Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Ameroro, Berharap Reduksi Banjir di Konawe

Kompas.com - 14/05/2024, 16:56 WIB
Kiki Andi Pati,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

KENDARI, KOMPAS. com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Ameroro di Desa Tamesansi, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe dan pembangunan infrastruktur kawasan strategis pariwisata nasional Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Selasa (14/5/2024).

Proyek yang digarap melalui kerja sama operasi (KSO) dengan PT Adhi Karya (Persero) Tbk., (Adhi Karya) (KSO HK-Adhi) tersebut menghabiskan anggaran Rp 1,57 triliun, di mana kapasitas daya tampung sampai 88 juta meter kubik. 

Presiden Jokowi mengatakan, Bendungan Ameroro merupakan bendungan ke 40 yang diresmikan di Indonesia.

Bendungan Ameroro dibangun sebagai salah satu upaya penyedia sumber daya air jangka panjang di saat dunia mengalami krisis air. 

“Saat ini, sudah banyak negara di dunia yang sulit mendapatkan air. Kita berharap, warga nantinya tidak kesulitan sumber air di masa mendatang,” kata Jokowi dalam sambutannya. 

Baca juga: PDI-P Tutup Pintu Bobby di Pilkada Sumut 2024, Gibran: Tenang Aja

Baca juga: Kala Dua Siswa di Mamuju Sulbar Hafal Pancasila lalu Dapat Sepeda dari Jokowi...

Mereduksi banjir di Konawe

Presiden berharap manfaat dari Bendungan Ameroro jauh lebih besar daripada uang yang dipakai. Diharapkan nantinya bendungan ini dapat mereduksi banjir di Konawe.

"Dibangun dengan biaya Rp 1,57 triliun, satu setengah triliun, ini duit semuanya. Tetapi kita berharap manfaatnya jauh lebih besar dari uang yang telah dipakai untuk bangun Bendungan Ameroro ini," kata dia.

Saat peresmian Bendungan Ameroro, Presiden Jokowi didampingi Menteri PUPR Basuki, Menteri Kesehatan Budi Karya Sumadi, dan Mensetneg Pratikno. Hadir Pula PJ Gubernur Sulawesi Tenggara Andap Budhi Revianto.

Baca juga: Tambang Timah Ilegal di Bangka Diigerebek, 3 Pelaku Diamankan, Nilainya Mencapai Rp 1,2 Miliar

Dirjen SDA Kementerian PUPR, Bob Arthur L menjelaskan, Ameroro merupakan bendungan ke 60 yang akan dibangun selama 10 tahun kepemimpinan Presiden Jokowi. 

Sebelumnya, Indonesia sudah memiliki 231 bendungan yang sudah dibangun. Ditambah 60 bendungan, sudah ada dan 292 bendungan baru.

“Rencana akan ada 11 bendungan baru. Sehingga, total nantinya akan ada 303 bendungan di Indonesia,” lanjutnya. 

Baca juga: Cerita Warga, Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Ditembak Oknum TNI AL

Pembangunan bendungan Ameroro

Bendungan AmeroroDok. PT Hutama Karya (Persero). Bendungan Ameroro

Bendungan Ameroro dibangun selama 3 tahun dan pembangunan dimulai pada 2020, selesai pada 2023 dengan biaya pengerjaan sekitar Rp 1, 57 triliun.

Bendungan Ameroro memiliki kapasitas tampung air sebesar 88 juta meter kubik. Dengan luas genangan danau sekitar 376 hektare.

Bendungan juga menjadi pembangkit listrik tenaga mikrohidro dengan kekuatan 1,3 Mega Watt.

Halaman:


Terkini Lainnya

Karyawan Pabrik Mi Tewas Terjebak di Mesin Mikser, Polisi Periksa 5 Saksi

Karyawan Pabrik Mi Tewas Terjebak di Mesin Mikser, Polisi Periksa 5 Saksi

Makassar
Dua Kelompok Mahasiswa di UNM Bentrok, 33 Orang Diamankan

Dua Kelompok Mahasiswa di UNM Bentrok, 33 Orang Diamankan

Makassar
Karyawan Pabrik Mi Instan di Makassar Tewas, Terjebak di Mesin Pengaduk Bumbu

Karyawan Pabrik Mi Instan di Makassar Tewas, Terjebak di Mesin Pengaduk Bumbu

Makassar
Kejari Tangkap 'Riri Chester', Musisi Makassar DPO Kasus Penggelapan Rp 48 Juta

Kejari Tangkap "Riri Chester", Musisi Makassar DPO Kasus Penggelapan Rp 48 Juta

Makassar
Cerita Istri Polisi Pergoki Suaminya Bermesraan dengan Wanita Lain, Diseret Mobil hingga Terlempar

Cerita Istri Polisi Pergoki Suaminya Bermesraan dengan Wanita Lain, Diseret Mobil hingga Terlempar

Makassar
Ibu Hamil Korban Longsor Luwu Melahirkan, Anaknya Diberi Nama oleh Kapolres Palopo

Ibu Hamil Korban Longsor Luwu Melahirkan, Anaknya Diberi Nama oleh Kapolres Palopo

Makassar
Iringan Pengantar Jemaah Haji Tabrak Pembatas Jalur Trans-Sulawesi, 7 Penumpang Kritis

Iringan Pengantar Jemaah Haji Tabrak Pembatas Jalur Trans-Sulawesi, 7 Penumpang Kritis

Makassar
Tanggul Jebol, Ratusan Rumah Warga di Desa Lawewe Luwu Utara Terendam Air

Tanggul Jebol, Ratusan Rumah Warga di Desa Lawewe Luwu Utara Terendam Air

Makassar
Nelayan Hilang di Perairan Barru Sulsel, Tim SAR Temukan Perahu Korban Rusak

Nelayan Hilang di Perairan Barru Sulsel, Tim SAR Temukan Perahu Korban Rusak

Makassar
Pria Aniaya Mantan Pacar di Makassar Ditangkap, Motifnya Emosi Tidak Diacuhkan Korban

Pria Aniaya Mantan Pacar di Makassar Ditangkap, Motifnya Emosi Tidak Diacuhkan Korban

Makassar
Terjebak Longsor, Ibu Hamil di Mamasa Ditandu Menuju Puskesmas

Terjebak Longsor, Ibu Hamil di Mamasa Ditandu Menuju Puskesmas

Makassar
Cerita Fatmawati, Rela 'Resign' Sales Mobil demi Jadi Petugas di Asrama Haji Sudiang Makassar

Cerita Fatmawati, Rela "Resign" Sales Mobil demi Jadi Petugas di Asrama Haji Sudiang Makassar

Makassar
Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Makassar
3 Hari Tak Keluar Kontrakan, Buruh Bangunan di Makassar Ditemukan Tewas Membusuk

3 Hari Tak Keluar Kontrakan, Buruh Bangunan di Makassar Ditemukan Tewas Membusuk

Makassar
Kejati Sulsel Tangkap DPO Kasus Korupsi Asal Papua Barat dan Penyelundupan BBM Kaltim

Kejati Sulsel Tangkap DPO Kasus Korupsi Asal Papua Barat dan Penyelundupan BBM Kaltim

Makassar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com