Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

1.878 KK Terdampak Banjir Bandang di Gorontalo Utara

Kompas.com - 09/04/2024, 19:37 WIB
Rosyid A Azhar ,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

GORONTALO, KOMPAS.com – Data Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (Pusdalops BNPB) mengungkap, sebanyak 1.878 kepala keluarga atau 7079 jiwa menjadi korban bencana banjir bandang di sejumlah desa di Kecamatan Tolinggula Kabupaten Gorontalo Utara.

Para warga terdampak ini berasal dari Desa Tolinggula Pantai sebanyak 50 kepala keluarga atau 100 jiwa, Desa Ilomangga sebanyak 181 kepala keluarga atau 632 jiwa, Desa Molangga sebanyak 307 kepala keluarga atau 1.118 jiwa.

Kemudian Desa Tolinggula Tengah sebanyak 431 kepala keluarga atau 1.424 jiwa, Desa Tolite Jaya sebanyak 339 kepala keluarga atau 1.243 jiwa, Desa Tolinggula Ulu sebanyak 354 kepala keluarga atau 1.224 jiwa.

Desa Ilotunggula sebanyak 373 kepala keluarga atau 1.288 jiwa, Desa Limbato 50 kepala keluarga atau160 Jiwa, dan di Desa Desa Papualangi diterjang longsor.

Baca juga: Banjir Landa 6 Desa di Gorontalo Utara, Satu Rumah Warga Hanyut

Penjabat Gunernur Gorontalo Ismail Pakaya yang didampingi Penjabat Bupati Gorontalo Utara Sila N Botutihe meninjau kondisi para pengungsi, Senin (8/4/2024) malam.

Ismail mengunjungi Posko utama penganggulangan banjir bandang di halaman Rumah Sakit Tolinggula.

Ia juga meninjau korban banjir yang mengungsi di sepanjang jalan raya tidak jauh dari rumah yang terendam banjir. Ismail secara pribadi menyerahkan makanan siap saji dan air minum kemasan kepada para korban.

“Usai kunjungan lapangan kemarin Pj Gubernur Pak Ismail Pakaya dan Pj Bupati Gorontalo Utara Ibu Sila N Botutihe menggelar rapat darurat di Rumah Sakit Tolinggula yang dijadikan posko bencana,” kata Sefry Bobihoe Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Gorontalo Utara, Selasa (9/4/2024).

Baca juga: Banjir Bandang Rendam 203 Rumah di Bima

Pada rapat ini dilaporkan laporan bahwa saat ini Dinas Sosial, BPBD, TNI/Polri bersama Tagana Gorontalo utara, terus melaksanakan pendataan dan melakukan evakuasi barang berharga milik korban terdampak bersama aparat desa. BPBD menyediakan alat berat untuk penanganan masalah longsor.

Banjir bandang yang menghantam Kecamatan Tolinggula ini disebabkan curah hujan yang tinggi pada tanggal 7-8 April 2024 di wilayah Kecamatan Biau dan Kecamatan Tolinggula.

Di lapangan masyarakat terdampak banjir sangat membutuhkan makanan siap saji, selimut, dan pakaian.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Karyawan Pabrik Mi Tewas Terjebak di Mesin Mikser, Polisi Periksa 5 Saksi

Karyawan Pabrik Mi Tewas Terjebak di Mesin Mikser, Polisi Periksa 5 Saksi

Makassar
Dua Kelompok Mahasiswa di UNM Bentrok, 33 Orang Diamankan

Dua Kelompok Mahasiswa di UNM Bentrok, 33 Orang Diamankan

Makassar
Karyawan Pabrik Mi Instan di Makassar Tewas, Terjebak di Mesin Pengaduk Bumbu

Karyawan Pabrik Mi Instan di Makassar Tewas, Terjebak di Mesin Pengaduk Bumbu

Makassar
Kejari Tangkap 'Riri Chester', Musisi Makassar DPO Kasus Penggelapan Rp 48 Juta

Kejari Tangkap "Riri Chester", Musisi Makassar DPO Kasus Penggelapan Rp 48 Juta

Makassar
Cerita Istri Polisi Pergoki Suaminya Bermesraan dengan Wanita Lain, Diseret Mobil hingga Terlempar

Cerita Istri Polisi Pergoki Suaminya Bermesraan dengan Wanita Lain, Diseret Mobil hingga Terlempar

Makassar
Ibu Hamil Korban Longsor Luwu Melahirkan, Anaknya Diberi Nama oleh Kapolres Palopo

Ibu Hamil Korban Longsor Luwu Melahirkan, Anaknya Diberi Nama oleh Kapolres Palopo

Makassar
Iringan Pengantar Jemaah Haji Tabrak Pembatas Jalur Trans-Sulawesi, 7 Penumpang Kritis

Iringan Pengantar Jemaah Haji Tabrak Pembatas Jalur Trans-Sulawesi, 7 Penumpang Kritis

Makassar
Tanggul Jebol, Ratusan Rumah Warga di Desa Lawewe Luwu Utara Terendam Air

Tanggul Jebol, Ratusan Rumah Warga di Desa Lawewe Luwu Utara Terendam Air

Makassar
Nelayan Hilang di Perairan Barru Sulsel, Tim SAR Temukan Perahu Korban Rusak

Nelayan Hilang di Perairan Barru Sulsel, Tim SAR Temukan Perahu Korban Rusak

Makassar
Pria Aniaya Mantan Pacar di Makassar Ditangkap, Motifnya Emosi Tidak Diacuhkan Korban

Pria Aniaya Mantan Pacar di Makassar Ditangkap, Motifnya Emosi Tidak Diacuhkan Korban

Makassar
Terjebak Longsor, Ibu Hamil di Mamasa Ditandu Menuju Puskesmas

Terjebak Longsor, Ibu Hamil di Mamasa Ditandu Menuju Puskesmas

Makassar
Cerita Fatmawati, Rela 'Resign' Sales Mobil demi Jadi Petugas di Asrama Haji Sudiang Makassar

Cerita Fatmawati, Rela "Resign" Sales Mobil demi Jadi Petugas di Asrama Haji Sudiang Makassar

Makassar
Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Makassar
3 Hari Tak Keluar Kontrakan, Buruh Bangunan di Makassar Ditemukan Tewas Membusuk

3 Hari Tak Keluar Kontrakan, Buruh Bangunan di Makassar Ditemukan Tewas Membusuk

Makassar
Kejati Sulsel Tangkap DPO Kasus Korupsi Asal Papua Barat dan Penyelundupan BBM Kaltim

Kejati Sulsel Tangkap DPO Kasus Korupsi Asal Papua Barat dan Penyelundupan BBM Kaltim

Makassar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com