Satu Anggota Khilafatul Muslimin di Makassar Baiat Kembali Setia ke NKRI

Kompas.com - 29/06/2022, 12:41 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com - Pengurus Kelompok Khilafatul Muslimin di Kota Makassar, Bakri Luke, warga Kecamatan Tallo dibaiat kembali setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Bakri menyatakan ikrar setia ke NKRI dilakukan di Kantor Camat Tallo, Makassar, Selasa (28/6/2022). Bakri pun mengaku telah lama keluar dari kelompok Khilafatul Muslimin di Kota Makassar.

Kasubag Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando KS yang dikonfirmasi, Rabu (29/6/2022) mengatakan, jika baiat Bakri kembali setia kepada NKRI dihadiri Camat Tallo, Alamsyah dan Kapolsekta Tallo, Kompol Badollahi.

Baca juga: ASN Sulsel Terlibat Khilafatul Muslimin, Pemprov Lakukan Pendataan

"Seluruh pengurus maupun anggota kelompok Khilafatul Muslimin awalnya dilakukan pembinaan oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror dan Badan Intelijen Negara (BIN). Saat kegiatan tersebut seorang laki-laki bernama Bakri Luke menyatakan ikrar setia pada NKRI," katanya.

Saat ditanya berapa jumlah warga Kota Makassar yang terlibat dalam kelompok Khilafatul Muslimin, Lando mengaku tidak mengetahuinya.

"Saya tidak tahu berapa jumlahnya semua yang masuk dalam Khilafatul Muslimin di Makassar. Karena itu ditangani oleh Densus 88 AT," akunya.

Lando menambahkan, Bakri menolak disebut sebagai teroris, meski pernah bergabung dengan Khilafatul Muslimin.

"Dia (Bakri) sudah lama bergabung dengan Khilafatul Muslimin. Dia juga sudah lama keluar dari organisasi itu. Dia menyatakan diri kembali kepada NKRI yang bersendikan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945," tambahnya.

Diketahui, kelompok Khilafatul Muslimin ini mempunyai pemikiran tersendiri untuk mengganti Pancasila. Dari paham yang dianut, mereka tak percaya dengan sistem pemerintahan.

Kelompok Khilafatul Muslimin terbongkar aktivitas organisasinya di pondok Khilafatul Muslimin di Kabupaten Maros juga kini resmi ditutup. Seluruh santrinya sudah dipulangkan.

Aparat Polda Sulsel pun telah menangkap Ketua dan Sekretaris kelompok Khilafatul Muslimin Sulsel di Kabupaten Maros.

Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal 14 dan atau pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHPidana dan UU nomor 17 Tahun 2017 tentang Ormas.

Baca juga: Eks Pengurus Khilafatul Muslimin Bandar Lampung Serahkan Atribut dan Kartu Anggota

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aksi Anarkis Suporter PSM Makassar di Kantor Gubernur Sulsel Dilaporkan ke Polisi

Aksi Anarkis Suporter PSM Makassar di Kantor Gubernur Sulsel Dilaporkan ke Polisi

Makassar
Mantan Kapolres Palopo Laporkan Aipda Aksan Terkait Cuitannya 'Mafia di Tubuh Polri' di Medsos

Mantan Kapolres Palopo Laporkan Aipda Aksan Terkait Cuitannya "Mafia di Tubuh Polri" di Medsos

Makassar
7 Pakaian Adat Sulawesi Selatan, Ternyata Tak Hanya Baju Bodo

7 Pakaian Adat Sulawesi Selatan, Ternyata Tak Hanya Baju Bodo

Makassar
Buntut Video Viral Aipda Aksan, Mabes Polri Periksa Polres Palopo, Polres Luwu, dan Polres Tana Toraja

Buntut Video Viral Aipda Aksan, Mabes Polri Periksa Polres Palopo, Polres Luwu, dan Polres Tana Toraja

Makassar
Tuntut Pembangunan Stadion Mattoangin, Suporter PSM Makassar Demo, Berakhir Ricuh hingga Robohkan Pagar

Tuntut Pembangunan Stadion Mattoangin, Suporter PSM Makassar Demo, Berakhir Ricuh hingga Robohkan Pagar

Makassar
Polisi Tangkap 6 dari 9 Pemerkosa Bocah SD Berusia 11 Tahun di Luwu

Polisi Tangkap 6 dari 9 Pemerkosa Bocah SD Berusia 11 Tahun di Luwu

Makassar
Aipda Aksan Kembali Meminta Maaf, Polda Sulsel: Aipda Aksan Telah  Melanggar Disiplin Kode Etik Profesi Polri

Aipda Aksan Kembali Meminta Maaf, Polda Sulsel: Aipda Aksan Telah Melanggar Disiplin Kode Etik Profesi Polri

Makassar
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 5 Desember 2022: Pagi Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 5 Desember 2022: Pagi Cerah Berawan

Makassar
Pasca-banjir, 15 Balita di Pinrang Sulawesi Selatan Terserang DBD

Pasca-banjir, 15 Balita di Pinrang Sulawesi Selatan Terserang DBD

Makassar
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 4 Desember 2022: Pagi Berawan Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 4 Desember 2022: Pagi Berawan Siang Hujan Ringan

Makassar
Wapres Dorong Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Syariah di Daerah

Wapres Dorong Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Syariah di Daerah

Makassar
Cerita Pilu Siswi SD di Luwu Diperkosa 9 Pria Tetangga, Terungkap dari Korban yang Bawa Banyak Uang Jajan

Cerita Pilu Siswi SD di Luwu Diperkosa 9 Pria Tetangga, Terungkap dari Korban yang Bawa Banyak Uang Jajan

Makassar
Kontroversi Pernyataan Aipda Aksan tentang Mafia di Polri, Sebut Jadi Polisi Harus Bayar, Berujung Permintaan Maaf

Kontroversi Pernyataan Aipda Aksan tentang Mafia di Polri, Sebut Jadi Polisi Harus Bayar, Berujung Permintaan Maaf

Makassar
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 3 Desember 2022: Pagi Berawan, Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 3 Desember 2022: Pagi Berawan, Siang Hujan Ringan

Makassar
Anggota Polisi di Tana Toraja Minta Kapolri Bersihkan Mafia di Tubuh Polri, Polda Sulsel Angkat Bicara

Anggota Polisi di Tana Toraja Minta Kapolri Bersihkan Mafia di Tubuh Polri, Polda Sulsel Angkat Bicara

Makassar
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.