Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sulbar Bakal Jadi Penyuplai Produk Pangan IKN, Pemprov Genjot Produksi Pertanian

Kompas.com - 14/05/2024, 15:26 WIB
Himawan,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

MAMUJU, KOMPAS.com - Pemerintah provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) kini terus melakukan upaya peningkatan produksi di sektor pertanian dan perkebunan setelah ada wacana Sulbar dijadikan penyuplai produk pangan untuk kebutuhan penduduk di Ibu Kota Nusantara (IKN) nanti.

Upaya ini untuk merespons perkataan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang berharap Sulbar akan menjadi gudang suplai pangan penduduk IKN yang akan bertambah 1-2 juta orang.

Baca juga: Sulbar akan Jadi Penyuplai Produk Pangan untuk IKN, Kementan Beri Benih Gratis

Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Sulbar Muhammad Idris mengatakan, salah satu produk pangan yang kini tengah dioptimalkan produksinya ialah beras.

Idris mengatakan bahwa pasokan beras di Sulbar saat ini sudah surplus. Namun dia menyebut tetap akan menambah produksi beras untuk kebutuhan penduduk IKN nanti.

Salah satu langkah yang dilakukan pemprov Sulbar untuk mewujudkan hal itu ialah menambah lahan sawah sekitar seribu hektar.

"Kita akan tambah kurang lebih seribu hektar untuk memastikan suplai beras tidak akan pernah habis walaupun sekarang kita sudah surplus. Tapi untuk kebutuhan IKN kita akan perkuat nanti," kata Idris saat dihubungi Kompas.com, Selasa (14/5/2024).

Idris menambabkan bahwa tak hanya beras, tetapi produksi pangan di bidang hortikultura seperti sayuran dan buah-buahan akan juga akan ditingkatkan untuk memastikan suplai ke IKN tetap tersedia.

Pemprov Sulbar akan melibatkan berbagai pihak untuk mewujudkan hal itu terutama keterlibatan para petani. Idris mengatakan bahwa para petani di Sulbar harus sepemahaman agar bisa menghasilkan produk dengan mutu yang tinggi.

"Itu yang sedang kami perjuangkan untuk pemenuhan kebutuhan di IKN," ujar Idris.

Selain mempercepat produksi pangan di bidang pertanian dan perkebunan, Idris juga menyebut Sulbar juga akan berfokus untuk meningkatkan produksi di bidang peternakan.

Menurut Idris, kebutuhan daging pun akan meningkay di IKN nantinya mengingat kedutaan besar negara-negara asing akan pindah kesana. Untuk itu, agar produksi daging di Sulbar meningkat, pemprov Sulbar saat ini sedang membangun kohesi dengan pemerintah kabupaten di Sulbar.

"Sekarang ini kita ingin membangun kohesi dulu dengan kawan-kawan di kabupaten sehingga nanti kabupaten akan bergerak untuk menyiapkan kebutuhan-kebutuhan itu secara kontinu. Itu yang paling utama kita dorong," tandas Idris.

Baca juga: Polisi Selidiki Kasus Keracunan Massal Balita dan Baduta di Majene Sulbar, Kadin DPPKB Diperiksa

Sebelumnya diberitakan, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan bantuan benih untuk 5.000 hektar sawah dan 5.000 hektar jagung gratis kepada Pemerintah Sulawesi Barat (Sulbar).

Mentan Amran bilang pemberian bantuan benih itu diharapkan bisa meningkatkan produksi sektor pertanian dan perkebunan di Sulawesi Barat. Sehingga diharapkan pertanian dan perkebunan Sulawesi Barat bisa menjadi gudang suplai pangan penduduk untuk Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Harapan kita nanti Sulawesi Barat mandiri pangan, berdaulat, bila perlu ekspor. Sulbar ini adalah wilayah strategis, bisa mensuplai Makasar yang menjadi pintu gerbang Indonesia Timur juga nanti mensuplai IKN yang penduduknya nanti akan bertambah 1-2 juta orang. Yang menyiapkan makannya adalah Sulbar," ujarnya dalam siaran persnya, Senin (13/5/2024).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Karyawan Pabrik Mi Tewas Terjebak di Mesin Mikser, Polisi Periksa 5 Saksi

Karyawan Pabrik Mi Tewas Terjebak di Mesin Mikser, Polisi Periksa 5 Saksi

Makassar
Dua Kelompok Mahasiswa di UNM Bentrok, 33 Orang Diamankan

Dua Kelompok Mahasiswa di UNM Bentrok, 33 Orang Diamankan

Makassar
Karyawan Pabrik Mi Instan di Makassar Tewas, Terjebak di Mesin Pengaduk Bumbu

Karyawan Pabrik Mi Instan di Makassar Tewas, Terjebak di Mesin Pengaduk Bumbu

Makassar
Kejari Tangkap 'Riri Chester', Musisi Makassar DPO Kasus Penggelapan Rp 48 Juta

Kejari Tangkap "Riri Chester", Musisi Makassar DPO Kasus Penggelapan Rp 48 Juta

Makassar
Cerita Istri Polisi Pergoki Suaminya Bermesraan dengan Wanita Lain, Diseret Mobil hingga Terlempar

Cerita Istri Polisi Pergoki Suaminya Bermesraan dengan Wanita Lain, Diseret Mobil hingga Terlempar

Makassar
Ibu Hamil Korban Longsor Luwu Melahirkan, Anaknya Diberi Nama oleh Kapolres Palopo

Ibu Hamil Korban Longsor Luwu Melahirkan, Anaknya Diberi Nama oleh Kapolres Palopo

Makassar
Iringan Pengantar Jemaah Haji Tabrak Pembatas Jalur Trans-Sulawesi, 7 Penumpang Kritis

Iringan Pengantar Jemaah Haji Tabrak Pembatas Jalur Trans-Sulawesi, 7 Penumpang Kritis

Makassar
Tanggul Jebol, Ratusan Rumah Warga di Desa Lawewe Luwu Utara Terendam Air

Tanggul Jebol, Ratusan Rumah Warga di Desa Lawewe Luwu Utara Terendam Air

Makassar
Nelayan Hilang di Perairan Barru Sulsel, Tim SAR Temukan Perahu Korban Rusak

Nelayan Hilang di Perairan Barru Sulsel, Tim SAR Temukan Perahu Korban Rusak

Makassar
Pria Aniaya Mantan Pacar di Makassar Ditangkap, Motifnya Emosi Tidak Diacuhkan Korban

Pria Aniaya Mantan Pacar di Makassar Ditangkap, Motifnya Emosi Tidak Diacuhkan Korban

Makassar
Terjebak Longsor, Ibu Hamil di Mamasa Ditandu Menuju Puskesmas

Terjebak Longsor, Ibu Hamil di Mamasa Ditandu Menuju Puskesmas

Makassar
Cerita Fatmawati, Rela 'Resign' Sales Mobil demi Jadi Petugas di Asrama Haji Sudiang Makassar

Cerita Fatmawati, Rela "Resign" Sales Mobil demi Jadi Petugas di Asrama Haji Sudiang Makassar

Makassar
Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Makassar
3 Hari Tak Keluar Kontrakan, Buruh Bangunan di Makassar Ditemukan Tewas Membusuk

3 Hari Tak Keluar Kontrakan, Buruh Bangunan di Makassar Ditemukan Tewas Membusuk

Makassar
Kejati Sulsel Tangkap DPO Kasus Korupsi Asal Papua Barat dan Penyelundupan BBM Kaltim

Kejati Sulsel Tangkap DPO Kasus Korupsi Asal Papua Barat dan Penyelundupan BBM Kaltim

Makassar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com