Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Banjir di Luwu Utara Belum Surut, Kini Rendam Dua Kecamatan

Kompas.com - 03/04/2024, 09:26 WIB
Amran Amir,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

LUWU UTARA, KOMPAS.com - Banjir di Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel) meluas hingga dua kecamatan. Banjir merendam Kecamatan Baebunta Selatan dan Kecamatan Malangke Barat.

Diketahui banjir yang terjadi sejak Kamis (28/3/2024) disebabkan oleh jebolnya tanggul Sungai Rongkong di Desa Lembang - lembang, Kecamatan Baebunta Selatan, Luwu Utara. 

Camat Malangke Barat, Nasruddin Basri mengatakan ada tiga desa di Malangke Barat yang dilanda banjir.

Baca juga: Banjir Demak, Beban Ekonomi Masyarakat, dan Ancaman Utang...

“Desa yang terendam banjir yakni Desa Wara, Limbong Wara, dan Desa Cenning. Ketinggian banjir 60 hingga 80 sentimeter, saat ini kondisi banjir sudah mulai surut,” kata Nasruddin saat dikonfirmasi, Rabu (3/4/2024).

Menurut Nasruddin, banjir paling parah terjadi di Desa Wara yang merendam empat yakni Dusun Landungdou, Werinni, Durianbela, dan dusun Rakki-rakki.

“Banjir di Malangke barat merupakan banjir langganan setiap saat jika debit air Sungai Rongkong meluap terutama saat hujan deras di bagian hulu. Jumlah yang terdampak sedang diasesmen,” ucap Nasruddin.

Sementara, banjir di Kecamatan Baebunta Selatan berangsur surut. Namun permukiman warga di Desa Lembang-lembang dan Desa Lawewe masih terendam air.

“Kesimpulannya banjir sudah berangsur di dua desa tersebut jika dibandingkan dengan kondisi air yang kemarin,” ujar Ikhdiani, Camat Baebunta Selatan.

Ikhdiani mengatakan jumlah warga yang terdampak dari dua desa tersebut sebanyak 387 kepala keluarga (KK) dengan jumlah jiwa 1.039 terdiri dari bayi, balita dan ibu hamil.

“Di Desa Lembang-Lembang sebanyak 180 KK atau 424 jiwa, terdapat diantaranya 12 bayi, 18 balita, dan 3 orang ibu hamil yang berada di 2 dusun yaitu Dusun Balla Kajang dan Dusun Dadeko," katanya. 

"Sementara di Desa Lawewe ada 207 KK atau 615 jiwa, terdapat diantaranya 8 bayi, 40 balita dan 7 ibu hamil, berada di 5 lokasi banjir yakni Dusun Teppo, Dusun Tobaki, Dusun Lawewe, Dusun Lampo-Lempang dan Dusun Galinggang,” tutur Ikhdiani.

Sebelumnya diberitakan hujan deras di wilayah hulu Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, membuat Sungai Rongkong di Desa Lembang-lembang, Kecamatan Baebunta Selatan meluap.

Meluapnya sungai rongkong diperparah dengan jebolnya salah satu tanggul penahan air di desa tersebut.

Kepala Desa Lembang-lembang, Arwis Ansar mengatakan banjir terjadi sejak Kamis (28/3/2024) malam lalu dan hingga Minggu (31/3/2024) belum juga surut.

“Banjir pertama pada Senin (25/3/2024) kemudian banjir susulan terjadi pada Kamis (28/3/2024) malam, dan sampai sekarang sudah 3 hari tidak ada tanda-tanda surut, apalagi hujan deras terus terjadi di wilayah hulu,” kata Arwis Ansar saat dikonfirmasi, Minggu (31/3/2024) sore.

Baca juga: Derita Warga Demak, Banjir Surut, Lumpur Masih Menumpuk...

Ketinggian banjir bervariasi antara 50 hingga 150 sentimeter yang merendam permukiman warga, ruas jalan dan tanaman pertanian serta perkebunan.

