Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kakek 72 Tahun di Sulsel Cabuli Anak 7 Tahun Tetangganya Sendiri

Kompas.com - 23/11/2022, 14:57 WIB

LUWU, KOMPAS.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Luwu, Sulawesi Selatan,  mengamankan seorang kakek berusia 72 tahun atas perbuatan bejatnya yang diduga telah melakukan tindak asusila pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Pelaku adalah ST sementara korban yakni DP (7), keduanya warga Kecamatan Ponrang.

Baca juga: Guru Agama Cabuli Muridnya yang Masih Berusia 8 Tahun, Disdik Nunukan: Biarkan Dulu Proses Hukum Berjalan

Kasat Reskrim Polres Luwu AKP Muhammad Saleh mengatakan antara pelaku dan korban adalah bertetangga.

“Pelaku dan korban merupakan tetangga, korban sering ke rumah pelaku, melihat situasi yang memungkinkan kakek tersebut nekat melakukan perbuatan tidak terpuji ke sang anak,” kata Saleh, saat dikonfirmasi di Mako Polres Luwu, Rabu (23/11/2022).

Menurut Saleh, kasus ini terungkap bermula dari teman korban yang menceritakan kepada ibu korban.

Baca juga: Ayah Cabuli Anak Tiri Selama 3 Tahun, Terduga Pelaku Merekam Aksinya Pakai HP

 

Sang ibu kemudian mencoba menanyakan hal itu kepada anaknya dan setelah mendapat jawaban yang sama dari anaknya, ibu korban pun langsung melaporkan kakek tersebut ke Polres Luwu

“Setelah mendapat laporan dari orangtua korban kami langsung melakukan penyelidikan dan mengamankan kakek tersebut, kami juga sudah punya bukti berupa keterangan para saksi dan hasil visum korban,” ucap Saleh.

Lanjut Saleh, saat ini kakek tersebut diamankan di Mapolres Luwu sejak Selasa (22/11/2022) guna proses hukum lebih lanjut

“Saat diperiksa kakek tersebut awalnya tidak mengakui perbuatanya namun setelah penyelidikan lanjut akhirnya ia mengakui dan menyesali perbuatannya, ia mengaku melakukan perbuatan itu sebanyak satu kali,” ujar Saleh.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Aiptu Awal Jusman, mengatakan pelaku dalam pengakuannya saat dimintai keterangan, mengatakan bahwa tidak melakukan persetubuhan cuma digesek-gesekkan saja.

“Tapi dalam Undang-undang Perlindungan Anak, pencabulan dan persetubuhan itu sama, ada pasal yang mengatur, sehingga pelaku dijerat dengan pasal 82 Ayat 1, Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara,” tutur Awal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Perampok Jalanan di Makassar Ditangkap Polisi, 2 di Antaranya Ditembak Kakinya Saat Berusaha Kabur

7 Perampok Jalanan di Makassar Ditangkap Polisi, 2 di Antaranya Ditembak Kakinya Saat Berusaha Kabur

Makassar
Motornya Masuk Jurang Sedalam 20 Meter, Kapolsek Ponre Tewas

Motornya Masuk Jurang Sedalam 20 Meter, Kapolsek Ponre Tewas

Makassar
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 8 Februari 2023: Pagi Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 8 Februari 2023: Pagi Cerah Berawan

Makassar
SPBU di Toraja Utara Terbakar, Terdengar Ledakan, Warga Panik

SPBU di Toraja Utara Terbakar, Terdengar Ledakan, Warga Panik

Makassar
Jembatan di Pinrang Nyaris Roboh, Bergoyang Hebat jika Dilewati

Jembatan di Pinrang Nyaris Roboh, Bergoyang Hebat jika Dilewati

Makassar
Polisi di Sulsel yang Coba Bunuh Diri Disebut Sering Kalah Judi hingga Terlilit Utang Bank dan Pinjol

Polisi di Sulsel yang Coba Bunuh Diri Disebut Sering Kalah Judi hingga Terlilit Utang Bank dan Pinjol

Makassar
Polisi dan Anaknya di Parepare Dikeroyok Pemuda Mabuk yang Ditegur Hendak Balapan Liar

Polisi dan Anaknya di Parepare Dikeroyok Pemuda Mabuk yang Ditegur Hendak Balapan Liar

Makassar
24 Kios di Pasar Terong Makassar Terbakar, Diduga akibat Korsleting

24 Kios di Pasar Terong Makassar Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Makassar
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 5 Februari 2023: Hujan Ringan Pagi hingga Malam

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 5 Februari 2023: Hujan Ringan Pagi hingga Malam

Makassar
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 4 Februari 2023: Pagi Hujan Ringan, Siang Berawan

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 4 Februari 2023: Pagi Hujan Ringan, Siang Berawan

Makassar
Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Dihajar Keluarga dan Warga Sekitar

Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Dihajar Keluarga dan Warga Sekitar

Makassar
Bripda YL Coba Bunuh Diri Sayat Leher dan Tusuk Perut, Diduga Depresi dan Terjebak Pinjol

Bripda YL Coba Bunuh Diri Sayat Leher dan Tusuk Perut, Diduga Depresi dan Terjebak Pinjol

Makassar
Bosan dengan Janji-janji, Warga di Toraja Utara Blokade Jalan Penghubung 7 Desa

Bosan dengan Janji-janji, Warga di Toraja Utara Blokade Jalan Penghubung 7 Desa

Makassar
Bukan Coba Ilmu Kebal, Anggota Polda Sulsel yang Sayat Leher dan Tusuk Perutnya Sendiri Ternyata Ingin Bunuh Diri

Bukan Coba Ilmu Kebal, Anggota Polda Sulsel yang Sayat Leher dan Tusuk Perutnya Sendiri Ternyata Ingin Bunuh Diri

Makassar
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 3 Februari 2023: Pagi hingga Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 3 Februari 2023: Pagi hingga Sore Hujan Ringan

Makassar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.