batal berangkat.

Dari hasil pengecekan, jumlah penumpang yang diberangkatkan hari ini hanya 207 penumpang. Jauh lebih sedikit dibanding penumpang batal berangkat.

Said, petugas Syahbandar Pelabuhan Tanjung Silopo mengatakan, jumlah penumpang yang akhirnya berangkat dari pelabuhan Silopo berkurang diduga karena para penumpang telah membatalkan keberangkatan atau berangkat melalui pelabuhan lain.

Said menjelaskan, kapal Sabuk Nusantara 111 ini bertolak dari pelabuhan Mamuju menuju pelabuhan Silopo lalu berangkat ke Kotabaru, Kalimantan Selatan.

“Ini adalah kapal tambahan yang diperbantukan pihak dirjen perhubungan laut untuk pengangkutan penumpang yang sebelumnya batal berangkat karena kapal over kavasitas,” jelas Said.

Dia berkata, harga tiket dewasa Rp 55.000 dan anak-anak Rp 40.000.

Kapal Sabuk Nusantara 111 akan menempuh perjalanan selama kurang lebih 24 jam, dan diperkirakan tiba di Kalsel besok.

Wawan, salah satu penumpang mengaku lega akhirnya bisa berangkat.

Namun dia berharap, pihak pelabuhan mem[erbaiki managemen agar hal-hal teknis bisa ditangani dan tidak membuat penumpang terlantar.

“Alhamdulillah hari ini akhirnya sudah bisa berangkat setelah beberapa hari terlantar. Hanya saja kami berharap masalah teknis bisa ditata lebih baik agar tidak menimbulkan masalah sosial seperti ini,” kata Wawan di lokasi.

https://makassar.kompas.com/read/2024/04/18/180603178/2-hari-terlantar-di-pelabuhan-silopo-ratusan-pemudik-akhirnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke