Gubernur Nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah Bakal Dengarkan Vonis Hakim Malam Ini

Kompas.com - 29/11/2021, 17:40 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (tengah) dikawal petugas setibanya di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (27/2/2021). KPK mengamankan Nurdin Abdullah melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) bersama lima orang lainnya dengan barang bukti sebuah koper berisi uang. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/aww. ANTARA FOTO/Dhemas ReviyantoGubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (tengah) dikawal petugas setibanya di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (27/2/2021). KPK mengamankan Nurdin Abdullah melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) bersama lima orang lainnya dengan barang bukti sebuah koper berisi uang. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/aww.

KOMPAS.com-Gubernur nonaktif Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah bakal mendengarkan vonis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Makassar pada malam ini, Senin (29/11/2021), sekitar 19.30 Wita.

Sidang ini sudah berlangsung sejak Senin sekitar 14.15 Wita. Setelah beberapa jam sidang berjalan, hakim ketua Ibrahim Paliano memutuskan untuk menskorsing.

Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nurdin, beserta pengacaranya mengikuti sidang ini lewat video conference.

Baca juga: Kasus Suap Nurdin Abdullah, Eks Sekretaris PUTR Sulsel Dituntut 4 Tahun Penjara

Saat ini lobi Pengadilan Negeri Makassar tempat hakim membacakan vonis sudah dipenuhi warga.

Nurdin Abdullah didakwa atas dugaan kasus suap dan gratifikasi perizinan proyek infrastruktur Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2019-2020.

Sebelumnya, Nurdin Abdullah dituntut 6 tahun penjara dan denda Rp 500 juta.

Jaksa KPK Zainal Abidin menyatakan, Nurdin Abdullah terbukti menerima suap senilai 150 ribu dolar Singapura atau sekitar Rp 1,596 miliar dan Rp 2,5 miliar.

Dia juga disebut menerima gratifikasi senilai Rp 7,587 miliar dan 200 ribu dolar Singapura atau setara Rp 2,128 miliar.

Baca juga: Nurdin Abdullah Disebut Gunakan Uang Gratifikasi untuk Bangun Masjid

Tuntutan tersebut berdasarkan dakwaan kesatu dan kedua dari pasal 12 huruf a Undang-undang (UU) No 31 Tahun 1999.

Sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo pasal 64 ayat (1) KUHP dan pasal 12 B UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo pasal 65 ayat (1) KUHP.

 

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Sidang Gubernur Sulsel Nonaktif Nurdin Abdullah Diskorsing, Vonis Dibacakan Pukul 19.30 Wita.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PLTB Sidrap, Kincir Angin Raksasa yang Memanen Energi untuk Menerangi Sulawesi

PLTB Sidrap, Kincir Angin Raksasa yang Memanen Energi untuk Menerangi Sulawesi

Makassar
Cerita Pulau Seram, Pernah Dilanda Tsunami dan Diguncang Gempa M 8,5, Ini Catatan Sejarahnya

Cerita Pulau Seram, Pernah Dilanda Tsunami dan Diguncang Gempa M 8,5, Ini Catatan Sejarahnya

Makassar
Biografi, Silsilah, dan Perjuangan Sultan Aji Muhammad Idris, Pahlawan Nasional Pertama dari Kalimantan Timur

Biografi, Silsilah, dan Perjuangan Sultan Aji Muhammad Idris, Pahlawan Nasional Pertama dari Kalimantan Timur

Makassar
Polda Sulsel Tegaskan Bukan Bendera Merah Putih Dikibarkan Saat Perayaan HUT Ormas MKGR Partai Golkar di Makassar

Polda Sulsel Tegaskan Bukan Bendera Merah Putih Dikibarkan Saat Perayaan HUT Ormas MKGR Partai Golkar di Makassar

Makassar
Sejarah Pulau Seram: Pemberian Nama, Lokasi, dan Hasil Alam

Sejarah Pulau Seram: Pemberian Nama, Lokasi, dan Hasil Alam

Makassar
Polisi Masih Selidiki Kasus Pencurian Benda Bersejarah Peninggalan Kerajaan Bone di Museum Lapawawoi

Polisi Masih Selidiki Kasus Pencurian Benda Bersejarah Peninggalan Kerajaan Bone di Museum Lapawawoi

Makassar
Bukan karena Divaksin, Pelajar di Parepare Lumpuh akibat Gangguan Tulang Belakang

Bukan karena Divaksin, Pelajar di Parepare Lumpuh akibat Gangguan Tulang Belakang

Makassar
Gong Terbesar di Indonesia Ternyata Ada di Makassar, Segini Diameter dan Beratnya

Gong Terbesar di Indonesia Ternyata Ada di Makassar, Segini Diameter dan Beratnya

Makassar
Pelajar di Parepare Sulsel Dikabarkan Lumpuh Usai Divaksin

Pelajar di Parepare Sulsel Dikabarkan Lumpuh Usai Divaksin

Makassar
Lempar Bus Rombongan DPRD Luwu Timur hingga Kacanya Pecah, 3 Remaja Ditangkap

Lempar Bus Rombongan DPRD Luwu Timur hingga Kacanya Pecah, 3 Remaja Ditangkap

Makassar
Polda Sulsel Bakal Kawal Ambulans, tapi Harus Diminta ke Kantor Polisi

Polda Sulsel Bakal Kawal Ambulans, tapi Harus Diminta ke Kantor Polisi

Makassar
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 19 Januari 2022: Hujan Turun Pagi hingga Malam

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 19 Januari 2022: Hujan Turun Pagi hingga Malam

Makassar
Video Viral Ambulans Terjebak Macet hingga Pasiennya Meninggal, Ini Kata Polisi

Video Viral Ambulans Terjebak Macet hingga Pasiennya Meninggal, Ini Kata Polisi

Makassar
Hatusaka, Gua Terdalam di Indonesia yang Ada di Pulau Seram

Hatusaka, Gua Terdalam di Indonesia yang Ada di Pulau Seram

Makassar
Cara Menuju Penajam Paser Utara, Ibu Kota Baru Nusantara, dengan Transportasi Darat, Laut, dan Udara

Cara Menuju Penajam Paser Utara, Ibu Kota Baru Nusantara, dengan Transportasi Darat, Laut, dan Udara

Makassar
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.