Kompas.com - 14/10/2022, 23:59 WIB

JENEPONTO, KOMPAS.com - Satu korban yang dinyatakan hilang dalam bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Jalur Trans Sulawesi, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan berhasil ditemukan oleh tim search and rescue (SAR).

Dua korban lainnya masih dinyatakan hilang.

Daeng Nakku (65), salah satu korban yang sebelumnya dinyatakan hilang dalam bencana banjir dan tanah longsor di Dusun Kompasa, Dusun Loka, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto berhasil ditemukan meski dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Baca juga: Longsor di Jalur Trans Sulawesi, 3 Orang Tertimbun

Jasad korban ditemukan pada pukul 17:05 WITA Jumat, (14/10/22) dengan jarak 100 meter dari titik longsor.

"Satu korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa dan ditemukan berjarak 100 meter dari titik longsor dimana kami perkirakan korban terseret arus banjir yang deras" Iptu Sukardi, Kapolsek Kelara yang dikonfirmasi Kompas.com melalui sambungan telepon.

Jasad Daeng Nakku langsung dievakuasi ke rumah duka yang berjarak 1 kilometer dari titik longsor.

Baca juga: Tebing Longsor, Jalur ke Sukamade Banyuwangi Terputus, Warga Terisolasi

Dua korban lainnya, Sangkala (55), warga Dusun Balewang, Desa Ujung Bulu, Kecamatan Rumbia, Kabupaten dan Wahyu (35), warga Kabupaten Bantaeng masih dinyatakan hilang.

Proses pencarian  dinyatakan ditutup sementara lantaran terkendala minimnya alat penerang dan hujan masih terus mengguyur.

"Dari hasil koordinasi bersama tim SAR gabungan maka kami memutuskan untuk menutup sementara proses pencarian, jadi proses pencurian dihentikan sementara tepat pukul 18:00 WITA karena terkendala dengan minimnya alat penerang dan hujan masih terus mengguyur" kata Abdul Rajab, Camat Rumbia melalui sambungan telepon.

Pencarian akan kembali dilanjutkan pada pagi hari. Sebelumnya diberitakan bahwa hujan deras yang terus mengguyur mengakibatkan longsor di Jalur Trans Sulawesi Kecamatan Rumbia pada pukul 13:00 WITA dan mengakibatkan tiga korban tertimbun material longsor.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rapat Paripurna di Luwu Nyaris Jadi Ring Adu Jotos, Berawal dari Mikrofon Kurang Baik

Rapat Paripurna di Luwu Nyaris Jadi Ring Adu Jotos, Berawal dari Mikrofon Kurang Baik

Makassar
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 1 Desember 2022: Pagi hingga Sore Hujan Ringan-Sedang

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 1 Desember 2022: Pagi hingga Sore Hujan Ringan-Sedang

Makassar
Ancam Bakar Motor Driver Ojol, Anak Jalanan Bonyok Diamuk Massa

Ancam Bakar Motor Driver Ojol, Anak Jalanan Bonyok Diamuk Massa

Makassar
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 30 November 2022: Hujan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 30 November 2022: Hujan Sepanjang Hari

Makassar
Kronologi Polisi Todongkan Pistol ke Santri di Gowa, Tuduh Korban Lempari Rumahnya dengan Batu

Kronologi Polisi Todongkan Pistol ke Santri di Gowa, Tuduh Korban Lempari Rumahnya dengan Batu

Makassar
Daftar UMP 2023 di Sulawesi dan Gorontalo, Mana yang Kenaikannya Paling Tinggi?

Daftar UMP 2023 di Sulawesi dan Gorontalo, Mana yang Kenaikannya Paling Tinggi?

Makassar
Anak SD Berusia 11 tahun di Luwu Diperkosa Pemuda Tetangganya Sendiri

Anak SD Berusia 11 tahun di Luwu Diperkosa Pemuda Tetangganya Sendiri

Makassar
Anggota Polisi Mengamuk di Ponpes Gowa, Todongkan Pistol hingga Tarik Kerah Baju Santri

Anggota Polisi Mengamuk di Ponpes Gowa, Todongkan Pistol hingga Tarik Kerah Baju Santri

Makassar
Gubernur Sulsel Teken UMP 2023, Naik 6,9 Persen Jadi Rp 3.385.145

Gubernur Sulsel Teken UMP 2023, Naik 6,9 Persen Jadi Rp 3.385.145

Makassar
Mantan Pimpinan Bulog Pinrang Blak-blakan Soal Raibnya 500 Ton Beras, untuk Dongkrak Target KPSA

Mantan Pimpinan Bulog Pinrang Blak-blakan Soal Raibnya 500 Ton Beras, untuk Dongkrak Target KPSA

Makassar
Terdakwa Pelanggaran HAM Berat di Paniai Bacakan Nota Pembelaan dan Merasa Difitnah

Terdakwa Pelanggaran HAM Berat di Paniai Bacakan Nota Pembelaan dan Merasa Difitnah

Makassar
Waspada Cuaca Buruk di Sulsel 3 Hari ke Depan

Waspada Cuaca Buruk di Sulsel 3 Hari ke Depan

Makassar
Polisi Tangkap 4 Pelajar Pembuat dan Pelaku Pembusuran di Makassar dan Gowa

Polisi Tangkap 4 Pelajar Pembuat dan Pelaku Pembusuran di Makassar dan Gowa

Makassar
Todongkan Pistol ke Santri di Ponpes Gowa, Anggota Polrestabes Makassar Diperiksa Propam

Todongkan Pistol ke Santri di Ponpes Gowa, Anggota Polrestabes Makassar Diperiksa Propam

Makassar
Polisi Tangkap 5 Penjudi Sabung Ayam, 1 di Antaranya PNS Pemprov Sulsel

Polisi Tangkap 5 Penjudi Sabung Ayam, 1 di Antaranya PNS Pemprov Sulsel

Makassar
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.