Longsor Timpa Rumah Warga di Ilan Batu Luwu, Pemiliknya Selamat saat Melompat Keluar Bersama Anaknya

Kompas.com - 10/05/2022, 23:03 WIB

LUWU, KOMPAS.com - Sebuah rumah rusak tertimpa longsoran tebing setinggi 20 meter, di Simbuang, Desa Ilan Batu, Kecamatan Walenrang Barat, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan saat diguyur hujan deras pada Senin (9/5/2022) malam.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Alamsyah mengatakan, dalam kejadian tersebut rumah dan harta benda milik Asriani Sarifah mengalami kerusakan.

Baca juga: Banjir Sungai Bua, Jembatan dan Talud di Luwu Sulsel Ambles

“Kejadiannya pada Senin malam sekitar pukul 21.00 Wita, rumah tersebut terdorong oleh material longsor dari atas bersamaan dengan hujan deras disertai petir, beruntung pemilik rumah selamat saat saat kejadian, hanya saja barang berupa 1 unit sepeda motor rusak dan sejumlah barang milik korban,” kata Alamsyah saat dikonfirmasi, Selasa (10/5/2022).

Sementara itu korban longsor atau pemilik rumah, Asriani Sarifah (40) mengatakan ia memilih mengungsi ke rumah keluarganya mengingat rumah yang ditempati bersama 2 anaknya kini rusak parah.

“Mau ke mana lagi kami mengungsi kalau tidak ke rumah keluarga, apalagi kondisi rumah rusak parah,” ucap Asriani.

Asriani mengatakan saat kejadian dia hanya berdua dengan anak bungsunya bernama Marsa (7), sementara anaknya yang pertama Tiara (13) sedang keluar rumah membeli perlengkapan sekolah.

“Jadi waktu terjadi longsor terdengar ada gemuruh dan bunyi kayu patah, rumah juga pelan-pelan bergoyang, di situlah saat bunyi kayu patah rumah sudah terdorong jadi saya pegang kuat anak saya dalam rumah untuk menyelamatkan diri,” ujar Asriani.

Lanjut Asriani, kondisi saat itu, hujan dan gelap gulita air pun banjir di jalan. “Jadi saya melompat keluar rumah bersama anak saya dalam kondisi gelap dan banjir, beruntung setelah kami melompat dan selamat rumah sudah rusak,” tutur Asriani.

Asriani berharap pemerintah membantu perbaikan rumah, mengingat suaminya telah meninggal dunia 2 tahun lalu, dan kaki korban mengalami keseleo saat menyelamatkan diri.

Baca juga: Jusuf Kalla Investasi Rp 10 Triliun untuk Smelter Nikel di Luwu, Tahun Depan Sudah Beroperasi

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Kasatpol PP Makassar Gunakan Uang Negara untuk Bayar Oknum Polisi Habisi Pegawai Dishub

Mantan Kasatpol PP Makassar Gunakan Uang Negara untuk Bayar Oknum Polisi Habisi Pegawai Dishub

Makassar
Teror Busur Panah Kembali Telan Korban Jiwa, Pemuda di Gowa Tewas Setelah 2 Pekan Kritis

Teror Busur Panah Kembali Telan Korban Jiwa, Pemuda di Gowa Tewas Setelah 2 Pekan Kritis

Makassar
Drama Cinta Segitiga Berujung Maut, Eks Kasatpol PP Makassar Celakai Rivalnya dengan Santet hingga Peluru

Drama Cinta Segitiga Berujung Maut, Eks Kasatpol PP Makassar Celakai Rivalnya dengan Santet hingga Peluru

Makassar
Bunuh Pegawai Dishub Makassar, 2 Oknum Polisi Dibayar Rp 200 Juta

Bunuh Pegawai Dishub Makassar, 2 Oknum Polisi Dibayar Rp 200 Juta

Makassar
Kasatpol PP Makassar Bunuh Pegawai Dishub, Berawal dari Korban Tepergok Berduaan Saat Penyemprotan

Kasatpol PP Makassar Bunuh Pegawai Dishub, Berawal dari Korban Tepergok Berduaan Saat Penyemprotan

Makassar
Polisi Penembak Mati Pegawai Dishub Makassar Tunggu Instruksi Kapolda Sulsel untuk Sidang Kode Etik

Polisi Penembak Mati Pegawai Dishub Makassar Tunggu Instruksi Kapolda Sulsel untuk Sidang Kode Etik

Makassar
Rekontruksi Cinta Segitiga Pembunuhan Berencana Pegawai Dishub Makassar Digelar di 6 TKP, Hari Ini Dilanjutkan Kembali

Rekontruksi Cinta Segitiga Pembunuhan Berencana Pegawai Dishub Makassar Digelar di 6 TKP, Hari Ini Dilanjutkan Kembali

Makassar
Sampel Autopsi Jenazah Pemuda yang Tewas Usai Ditangkap Polisi Dibawa Ke Unhas

Sampel Autopsi Jenazah Pemuda yang Tewas Usai Ditangkap Polisi Dibawa Ke Unhas

Makassar
Gara-gara Uang Rp 200.000, Anak di Gowa Tikam Sang Ayah, Ini Kronologinya

Gara-gara Uang Rp 200.000, Anak di Gowa Tikam Sang Ayah, Ini Kronologinya

Makassar
Rekonstruksi Pembunuhan Pegawai Dishub Makassar, Ada Adegan Lempar Santet

Rekonstruksi Pembunuhan Pegawai Dishub Makassar, Ada Adegan Lempar Santet

Makassar
Polda Sulsel Akui Adanya Kesalahan Polisi yang Sebabkan Arfandi Tewas

Polda Sulsel Akui Adanya Kesalahan Polisi yang Sebabkan Arfandi Tewas

Makassar
Makam Pemuda di Makassar yang Tewas Setelah Ditangkap Polisi Dibongkar untuk Otopsi

Makam Pemuda di Makassar yang Tewas Setelah Ditangkap Polisi Dibongkar untuk Otopsi

Makassar
Akses Tak Memadai, Ketua Adat Rampi Berharap ke Presiden Jokowi

Akses Tak Memadai, Ketua Adat Rampi Berharap ke Presiden Jokowi

Makassar
Terjatuh Saat Ketahuan Mencuri Biji Nikel, Kakek di Bantaeng Tewas

Terjatuh Saat Ketahuan Mencuri Biji Nikel, Kakek di Bantaeng Tewas

Makassar
Jenazah Arfandi Dipulangkan dalam Keadaan Menyedihkan, 6 Polisi Makassar Dinyatakan Langgar Kode Etik

Jenazah Arfandi Dipulangkan dalam Keadaan Menyedihkan, 6 Polisi Makassar Dinyatakan Langgar Kode Etik

Makassar
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.