Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kronologi Gedung Pabrik Pakan di Makassar Terbakar dan Tewaskan Satu Pekerja, Ada Ledakan Dalam Ruang Mesin Produksi

Kompas.com - 01/04/2024, 20:57 WIB
Reza Rifaldi,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

 

MAKASSAR, KOMPAS.com - Gedung di pabrik kawasan Kima, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), terbakar hingga menewaskan satu pekerja, Senin (1/4/2024). 

Selain itu, belasan lainnya juga harus dilarikan ke dua rumah sakit (RS) untuk mendapatkan perawatan akibat luka bakar yang dialaminya. 

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib menjelaskan bahwa sebelum terjadi kebakaran, terdengar suara ledakan keras dari lantai 8 pabrik. 

"Jadi ada perusahaan tempat pakan daging ayam. Kemudian ada ledakan," ucap Ngajib kepada awak media, Senin malam. 

Baca juga: Gedung Pabrik Pakan di Makassar Terbakar, 1 Pekerja Tewas, Belasan Luka-luka

Diketahui lantai 8 itu merupakan ruangan produksi pakan ternak yang tengah beroperasi. Sekitar pukul 14.30 Wita, terjadi kebocoran pada pipa cerobong mesin. 

Korban berinisial AA pun mencoba memperbaiki kebocoran tersebut dengan cara mengelas, namun nahas terjadi ledakan pada mesin produksi. 

"Jadi, ada satu cerobong bocor, kemudian dilakukan pengelasan oleh korban tadi. Inilah penyebab ledakan dan juga ada percikan api. Sehingga korban meninggal dunia," jelasnya. 

Baca juga: Gudang Peralatan Milik Kades di Wonosobo Terbakar, Truk, Motor, Pikap, dan Beras 1 Ton Ludes


Pemeriksaan saksi dan olah TKP

Api yang membesar pun membuat panik para pekerja di pabrik tersebut.

Beberapa petugas dengan cepat memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). 

Selanjutnya, sekitar pukul 15.40 Wita, para korban luka maupun tewas langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

Baca juga: Kesaksian Warga Saat Gudang Peluru di Ciangsana Meledak, Rumah Bergetar dan Kaca Pecah

Saat ini, pihak kepolisian masih meminta keterangan beberapa orang saksi dari pihak pabrik. Polisi juga berencana bakal melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

"Untuk lebih lanjut, kita melakukan proses olah TKP dan besok kita laksanakan bersama tim Labfor Polda Sulsel, kemudian juga olah TKP dari Tim Identifikasi Polrestabes Makassar, ini baru kita melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi," jelasnya. 

Diketahui, dalam peristiwa ini ada satu pekerja dinyatakan tewas dan total 14 korban luka mengalami luka bakar. 

"Tadi ada korban, satu orang meninggal dunia, kemudian ada 14 orang yang luka-luka. Kita baru pengecekan di rumah sakit," tandasnya. 

Baca juga: Gudang Peluru di Ciangsana Terbakar, Damkar: Kita Belum Bisa Mendekat

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Perang-perangan Berujung Tawuran yang Libatkan Orang Dewasa dalam Momen Lebaran di Polewali Mandar

Perang-perangan Berujung Tawuran yang Libatkan Orang Dewasa dalam Momen Lebaran di Polewali Mandar

Makassar
Paman di Konawe Bunuh Keponakan Sendiri Sehari Setelah Lebaran

Paman di Konawe Bunuh Keponakan Sendiri Sehari Setelah Lebaran

Makassar
Libur Lebaran, Pantai Indah Bosowa Diserbu Pengunjung

Libur Lebaran, Pantai Indah Bosowa Diserbu Pengunjung

Makassar
Diduga Hilang Kendali Saat Setir Motor, Pemuda di Makassar Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik

Diduga Hilang Kendali Saat Setir Motor, Pemuda di Makassar Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik

Makassar
Momen Haru Narapidana Lapas Palopo Bertemu Keluarga, Berpelukan hingga Makan Bersama

Momen Haru Narapidana Lapas Palopo Bertemu Keluarga, Berpelukan hingga Makan Bersama

Makassar
Warga di Luwu Utara Rayakan Lebaran dalam Kondisi Banjir

Warga di Luwu Utara Rayakan Lebaran dalam Kondisi Banjir

Makassar
519 Napi Lapas Kelas IIA Palopo Dapat Remisi Idul Fitri, Kalapas: Negara Hemat Rp 336 Juta

519 Napi Lapas Kelas IIA Palopo Dapat Remisi Idul Fitri, Kalapas: Negara Hemat Rp 336 Juta

Makassar
5.931 Napi di Sulsel Dapat Remisi Lebaran, 14 di Antaranya Langsung Bebas

5.931 Napi di Sulsel Dapat Remisi Lebaran, 14 di Antaranya Langsung Bebas

Makassar
Aniaya dan Ludahi Wanita, Pria di Kendari Terancam Penjara 2 Tahun, Videonya Viral

Aniaya dan Ludahi Wanita, Pria di Kendari Terancam Penjara 2 Tahun, Videonya Viral

Makassar
Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Rabu 10 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Rabu 10 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Makassar
1.878 KK Terdampak Banjir Bandang di Gorontalo Utara

1.878 KK Terdampak Banjir Bandang di Gorontalo Utara

Makassar
Hujan Deras, Jalan Penghubung Antardaerah di Latuppa Palopo Tertutup Longsor

Hujan Deras, Jalan Penghubung Antardaerah di Latuppa Palopo Tertutup Longsor

Makassar
Pantauan Hilal 1 Syawal 1445 H, BMKG Makassar : Posisi Hilal 5 Derajat

Pantauan Hilal 1 Syawal 1445 H, BMKG Makassar : Posisi Hilal 5 Derajat

Makassar
Jelang Lebaran, 19.000 Penumpang Kapal Pelni Turun di Pelabuhan Murhum Baubau

Jelang Lebaran, 19.000 Penumpang Kapal Pelni Turun di Pelabuhan Murhum Baubau

Makassar
Longsor Tutup Jalan Antardesa di Toraja Utara, Aktivitas Warga Lumpuh

Longsor Tutup Jalan Antardesa di Toraja Utara, Aktivitas Warga Lumpuh

Makassar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com