Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pencuri Brankas Perhiasan Milik Pengusaha di Makassar Ditangkap, Dilumpuhkan saat Kabur

Kompas.com - 16/05/2024, 19:25 WIB
Reza Rifaldi,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

MAKASSAR, KOMPAS.com- Pelaku pencurian brankas yang berisi perhiasan emas senilai Rp 300 juta di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), akhirnya dibekuk polisi.

Pria yang diketahui berinisial RR alias Rano (31) dibekuk oleh Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar dan Resmob Polsek Panakkukang di tempat persembunyiannya di Jalan Kerung-kerung, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Sulsel, pada Rabu (15/5/2024).

Kanit Reskrim Polsek Panakukkang Iptu Sangkala mengatakan, pelaku merupakan spesialis pembobol rumah kosong. Saat ini RR pun masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Panakkukang.

Baca juga: Rumah Mewah Milik Pengusaha di Makassar Disatroni Maling, Brankas Isi Emas Raib

"Benar, pelaku sudah diamankan kemarin malam. Pelaku ini menyasar rumah kosong. Pelaku ini residivis yang kasus sebelumnya juga sama, menargetkan perampokan di rumah mewah." kata Sangkala dikonfirmasi awak media, Kamis (16/5/2024).

Kata Sangkala, saat ini pihaknya masih melakukan identifikasi terhadap barang berharga dalam brankas tersebut.

"Brankasnya kita berhasil amankan juga, sementara tahap identifikasi perhiasan apa saja di dalam brankas tersebut," jelasnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Devi Sujana menjelaskan bahwa brankas yang diambil pelaku itu terletak di salah satu kamar di lantai dua rumah mewah tersebut.

"Pelaku ini melakukan aksinya saat rumah tersebut dalam keadaan kosong. Jadi dia leluasa membawa brankas berisi perhiasan yang disimpan di lantai dua rumah," ucapnya.

Devi bilang, pelaku terpaksa harus dilumpuhkan dengan timah panas di kedua kakinya lantaran mencoba kabur dan melawan petugas saat hendak diamankan.

Bahkan saat ini, beberapa perhiasan juga telah dijual dan digadai oleh pelaku dan hasilnya digunakan untuk keperluan sehari-hari.

"Sebagian sudah dijual ke seseorang yang sekarang sudah kita amankan juga," kata Devi.

Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan pasal terkait pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman kurang lebih lima tahun kurungan penjara.

"Kita kenakan pasal 480 KUHP," tandasnya.

Baca juga: Terlilit Utang Rp 10 Juta, Seorang Pria Nekat Curi 6 Ban Mobil Beserta Peleknya

Sebelumnya diberitakan, Rumah mewah milik seorang pengusaha di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), disatroni maling. Brangkas yang berisi berbagai macam perhiasan pun raib dibawa kabur.

Dari informasi, aksi pencurian brankas di rumah mewah berlantai tiga yang terletak di Jalan Athirah Raya, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulsel, itu terjadi pada Sabtu (11/5/2024).

Salah satu penghuni rumah yakni Jaelani Prasetya mengatakan, aksi pencurian itu terjadi sekitar pukul 18:00 WITA, saat rumah dalam keadaan sepi.

Atas peristiwa itu, kerugian disebut mencapai ratusan juta rupiah. Bahkan brankas penyimpanan juga dibawa kabur oleh maling tersebut.

"Isi brankas itu perhiasan, ada emas. Kalau totalnya mungkin Rp 300 juta," jelas Jaelani saat ditemui awak media di kediamannya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Senin 17 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Senin 17 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Makassar
Saat Sapi Kurban di Makassar Jatuh ke Sumur, 18 Petugas Damkar Diterjunkan untuk Evakuasi

Saat Sapi Kurban di Makassar Jatuh ke Sumur, 18 Petugas Damkar Diterjunkan untuk Evakuasi

Makassar
Lapangan Karebosi Jadi Lokasi Shalat Id di Kota Makassar, Ini Titik Parkirnya

Lapangan Karebosi Jadi Lokasi Shalat Id di Kota Makassar, Ini Titik Parkirnya

Makassar
Pesona Salukang Kallang, Goa Terpanjang di Indonesia

Pesona Salukang Kallang, Goa Terpanjang di Indonesia

Makassar
Kisah Pilu Kakek di Makassar Gendong Jenazah Cucunya Pakai Ojol Sejauh 53 Km

Kisah Pilu Kakek di Makassar Gendong Jenazah Cucunya Pakai Ojol Sejauh 53 Km

Makassar
Video Viral Jenazah Bayi di Makassar Diantar Ojol Sejauh 53 Km, RSUP Tadjuddin Chalid: Kami Mohon Maaf

Video Viral Jenazah Bayi di Makassar Diantar Ojol Sejauh 53 Km, RSUP Tadjuddin Chalid: Kami Mohon Maaf

Makassar
Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Makassar
Disdik Cari Penyebar Video Perundungan Siswa SMP di Makassar

Disdik Cari Penyebar Video Perundungan Siswa SMP di Makassar

Makassar
Sopir Ojol di Makassar Tempuh 53 Km Antar Jenazah Bayi karena Keluarga Tak Mampu Sewa Ambulans

Sopir Ojol di Makassar Tempuh 53 Km Antar Jenazah Bayi karena Keluarga Tak Mampu Sewa Ambulans

Makassar
Siswa SMP Difabel Korban Bully di Makassar Trauma Berat, Tak Mau Masuk Sekolah

Siswa SMP Difabel Korban Bully di Makassar Trauma Berat, Tak Mau Masuk Sekolah

Makassar
Akses di Dusun Ini Serba Terbatas, Ibu Hamil Harus Ditandu Lewati Bukit dan Hutan untuk Melahirkan

Akses di Dusun Ini Serba Terbatas, Ibu Hamil Harus Ditandu Lewati Bukit dan Hutan untuk Melahirkan

Makassar
KPU Palopo Buka Pendaftaran Pantarlih, Dibutuhkan 468 orang, Ini Syaratnya

KPU Palopo Buka Pendaftaran Pantarlih, Dibutuhkan 468 orang, Ini Syaratnya

Makassar
5.818 Calon Mahasiswa Baru Universitas Hasanuddin Lolos UTBK SNBT 2024

5.818 Calon Mahasiswa Baru Universitas Hasanuddin Lolos UTBK SNBT 2024

Makassar
Berniat Mendahului, Wanita di Makassar Tewas Terlindas Truk Molen

Berniat Mendahului, Wanita di Makassar Tewas Terlindas Truk Molen

Makassar
PPDB SMP di Palopo, Banyak Orangtua Pilih Datangi Sekolah untuk Daftarkan Anak

PPDB SMP di Palopo, Banyak Orangtua Pilih Datangi Sekolah untuk Daftarkan Anak

Makassar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com