Kompas.com - 06/10/2022, 18:05 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com- Polda Sulsel berhasil menangkap komplotan penipuan yang mengatasnamakan Rans Entertainment milik artis Raffi Ahmad. Komplotan tersebut yang menawarkan hadiah melalui aplikasi media sosial WhatsApp kepada para korban.

Pelaku penipuan diringkus personel Tim Cybercrime Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), di Kabupaten Wajo Para pelaku yang diamankan yakni, SG (38), AA (33), UR (37), SN (22), BN (38)dan MF (18). Mereka merupakan warga Desa Lautang, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo.

Wakil Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Wadir Reskrimsus) Polda Sulsel, AKBP Gany Alamsyah Hatta dalam konfrensi pers, Kamis (6/10/2022) mengatakan, komplotan penipuan Rans Entertainment menggunakan aplikasi bernama Find Friend Search Tool.

Baca juga: Anggota DPRD Bantul Lakukan Penipuan Penerimaan CPNS, Pasang Tarif Rp 250 Juta, Mantan Guru Jadi Korban

Dari situ komplotan ini lalu mengirimkan pesan WhatsApp ke para korban dengan iming-iming hadiah berupa uang tunai senilai Rp 45 juta.

"Para tersangka mengelabui korban dengan mengedit sebuah setruk rekening salah satu bank yang seolah-olah dana tersebut dikirim langsung dari rekening pribadi Nagita Slavina, istri Raffi Ahmad selaku owner Rans Entertaintmen," katanya.

Gany mengungkapkan, para pelaku hanya lulusan Sekolah Dasar (SD) dan kesehariannya berkerja sebagai petani. Para pelaku sudah banyak menipu hingga memperdai korban untuk mentransfer uang.

"Namun setelah biaya administrasi yang disebutkan oleh keenam terangka ini sudah masuk, selanjutnya para tersangka sudah tidak merespons para korban yang sudah melakukan transaksi tersebut," jelasnya.

Gany melanjutkan, dari hasil penyelidikan polisi ke enam pelaku ini telah melancarkan aksinya sejak September 2022 lalu. Lalu erhasil ditangkap pada 4 Oktober 2022.

"Untuk jumlah korban kemarin sudah ada dua orang yang sudah melaporkan. Dan kita tetap menunggu korban-korban selanjutnya. Kerugian setiap korban antara Rp 1 juta sampai Rp 2 juta," ungkapnya.

Gany mengatakan jika pihaknya menyita barang bukti berupa 11 unit laptop, 12 unit telepon seluler dan beberapa modem.

"Para pelaku penipuan online tersebut dijerat dengan pasal 45A ayat (1) Jo Pasal 28 ayat (1) UU RI No. 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)," tegasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 1 Desember 2022: Pagi hingga Sore Hujan Ringan-Sedang

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 1 Desember 2022: Pagi hingga Sore Hujan Ringan-Sedang

Makassar
Ancam Bakar Motor Driver Ojol, Anak Jalanan Bonyok Diamuk Massa

Ancam Bakar Motor Driver Ojol, Anak Jalanan Bonyok Diamuk Massa

Makassar
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 30 November 2022: Hujan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 30 November 2022: Hujan Sepanjang Hari

Makassar
Kronologi Polisi Todongkan Pistol ke Santri di Gowa, Tuduh Korban Lempari Rumahnya dengan Batu

Kronologi Polisi Todongkan Pistol ke Santri di Gowa, Tuduh Korban Lempari Rumahnya dengan Batu

Makassar
Daftar UMP 2023 di Sulawesi dan Gorontalo, Mana yang Kenaikannya Paling Tinggi?

Daftar UMP 2023 di Sulawesi dan Gorontalo, Mana yang Kenaikannya Paling Tinggi?

Makassar
Anak SD Berusia 11 tahun di Luwu Diperkosa Pemuda Tetangganya Sendiri

Anak SD Berusia 11 tahun di Luwu Diperkosa Pemuda Tetangganya Sendiri

Makassar
Anggota Polisi Mengamuk di Ponpes Gowa, Todongkan Pistol hingga Tarik Kerah Baju Santri

Anggota Polisi Mengamuk di Ponpes Gowa, Todongkan Pistol hingga Tarik Kerah Baju Santri

Makassar
Gubernur Sulsel Teken UMP 2023, Naik 6,9 Persen Jadi Rp 3.385.145

Gubernur Sulsel Teken UMP 2023, Naik 6,9 Persen Jadi Rp 3.385.145

Makassar
Mantan Pimpinan Bulog Pinrang Blak-blakan Soal Raibnya 500 Ton Beras, untuk Dongkrak Target KPSA

Mantan Pimpinan Bulog Pinrang Blak-blakan Soal Raibnya 500 Ton Beras, untuk Dongkrak Target KPSA

Makassar
Terdakwa Pelanggaran HAM Berat di Paniai Bacakan Nota Pembelaan dan Merasa Difitnah

Terdakwa Pelanggaran HAM Berat di Paniai Bacakan Nota Pembelaan dan Merasa Difitnah

Makassar
Waspada Cuaca Buruk di Sulsel 3 Hari ke Depan

Waspada Cuaca Buruk di Sulsel 3 Hari ke Depan

Makassar
Polisi Tangkap 4 Pelajar Pembuat dan Pelaku Pembusuran di Makassar dan Gowa

Polisi Tangkap 4 Pelajar Pembuat dan Pelaku Pembusuran di Makassar dan Gowa

Makassar
Todongkan Pistol ke Santri di Ponpes Gowa, Anggota Polrestabes Makassar Diperiksa Propam

Todongkan Pistol ke Santri di Ponpes Gowa, Anggota Polrestabes Makassar Diperiksa Propam

Makassar
Polisi Tangkap 5 Penjudi Sabung Ayam, 1 di Antaranya PNS Pemprov Sulsel

Polisi Tangkap 5 Penjudi Sabung Ayam, 1 di Antaranya PNS Pemprov Sulsel

Makassar
Sejarah Jalur KA Trans-Sulawesi, Jalur Kereta Api Pertama di Sulawesi yang Perlahan Mulai Terwujud

Sejarah Jalur KA Trans-Sulawesi, Jalur Kereta Api Pertama di Sulawesi yang Perlahan Mulai Terwujud

Makassar
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.