Kompas.com - 03/11/2022, 19:41 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com - Seorang pemuda, Zul Daeng Dituju (19) tewas tertembak di lokasi perang kelompok, tepatnya di Jalan Sapiri, Makassar. Perang kelompok tersebut terjadi antara warga lorong 3 melawan warga lorong 4.

Korban tewas di lokasi kejadian dengan peluru tembus dari kepala sebelah kanan hingga otaknya bagian belakang.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Polisi Komang Suartana yang dikonfirmasi, Kamis (3/11/2022) membenarkan kejadian tersebut. Hanya saja, dia belum bisa memastikan peluru yang menembus kepala korban dari senjata organik atau senjata api rakitan.

Baca juga: Minta Maaf Anggotanya Tembak Warga, Kapolda Kalbar: Akan Diproses secara Internal dan Pidana

"Itu masih dikroscek, apakah menggunakan senjata api rakitan atau senjata api organik. Karna dari rumah sakit ada lubang benturan begitu," katanya.

Komang mengatakan, jika pihaknya kepolisian kesulitan mengusut kasus tersebut karena pihak keluarga korban menolak otopsi jenazah.

"Keluarga korban tidak mau diotopsi anaknya. Mereka rela meninggal anaknya. Tapi Propam dan Kapolrestabes Makassar tetap turun ke lapangan untuk melakukan penyidikan," ujarnya.

Komang menjelaskan, jika di lokasi kejadian ada peristiwa perang kelompok antara warga lorong 3 melawan warga lorong 4. Perang kelompok tersebut dipicu selisih paham, lalu didamaikan.

"Waktu sudah dinyatakan damai, tapi tiba-tiba 10 orang warga lorong 4 melakukan penyerangan dengan membawa busur atau anak panah ke lorong 3. Sehingga terjadi perlawanan dari lorong 3 dengan lemparan batu," ungkapnya.

Komang menambahkan, anggota Polsek Tallo tiba di tempat kejadian perkara (TKP) langsung melakukan pembubaran. Namun ada perlawanan dari masyarakat.

"Informasi ada letusan dari pembubaran itu dari anggota atau kelompok yang melakukan tawuran menggunakan senjata api rakitan. Hal itu masih kita selidiki," bebernya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rapat Paripurna di Luwu Nyaris Jadi Ring Adu Jotos, Berawal dari Mikrofon Kurang Baik

Rapat Paripurna di Luwu Nyaris Jadi Ring Adu Jotos, Berawal dari Mikrofon Kurang Baik

Makassar
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 1 Desember 2022: Pagi hingga Sore Hujan Ringan-Sedang

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 1 Desember 2022: Pagi hingga Sore Hujan Ringan-Sedang

Makassar
Ancam Bakar Motor Driver Ojol, Anak Jalanan Bonyok Diamuk Massa

Ancam Bakar Motor Driver Ojol, Anak Jalanan Bonyok Diamuk Massa

Makassar
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 30 November 2022: Hujan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 30 November 2022: Hujan Sepanjang Hari

Makassar
Kronologi Polisi Todongkan Pistol ke Santri di Gowa, Tuduh Korban Lempari Rumahnya dengan Batu

Kronologi Polisi Todongkan Pistol ke Santri di Gowa, Tuduh Korban Lempari Rumahnya dengan Batu

Makassar
Daftar UMP 2023 di Sulawesi dan Gorontalo, Mana yang Kenaikannya Paling Tinggi?

Daftar UMP 2023 di Sulawesi dan Gorontalo, Mana yang Kenaikannya Paling Tinggi?

Makassar
Anak SD Berusia 11 tahun di Luwu Diperkosa Pemuda Tetangganya Sendiri

Anak SD Berusia 11 tahun di Luwu Diperkosa Pemuda Tetangganya Sendiri

Makassar
Anggota Polisi Mengamuk di Ponpes Gowa, Todongkan Pistol hingga Tarik Kerah Baju Santri

Anggota Polisi Mengamuk di Ponpes Gowa, Todongkan Pistol hingga Tarik Kerah Baju Santri

Makassar
Gubernur Sulsel Teken UMP 2023, Naik 6,9 Persen Jadi Rp 3.385.145

Gubernur Sulsel Teken UMP 2023, Naik 6,9 Persen Jadi Rp 3.385.145

Makassar
Mantan Pimpinan Bulog Pinrang Blak-blakan Soal Raibnya 500 Ton Beras, untuk Dongkrak Target KPSA

Mantan Pimpinan Bulog Pinrang Blak-blakan Soal Raibnya 500 Ton Beras, untuk Dongkrak Target KPSA

Makassar
Terdakwa Pelanggaran HAM Berat di Paniai Bacakan Nota Pembelaan dan Merasa Difitnah

Terdakwa Pelanggaran HAM Berat di Paniai Bacakan Nota Pembelaan dan Merasa Difitnah

Makassar
Waspada Cuaca Buruk di Sulsel 3 Hari ke Depan

Waspada Cuaca Buruk di Sulsel 3 Hari ke Depan

Makassar
Polisi Tangkap 4 Pelajar Pembuat dan Pelaku Pembusuran di Makassar dan Gowa

Polisi Tangkap 4 Pelajar Pembuat dan Pelaku Pembusuran di Makassar dan Gowa

Makassar
Todongkan Pistol ke Santri di Ponpes Gowa, Anggota Polrestabes Makassar Diperiksa Propam

Todongkan Pistol ke Santri di Ponpes Gowa, Anggota Polrestabes Makassar Diperiksa Propam

Makassar
Polisi Tangkap 5 Penjudi Sabung Ayam, 1 di Antaranya PNS Pemprov Sulsel

Polisi Tangkap 5 Penjudi Sabung Ayam, 1 di Antaranya PNS Pemprov Sulsel

Makassar
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.