Pascabom Bunuh Diri, Jalan Depan Gereja Katedral Makassar Masih Ditutup

Kompas.com - 29/03/2021, 08:26 WIB
Petugas kepolisian berjaga di lokasi dugaan bom bunuh diri di depan Gereja Katolik Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021). ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/foc. ANTARA FOTO/ABRIAWAN ABHEPetugas kepolisian berjaga di lokasi dugaan bom bunuh diri di depan Gereja Katolik Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021). ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/foc.

KOMPAS.com- Ruas jalan di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, masih belum bisa dilalui kendaraan umum.

Hingga Senin (29/3/2021) pagi, sejumlah polisi masih berjaga di Jalan Kajaolalido, Kota Makassar.

Polisi bersenjata lengkap dan garis polisi masih ada di sekitar lokasi bom bunuh diri itu.

Baca juga: Beredar Foto Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar, Ini Kata Polisi

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan Kombes E Zulpan mengatakan, penutupan jalan dilakukan karena olah tempat kejadian perkara masih berlangsung.

"Mohon maaf sekarang masih olah TKP, jadi (jalan dan gereja) kami tutup," kata Zulpan saat diwawancarai Kompas TV.

Meski belum jelas sampai kapan penutupan jalan ini berlangsung, Zulpan menyatakan Gereja Katedral Makassar bisa kembali digunakan untuk ibadah saat Paskah pada 4 April 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagai informasi, bom bunuh diri terjadi di depan Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3/2021) sekitar 10.30 Wita.

Baca juga: Pasca Bom Katedral Makassar, Seluruh Markas Polisi dan Gereja di Jatim Dijaga Ketat

Saat menjalankan aksinya, pelaku masuk ke halaman gereja melalui pintu gerbang. Namun, mereka dihalau petugas keamanan gereja. Tidak lama setelah dihalau, bom meledak.

Kedua pelaku bom bunuh diri itu diketahui mengendarai sepeda motor bernomor polisi DD 5984 MD.

Dari hasil pemeriksaan, sepeda motor matic tersebut atas nama H yang beralamat di Pampang, Kecamatan Panakukang, Makassar.

Selain dua pelaku yang tewas, ada 20 korban lain yang mengalami luka.

Baca juga: Pelaku Teror di Makassar Datang Berboncengan, Keduanya Tewas

Dari jumlah itu, tinggal 13 di antaranya yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam Makassar, Rumah Sakit Stella Maris, dan Rumah Sakit Bhayangkara.

Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Merdisyam mengatakan, Rumah Sakit Bhayangkara kini merawat secara intensif korban yang mengalami luka bakar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Kompas TV
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendak Pergi ke Warung, Bocah SD di Kolaka Utara Diserang Anjing Gila, Ini Kondisinya

Hendak Pergi ke Warung, Bocah SD di Kolaka Utara Diserang Anjing Gila, Ini Kondisinya

Makassar
Ditangkap, Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar Jalani Tes Urine hingga Kejiwaan, Terungkap Fakta Ini

Ditangkap, Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar Jalani Tes Urine hingga Kejiwaan, Terungkap Fakta Ini

Makassar
Gara-gara Asmara, Sopir Taksi Online di Makassar Diculik, Polisi: Pelaku Ingin Beri Pelajaran ke Korban dan Istrinya

Gara-gara Asmara, Sopir Taksi Online di Makassar Diculik, Polisi: Pelaku Ingin Beri Pelajaran ke Korban dan Istrinya

Makassar
Nurdin Abdullah Akan Disidangkan secara Virtual di Pengadilan Tipikor Makassar

Nurdin Abdullah Akan Disidangkan secara Virtual di Pengadilan Tipikor Makassar

Makassar
Guru di Pangkep yang Belum Divaksin Dilarang Mengajar

Guru di Pangkep yang Belum Divaksin Dilarang Mengajar

Makassar
Salah Gunakan Status Pencari Suaka untuk Berkeliling Indonesia, 3 WN Sri Lanka Dideportasi

Salah Gunakan Status Pencari Suaka untuk Berkeliling Indonesia, 3 WN Sri Lanka Dideportasi

Makassar
Oknum Pelaku Pungli di Disdik Makassar Diduga Raup Puluhan Miliar Rupiah Tiap Tahun

Oknum Pelaku Pungli di Disdik Makassar Diduga Raup Puluhan Miliar Rupiah Tiap Tahun

Makassar
53 dari 56 Terduga Teroris yang Ditangkap di Sulsel Sudah Ditetapkan sebagai Tersangka

53 dari 56 Terduga Teroris yang Ditangkap di Sulsel Sudah Ditetapkan sebagai Tersangka

Makassar
Tersangka Penyuap Nurdin Abdullah Dipindahkan ke Lapas Makassar

Tersangka Penyuap Nurdin Abdullah Dipindahkan ke Lapas Makassar

Makassar
MT yang Tewas Ditembak Densus 88 Ternyata Pernah Teror Acara Syahrul Yasin Limpo

MT yang Tewas Ditembak Densus 88 Ternyata Pernah Teror Acara Syahrul Yasin Limpo

Makassar
Disebut Tak Sejalan, Wali Kota Makassar Copot Seluruh Ketua RT hingga Camat, Ini Penyebabnya

Disebut Tak Sejalan, Wali Kota Makassar Copot Seluruh Ketua RT hingga Camat, Ini Penyebabnya

Makassar
Wali Kota Makassar Ganti Semua Camat, Lurah, Ketua RW, dan RT: Mereka Dididik untuk Lawan Saya

Wali Kota Makassar Ganti Semua Camat, Lurah, Ketua RW, dan RT: Mereka Dididik untuk Lawan Saya

Makassar
Kesal Ibunya Sering Menangis, Jamal Bunuh Ayah Kandungnya

Kesal Ibunya Sering Menangis, Jamal Bunuh Ayah Kandungnya

Makassar
Pegawai Bank Sulselbar Diduga Selewengkan Dana Kredit Sejak 2016, Negara Merugi Rp 25 M

Pegawai Bank Sulselbar Diduga Selewengkan Dana Kredit Sejak 2016, Negara Merugi Rp 25 M

Makassar
Terpaut 39 Tahun, Pasangan Asal Bone Ini Sah Menjadi Suami Istri

Terpaut 39 Tahun, Pasangan Asal Bone Ini Sah Menjadi Suami Istri

Makassar
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.