Diduga Gelapkan Uang Arisan Online, Karyawati Ditangkap Polisi

Kompas.com - 17/06/2022, 15:56 WIB

 

PALOPO, KOMPAS.com – Unit Reskrim Polsek Wara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan,  yang dipimpin Panit Reskrim IPTU Ahmad Akbar dan didukung oleh personel Resmob Polsek Panakukang mengamankan seorang perempuan berinisial WS (24) di jalan Boulevard, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassa, pada Kamis (16/6/2022) sekitar pukul 02.30 Wita.

Penangkapan WS dilakukan karena diduga telah melakukan penipuan dan atau penggelapan arisan online milik warga.

Baca juga: Jadi Bandar Arisan Online Bodong, Pasutri di Hulu Sungai Tengah Kalsel Ditangkap

Panit Reskrim IPTU Ahmad Akbar mengatakan penangkapan terduga pelaku sesuai laporan Polisi tanggal 23 Juli 2021. Pelapor atas nama Titi Darmawati.

“Setelah dilakukan penyelidikan terkait keberadaan pelaku, tim langsung ke lokasi setelah dilakukan koordinasi dengan personel Resmob Panakukang dan menangkap terduga WS  di Makassar saat sedang istirahat,” kata Akbar saat dikonfirmasi, Jumat  (17/6/2022) siang.

Terduga pelaku WS adalah seorang karyawati, warga asal Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu. Dia melakukan tindak penipuan dan atau penggelapan (arisan online) sejak April 2021 lalu.

Pada Selasa (27/4/2021) di jalan Dahlia Raya, Kelurahan Tompotikka, Kecamatan Wara, Kota Palopo, pelapor Titi Darmawati mengikuti arisan online grup 50 juta yang dibuat oleh pelaku. Pelapor mendapat urutan keenam dalam arisan tersebut.

 “Saat itu pelapor selaku member mulai mengirim atau mentransfer dana miliknya melalui ATM Bank BRI Unit Kartini Kota Palopo ke rekening pelaku sejumlah Rp3.600.000,- secara bertahap yakni 4 kali transfer, namun berjalan waktu arisan online yang dibuat oleh pelaku akhirnya bermasalah,” ucap Akbar.

Baca juga: Tersangkut Kasus Arisan Online Bodong Istrinya, Oknum Polisi di Banjarmasin Segera Disidang

Saat arisan online sudah bermasalah, pelapor menghubungi WS melalui nomor kontaknya secara berulang-ulang.

Namun, nomor yang dihubungi tidak terhubung atau hilang kontak, bahkan pelaku melarikan diri.

Arisan online yang diikuti pelapor Titi Darmawati mengalami kerugian materil sejumlah Rp 14.400.000, sehingga melaporkan kejadian tersebut ke Mako Polsek Wara,” ujar Akbar.

Saat ini pelaku diamankan di Ruang Unit Reskrim Polsek Wara guna proses hukum lebih lanjut.

 

 

 

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aksi Anarkis Suporter PSM Makassar di Kantor Gubernur Sulsel Dilaporkan ke Polisi

Aksi Anarkis Suporter PSM Makassar di Kantor Gubernur Sulsel Dilaporkan ke Polisi

Makassar
Mantan Kapolres Palopo Laporkan Aipda Aksan Terkait Cuitannya 'Mafia di Tubuh Polri' di Medsos

Mantan Kapolres Palopo Laporkan Aipda Aksan Terkait Cuitannya "Mafia di Tubuh Polri" di Medsos

Makassar
7 Pakaian Adat Sulawesi Selatan, Ternyata Tak Hanya Baju Bodo

7 Pakaian Adat Sulawesi Selatan, Ternyata Tak Hanya Baju Bodo

Makassar
Buntut Video Viral Aipda Aksan, Mabes Polri Periksa Polres Palopo, Polres Luwu, dan Polres Tana Toraja

Buntut Video Viral Aipda Aksan, Mabes Polri Periksa Polres Palopo, Polres Luwu, dan Polres Tana Toraja

Makassar
Tuntut Pembangunan Stadion Mattoangin, Suporter PSM Makassar Demo, Berakhir Ricuh hingga Robohkan Pagar

Tuntut Pembangunan Stadion Mattoangin, Suporter PSM Makassar Demo, Berakhir Ricuh hingga Robohkan Pagar

Makassar
Polisi Tangkap 6 dari 9 Pemerkosa Bocah SD Berusia 11 Tahun di Luwu

Polisi Tangkap 6 dari 9 Pemerkosa Bocah SD Berusia 11 Tahun di Luwu

Makassar
Aipda Aksan Kembali Meminta Maaf, Polda Sulsel: Aipda Aksan Telah  Melanggar Disiplin Kode Etik Profesi Polri

Aipda Aksan Kembali Meminta Maaf, Polda Sulsel: Aipda Aksan Telah Melanggar Disiplin Kode Etik Profesi Polri

Makassar
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 5 Desember 2022: Pagi Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 5 Desember 2022: Pagi Cerah Berawan

Makassar
Pasca-banjir, 15 Balita di Pinrang Sulawesi Selatan Terserang DBD

Pasca-banjir, 15 Balita di Pinrang Sulawesi Selatan Terserang DBD

Makassar
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 4 Desember 2022: Pagi Berawan Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 4 Desember 2022: Pagi Berawan Siang Hujan Ringan

Makassar
Wapres Dorong Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Syariah di Daerah

Wapres Dorong Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Syariah di Daerah

Makassar
Cerita Pilu Siswi SD di Luwu Diperkosa 9 Pria Tetangga, Terungkap dari Korban yang Bawa Banyak Uang Jajan

Cerita Pilu Siswi SD di Luwu Diperkosa 9 Pria Tetangga, Terungkap dari Korban yang Bawa Banyak Uang Jajan

Makassar
Kontroversi Pernyataan Aipda Aksan tentang Mafia di Polri, Sebut Jadi Polisi Harus Bayar, Berujung Permintaan Maaf

Kontroversi Pernyataan Aipda Aksan tentang Mafia di Polri, Sebut Jadi Polisi Harus Bayar, Berujung Permintaan Maaf

Makassar
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 3 Desember 2022: Pagi Berawan, Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 3 Desember 2022: Pagi Berawan, Siang Hujan Ringan

Makassar
Anggota Polisi di Tana Toraja Minta Kapolri Bersihkan Mafia di Tubuh Polri, Polda Sulsel Angkat Bicara

Anggota Polisi di Tana Toraja Minta Kapolri Bersihkan Mafia di Tubuh Polri, Polda Sulsel Angkat Bicara

Makassar
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.