Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengintip Rumah Mewah SYL yang Disita KPK di Makassar, Seharga Rp 4,5 Miliar dan Dibangun Hanya Setahun

Kompas.com - 17/05/2024, 15:58 WIB
Reza Rifaldi,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

 

 

MAKASSAR, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sebuah rumah mewah milik eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). 

Rumah mewah berlantai dua itu terletak di dalam kawasan BTN CV Dewi Blok B4 Nomor 14, Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulsel. 

Dari pantauan Kompas.com, rumah ini berdiri di atas lahan seluas sekitar 10x15 meter dan berimpitan langsung dengan beberapa rumah warga lainnya. 

Baca juga: 10 Kasus Korupsi dengan Kerugian Negara Terbesar di Indonesia

Dari sekian banyak bangunan di sekitarnya, rumah yang didominasi warna putih dan hitam milik SYL tersebut memang terlihat paling mewah. 

Lampu-lampu klasik menambah kesan mewah pada rumah itu terlihat dari depan. Namun, dari pantauan, rumah itu masih dalam tahap proses renovasi. 

Tampak sejumlah bahan material masih tersimpan di garasi rumah yang ditutupi pagar setinggi 2,5 meter. 

Baca juga: Sederet Orang yang Divonis Hukuman Mati di Indonesia


Baca juga: Pro Kontra Wacana Hukuman Mati bagi Koruptor...

Pembangunan dilakukan pada awal 2023

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memfasilitasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mencecar eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), Jumat ?KOMPAS.com/Syakirun Ni'am Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memfasilitasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mencecar eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), Jumat ?

Di garasi, sejumlah material papan, gipsum, dan pipa paralon, dan tumpukan sak semen ditinggal di dalam garasi.

Ketua RW setempat Kamaruddin menjelaskan, pembangunan rumah tersebut diketahui dilakukan pada awal 2023 lalu. 

"Ini pembangunannya dari tahun 2023," ujarnya kepada awak media di sekitar rumah tersebut. 

Baca juga: Johnny G Plate dan Sederet Menteri Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi, Semuanya dari Partai

Kamaruddin menjelaskan, selama proses pembangunan, warga sekitar mengetahui bahwa rumah tersebut merupakan milik eks Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementan, Muhammad Hatta. 

"Kalau saya taunya dengan warga ini rumah Pak Hatta. Kalau Pak SYL saya tidak tahu, kalau Pak Hatta tidak pernah saya liat ke sini," ungkapnya. 

Sedangkan, Ketua RT setempat Mursidah yang sempat ikut dan menjadi saksi saat KPK melakukan penyitaan aset menjelaskan bahwa ada sekitar delapan penyidik yang datang. 

"Kurang lebih delapan orang kemarin, dua mobil. Tidak tahu mungkin yang di belakangnya (juga) satu mobil lagi. Saya saat itu di rumah, yang panggil ke sini orang KPK, jadi saya ke sini," bebernya.

Baca juga: Penangkapan Adelin Lis dan Daftar Panjang Buronan Kasus Korupsi yang Kabur ke Singapura

Kata Mursidah, kurang lebih tiga jam penyidik KPK melakukan proses penyitaan. Penyidik KPK juga sempat berkeliling dalam rumah untuk melakukan pemeriksaan. 

Halaman:


Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Senin 17 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Senin 17 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Makassar
Saat Sapi Kurban di Makassar Jatuh ke Sumur, 18 Petugas Damkar Diterjunkan untuk Evakuasi

Saat Sapi Kurban di Makassar Jatuh ke Sumur, 18 Petugas Damkar Diterjunkan untuk Evakuasi

Makassar
Lapangan Karebosi Jadi Lokasi Shalat Id di Kota Makassar, Ini Titik Parkirnya

Lapangan Karebosi Jadi Lokasi Shalat Id di Kota Makassar, Ini Titik Parkirnya

Makassar
Pesona Salukang Kallang, Goa Terpanjang di Indonesia

Pesona Salukang Kallang, Goa Terpanjang di Indonesia

Makassar
Kisah Pilu Kakek di Makassar Gendong Jenazah Cucunya Pakai Ojol Sejauh 53 Km

Kisah Pilu Kakek di Makassar Gendong Jenazah Cucunya Pakai Ojol Sejauh 53 Km

Makassar
Video Viral Jenazah Bayi di Makassar Diantar Ojol Sejauh 53 Km, RSUP Tadjuddin Chalid: Kami Mohon Maaf

Video Viral Jenazah Bayi di Makassar Diantar Ojol Sejauh 53 Km, RSUP Tadjuddin Chalid: Kami Mohon Maaf

Makassar
Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Makassar
Disdik Cari Penyebar Video Perundungan Siswa SMP di Makassar

Disdik Cari Penyebar Video Perundungan Siswa SMP di Makassar

Makassar
Sopir Ojol di Makassar Tempuh 53 Km Antar Jenazah Bayi karena Keluarga Tak Mampu Sewa Ambulans

Sopir Ojol di Makassar Tempuh 53 Km Antar Jenazah Bayi karena Keluarga Tak Mampu Sewa Ambulans

Makassar
Siswa SMP Difabel Korban Bully di Makassar Trauma Berat, Tak Mau Masuk Sekolah

Siswa SMP Difabel Korban Bully di Makassar Trauma Berat, Tak Mau Masuk Sekolah

Makassar
Akses di Dusun Ini Serba Terbatas, Ibu Hamil Harus Ditandu Lewati Bukit dan Hutan untuk Melahirkan

Akses di Dusun Ini Serba Terbatas, Ibu Hamil Harus Ditandu Lewati Bukit dan Hutan untuk Melahirkan

Makassar
KPU Palopo Buka Pendaftaran Pantarlih, Dibutuhkan 468 orang, Ini Syaratnya

KPU Palopo Buka Pendaftaran Pantarlih, Dibutuhkan 468 orang, Ini Syaratnya

Makassar
5.818 Calon Mahasiswa Baru Universitas Hasanuddin Lolos UTBK SNBT 2024

5.818 Calon Mahasiswa Baru Universitas Hasanuddin Lolos UTBK SNBT 2024

Makassar
Berniat Mendahului, Wanita di Makassar Tewas Terlindas Truk Molen

Berniat Mendahului, Wanita di Makassar Tewas Terlindas Truk Molen

Makassar
PPDB SMP di Palopo, Banyak Orangtua Pilih Datangi Sekolah untuk Daftarkan Anak

PPDB SMP di Palopo, Banyak Orangtua Pilih Datangi Sekolah untuk Daftarkan Anak

Makassar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com