Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

519 Napi Lapas Kelas IIA Palopo Dapat Remisi Idul Fitri, Kalapas: Negara Hemat Rp 336 Juta

Kompas.com - 10/04/2024, 20:11 WIB
Amran Amir,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

PALOPO, KOMPAS.com – Sebanyak 519 Narapidana (Napi) lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Palopo, Sulawesi Selatan mendapat remisi khusus Idul Fitri 1445 Hijriah, Rabu (10/4/2024).

Kepala Lapas Kelas IIA Palopo, Erwan Prasetyo mengatakan 519 Narapidana masing-masing mendapat pengurangan masa tahanan 15 hari, 1 bulan, 1 bulan 15 hari, dan 2 bulan.

Baca juga: 5.931 Napi di Sulsel Dapat Remisi Lebaran, 14 di Antaranya Langsung Bebas

“Remisi 15 hari sebanyak 66 orang, 1 bulan sebanyak 396 orang, 1 bulan 15 hari sebanyak 44 orang dan 2 bulan sebanyak 13 orang, jadi tidka ada yang langsung bebas,” kata kata Erwan saat dikonfirmasi, Rabu (10/4/2024).

Lanjut Erwan, dari 519 Narapidana yang memperoleh remisi kasus terbesar adalah narkotika sebanyak 328 orang terdiri dari 326 laki laki dan 2 orang perempuan.

Kemudian menyusul kasus perlindungan anak sebanyak 78 orang terdiri dari 77 laki-laki dan 1 orang perempuan. Selanjutnya kasus pidana umum sebanyak 77 orag terdiri dari 75 laki-laki dan 2 orang perempuan.

“Kasus-kasus lainnya yakni kasus kesehatan 23 orang terdiri dari 21 laki-laki dan 2 perempuan, kasus ITE 5 orang terdiri dari 2 laki-laki dan 3 perempuan, KDRT 1 orang laki-laki, Migas 1 orang laki-laki, Undang-undang Lalu Lintas 3 orang laki-laki dan kasus Korupsi 1 orang laki-laki,” ucap Erwan.

Menurut Erwan, pemberian remisi khusus Idul Fitri tahun 2024 berdampak positif terhadap penghematan anggaran.

“Pemberian remisi ini kepada Narapidana sebanyak 519 orang berdampak positif pada penghematan anggaran negara sebesar Rp 336.154.410,” ujar Erwan.

Erwan menambahkan bahwa, remisi ini merupakan pengurangan masa tahanan bagi narapidana beragama Islam yang telah memenuhi syarat dan ketentuan sesuai perundang-undangan.

“Pelaksanaan pemberian remisi khusus Idul Fitri tahun 2024 telah tercapai dengan indikator penilaian yakni semua Narapidana yang memenuhi syarat administrasi dan subtantif memperoleh remisi,” tutur Erwan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Karyawan Pabrik Mi Tewas Terjebak di Mesin Mikser, Polisi Periksa 5 Saksi

Karyawan Pabrik Mi Tewas Terjebak di Mesin Mikser, Polisi Periksa 5 Saksi

Makassar
Dua Kelompok Mahasiswa di UNM Bentrok, 33 Orang Diamankan

Dua Kelompok Mahasiswa di UNM Bentrok, 33 Orang Diamankan

Makassar
Karyawan Pabrik Mi Instan di Makassar Tewas, Terjebak di Mesin Pengaduk Bumbu

Karyawan Pabrik Mi Instan di Makassar Tewas, Terjebak di Mesin Pengaduk Bumbu

Makassar
Kejari Tangkap 'Riri Chester', Musisi Makassar DPO Kasus Penggelapan Rp 48 Juta

Kejari Tangkap "Riri Chester", Musisi Makassar DPO Kasus Penggelapan Rp 48 Juta

Makassar
Cerita Istri Polisi Pergoki Suaminya Bermesraan dengan Wanita Lain, Diseret Mobil hingga Terlempar

Cerita Istri Polisi Pergoki Suaminya Bermesraan dengan Wanita Lain, Diseret Mobil hingga Terlempar

Makassar
Ibu Hamil Korban Longsor Luwu Melahirkan, Anaknya Diberi Nama oleh Kapolres Palopo

Ibu Hamil Korban Longsor Luwu Melahirkan, Anaknya Diberi Nama oleh Kapolres Palopo

Makassar
Iringan Pengantar Jemaah Haji Tabrak Pembatas Jalur Trans-Sulawesi, 7 Penumpang Kritis

Iringan Pengantar Jemaah Haji Tabrak Pembatas Jalur Trans-Sulawesi, 7 Penumpang Kritis

Makassar
Tanggul Jebol, Ratusan Rumah Warga di Desa Lawewe Luwu Utara Terendam Air

Tanggul Jebol, Ratusan Rumah Warga di Desa Lawewe Luwu Utara Terendam Air

Makassar
Nelayan Hilang di Perairan Barru Sulsel, Tim SAR Temukan Perahu Korban Rusak

Nelayan Hilang di Perairan Barru Sulsel, Tim SAR Temukan Perahu Korban Rusak

Makassar
Pria Aniaya Mantan Pacar di Makassar Ditangkap, Motifnya Emosi Tidak Diacuhkan Korban

Pria Aniaya Mantan Pacar di Makassar Ditangkap, Motifnya Emosi Tidak Diacuhkan Korban

Makassar
Terjebak Longsor, Ibu Hamil di Mamasa Ditandu Menuju Puskesmas

Terjebak Longsor, Ibu Hamil di Mamasa Ditandu Menuju Puskesmas

Makassar
Cerita Fatmawati, Rela 'Resign' Sales Mobil demi Jadi Petugas di Asrama Haji Sudiang Makassar

Cerita Fatmawati, Rela "Resign" Sales Mobil demi Jadi Petugas di Asrama Haji Sudiang Makassar

Makassar
Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Makassar
3 Hari Tak Keluar Kontrakan, Buruh Bangunan di Makassar Ditemukan Tewas Membusuk

3 Hari Tak Keluar Kontrakan, Buruh Bangunan di Makassar Ditemukan Tewas Membusuk

Makassar
Kejati Sulsel Tangkap DPO Kasus Korupsi Asal Papua Barat dan Penyelundupan BBM Kaltim

Kejati Sulsel Tangkap DPO Kasus Korupsi Asal Papua Barat dan Penyelundupan BBM Kaltim

Makassar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com