Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pria di Luwu Utara Diamuk Massa, Diduga Hendak Perkosa Seorang Anak

Kompas.com - 15/04/2024, 08:49 WIB
Amran Amir,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

LUWU UTARA, KOMPAS.com - Seorang pria paruh baya berinisial SW (51) di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, diamuk massa karena diduga menculik hingga mencabuli, bocah perempuan NA (7), Minggu (14/4/2024).

Kasat Reskrim Polres Luwu Utara, AKP M Althof Sainuddin mengatakan, pelaku SW sudah diamankan untuk dimintai keterangan setelah babak belur karena diamuk massa.

Baca juga: Sopir Travel di Manggarai Perkosa Penumpangnya, Korban Berusia 15 Tahun

“Peristiwa itu terjadi di pasar Sentral Masamba di belakang ruko tepatnya dekat penggilingan daging, sekitar pukul 08.00 Wita. Warga melihat SW membawa (anak) NA ke gudang kosong dan (NA) meronta-ronta,” kata Althof Sainuddin, saat dikonfirmasi, Minggu (14/4/2024).

Althof berkata, awalnya ayah NA mengantar anaknya itu ke toilet sekitar pasar. Kemudian ayahnya kembali ke pasar untuk berjualan.

Saat SW melihat NA keluar dari toilet, pelaku langsung menarik tangan NA dan membawanya ke sebuah gudang kosong.

“Nyaris disetubuhi untungnya ada warga yang melihat NA sedang berontak dan menangis,” ucap Althof Sainuddin.

Setelah NA berteriak meronta, warga kemudian berteriak dan mendatangi lokasi hingga terjadi amuk massa.

“Warga marah dan mengamuk hingga menghakimi SW karena menduga melakukan tindak kekerasan terhadap anak,” ujar Althof Sainuddin.

Baca juga: Mengaku Pendeta, Pria di Surabaya Perkosa Wanita di Panti Jompo

Orangtua korban berinisial WY mengatakan bahwa pelaku SW diduga akan melakukan tindak pemerkosaan.

"Bukan menculik tapi saya duga akan melakukan pemerkosaan terhadap anak saya yang masih di bawah umur, anak saya masih kelas 1 SD,” tutur orang tua korban.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Senin 17 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Senin 17 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Makassar
Saat Sapi Kurban di Makassar Jatuh ke Sumur, 18 Petugas Damkar Diterjunkan untuk Evakuasi

Saat Sapi Kurban di Makassar Jatuh ke Sumur, 18 Petugas Damkar Diterjunkan untuk Evakuasi

Makassar
Lapangan Karebosi Jadi Lokasi Shalat Id di Kota Makassar, Ini Titik Parkirnya

Lapangan Karebosi Jadi Lokasi Shalat Id di Kota Makassar, Ini Titik Parkirnya

Makassar
Pesona Salukang Kallang, Goa Terpanjang di Indonesia

Pesona Salukang Kallang, Goa Terpanjang di Indonesia

Makassar
Kisah Pilu Kakek di Makassar Gendong Jenazah Cucunya Pakai Ojol Sejauh 53 Km

Kisah Pilu Kakek di Makassar Gendong Jenazah Cucunya Pakai Ojol Sejauh 53 Km

Makassar
Video Viral Jenazah Bayi di Makassar Diantar Ojol Sejauh 53 Km, RSUP Tadjuddin Chalid: Kami Mohon Maaf

Video Viral Jenazah Bayi di Makassar Diantar Ojol Sejauh 53 Km, RSUP Tadjuddin Chalid: Kami Mohon Maaf

Makassar
Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Makassar
Disdik Cari Penyebar Video Perundungan Siswa SMP di Makassar

Disdik Cari Penyebar Video Perundungan Siswa SMP di Makassar

Makassar
Sopir Ojol di Makassar Tempuh 53 Km Antar Jenazah Bayi karena Keluarga Tak Mampu Sewa Ambulans

Sopir Ojol di Makassar Tempuh 53 Km Antar Jenazah Bayi karena Keluarga Tak Mampu Sewa Ambulans

Makassar
Siswa SMP Difabel Korban Bully di Makassar Trauma Berat, Tak Mau Masuk Sekolah

Siswa SMP Difabel Korban Bully di Makassar Trauma Berat, Tak Mau Masuk Sekolah

Makassar
Akses di Dusun Ini Serba Terbatas, Ibu Hamil Harus Ditandu Lewati Bukit dan Hutan untuk Melahirkan

Akses di Dusun Ini Serba Terbatas, Ibu Hamil Harus Ditandu Lewati Bukit dan Hutan untuk Melahirkan

Makassar
KPU Palopo Buka Pendaftaran Pantarlih, Dibutuhkan 468 orang, Ini Syaratnya

KPU Palopo Buka Pendaftaran Pantarlih, Dibutuhkan 468 orang, Ini Syaratnya

Makassar
5.818 Calon Mahasiswa Baru Universitas Hasanuddin Lolos UTBK SNBT 2024

5.818 Calon Mahasiswa Baru Universitas Hasanuddin Lolos UTBK SNBT 2024

Makassar
Berniat Mendahului, Wanita di Makassar Tewas Terlindas Truk Molen

Berniat Mendahului, Wanita di Makassar Tewas Terlindas Truk Molen

Makassar
PPDB SMP di Palopo, Banyak Orangtua Pilih Datangi Sekolah untuk Daftarkan Anak

PPDB SMP di Palopo, Banyak Orangtua Pilih Datangi Sekolah untuk Daftarkan Anak

Makassar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com