“Kasihan kami di Lembang-lembang ada 70 unit rumah warga terendam banjir di 2 dusun yaitu Dusun Bala Kajang 55 unit rumah dan dusun Dadeko 15 unit rumah, aktivitas wargapun lumpuh,” ucap Arwis Ansar.

Lanjut Arwis Ansar, selain permukiman warga ratusan hektar lahan pertanian dan perkebunan warga terendam.

“Sesuai data kami di 2 dusun yang terdampak, ada 250 hektar lahan pertanian yang rusak akibat banjir, diantaranya Jagung, Kelapa Sawit, Kakao dan Kacang tanah. Kalau tanaman Jagung dan Kacang tanah bisa dipastikan sudah gagal panen sebanyak 100 hektar,” ujar Arwis Ansar.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Makassar
Perang-perangan Berujung Tawuran yang Libatkan Orang Dewasa dalam Momen Lebaran di Polewali Mandar

Perang-perangan Berujung Tawuran yang Libatkan Orang Dewasa dalam Momen Lebaran di Polewali Mandar

Makassar
Paman di Konawe Bunuh Keponakan Sendiri Sehari Setelah Lebaran

Paman di Konawe Bunuh Keponakan Sendiri Sehari Setelah Lebaran

Makassar
Libur Lebaran, Pantai Indah Bosowa Diserbu Pengunjung

Libur Lebaran, Pantai Indah Bosowa Diserbu Pengunjung

Makassar
Diduga Hilang Kendali Saat Setir Motor, Pemuda di Makassar Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik

Diduga Hilang Kendali Saat Setir Motor, Pemuda di Makassar Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik

Makassar
Momen Haru Narapidana Lapas Palopo Bertemu Keluarga, Berpelukan hingga Makan Bersama

Momen Haru Narapidana Lapas Palopo Bertemu Keluarga, Berpelukan hingga Makan Bersama

Makassar
Warga di Luwu Utara Rayakan Lebaran dalam Kondisi Banjir

Warga di Luwu Utara Rayakan Lebaran dalam Kondisi Banjir

Makassar
519 Napi Lapas Kelas IIA Palopo Dapat Remisi Idul Fitri, Kalapas: Negara Hemat Rp 336 Juta

519 Napi Lapas Kelas IIA Palopo Dapat Remisi Idul Fitri, Kalapas: Negara Hemat Rp 336 Juta

Makassar
5.931 Napi di Sulsel Dapat Remisi Lebaran, 14 di Antaranya Langsung Bebas

5.931 Napi di Sulsel Dapat Remisi Lebaran, 14 di Antaranya Langsung Bebas

Makassar
Aniaya dan Ludahi Wanita, Pria di Kendari Terancam Penjara 2 Tahun, Videonya Viral

Aniaya dan Ludahi Wanita, Pria di Kendari Terancam Penjara 2 Tahun, Videonya Viral

Makassar
Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Rabu 10 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Rabu 10 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Makassar
1.878 KK Terdampak Banjir Bandang di Gorontalo Utara

1.878 KK Terdampak Banjir Bandang di Gorontalo Utara

Makassar
Hujan Deras, Jalan Penghubung Antardaerah di Latuppa Palopo Tertutup Longsor

Hujan Deras, Jalan Penghubung Antardaerah di Latuppa Palopo Tertutup Longsor

Makassar
Pantauan Hilal 1 Syawal 1445 H, BMKG Makassar : Posisi Hilal 5 Derajat

Pantauan Hilal 1 Syawal 1445 H, BMKG Makassar : Posisi Hilal 5 Derajat

Makassar
Jelang Lebaran, 19.000 Penumpang Kapal Pelni Turun di Pelabuhan Murhum Baubau

Jelang Lebaran, 19.000 Penumpang Kapal Pelni Turun di Pelabuhan Murhum Baubau

Makassar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com