Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

ASN Wajib Naik Ojol Setiap Selasa, Parkiran Balai Kota Makassar Kosong, Jalanan Lengang

Kompas.com - 27/09/2022, 06:01 WIB
Hendra Cipto,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

MAKASSAR, KOMPAS.com - Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) wajib menggunakan ojek online (Ojol) setiap hari Selasa. Hal ini membuat parkiran Kantor Balai Kota kosong hingga jalanan tampak lengang.

Danny Pomanto yang dikonfirmasi, Senin (26/9/2022) mengatakan dengan kondisi tersebut membuat persoalan parkir sudah tidak menjadi persoalan lagi. Selain itu, volume kendaraan di jalanan menurun drastis.

Baca juga: Tertangkap Usai Diburu, Penganiaya Driver Ojol di Semarang Tewas Dikeroyok Rekan Korban, Ini Kronologinya

"Jelas ada penghematan bahan bakar itu sudah jelas. Karena dilihat dari volume parkir yang biasa padat yang membludak, kemudian kosong. Begitu juga dengan jalanan nampak lengang," katanya.

Kemudian penanggung jawab Bus Rapid Transit (BRT) mengalami kenaikan jumlah penumpangnya. Dalam hal ini, 500 orang ASN, non ASN maupun honorer naik BRT pada hari itu.

"Saya sudah terima laporan dari penanggungjawab BRT, katanya penumpangnya naik 500 orang. Jadi orang rumahnya jauh naik BRT dulu, baru naik ojol kalau sudah dekat dari kantor Balai Kota Makassar," kata dia. 

Lebih lanjut Danny menyebut juga akan menerapkan kewajiban menggunakan angkutan umum selain ojol. Namu, tidak ada trayek angkot melintas di sekitar Kantor Balai Kota Makassar.

"Otomatis akan berlaku pada angkutan umum lainnya. Tidak mungkin saya kasi semua naik angkot ke Kantor Balai Kota Makassar, karena tidak ada rutenya. Kalau ada rutenya, pasti akan saya terapkan seperi ojol," tandasnya.

Danny Pomanto menambahkan, ASN yang tinggal di pinggir kota atau di luar kota Makassar biasanya mereka naik angkot atau yang biasa disebut Petepete dulu baru naik ojol agar biaya lebih murah.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

 Ajak Semua Penumpang Makan di Rumahnya Saat Lebaran, Sopir Bus Palu-Makassar Bakal Diberi Hadiah

Ajak Semua Penumpang Makan di Rumahnya Saat Lebaran, Sopir Bus Palu-Makassar Bakal Diberi Hadiah

Makassar
20 Korban Longsor Tana Toraja Ditemukan, Basarnas Tutup Pencarian

20 Korban Longsor Tana Toraja Ditemukan, Basarnas Tutup Pencarian

Makassar
Longsor di Tana Toraja, Bocah 3 Tahun Ditemukan Tewas Tertimbun Material

Longsor di Tana Toraja, Bocah 3 Tahun Ditemukan Tewas Tertimbun Material

Makassar
Lolai To Tombi Negeri di Atas Awan, Wisata Toraja: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Lolai To Tombi Negeri di Atas Awan, Wisata Toraja: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Makassar
Setelah 6 Tahun, Jasad Wanita yang Dibunuh Suaminya Akhirnya Dimakamkan secara Layak

Setelah 6 Tahun, Jasad Wanita yang Dibunuh Suaminya Akhirnya Dimakamkan secara Layak

Makassar
Cerita Sopir Bus Ajak Semua Penumpangnya Makan di Rumah Saat Lebaran Masih di Jalan

Cerita Sopir Bus Ajak Semua Penumpangnya Makan di Rumah Saat Lebaran Masih di Jalan

Makassar
Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Makassar
Longsor di Tana Toraja Tewaskan 18 Warga, Bupati Sebut karena Dampak Pembukaan Lahan

Longsor di Tana Toraja Tewaskan 18 Warga, Bupati Sebut karena Dampak Pembukaan Lahan

Makassar
Sederet Fakta Terbongkarnya Istri Dibunuh dan Dikubur Suami di Makassar 6 Tahun Lalu

Sederet Fakta Terbongkarnya Istri Dibunuh dan Dikubur Suami di Makassar 6 Tahun Lalu

Makassar
Anak Korban Jadi Saksi Kunci Terbongkarnya Kasus Istri Dibunuh dan Dikubur Suami di Makassar

Anak Korban Jadi Saksi Kunci Terbongkarnya Kasus Istri Dibunuh dan Dikubur Suami di Makassar

Makassar
Pria di Luwu Utara Diamuk Massa, Diduga Hendak Perkosa Seorang Anak

Pria di Luwu Utara Diamuk Massa, Diduga Hendak Perkosa Seorang Anak

Makassar
Update Korban Longsor Tana Toraja, 18 Orang Meninggal di 2 Lokasi Berbeda

Update Korban Longsor Tana Toraja, 18 Orang Meninggal di 2 Lokasi Berbeda

Makassar
Arus Balik Lebaran, Kendaraan Mulai Padat Masuk ke Makassar

Arus Balik Lebaran, Kendaraan Mulai Padat Masuk ke Makassar

Makassar
Pembunuhan Istri di Makassar Terbongkar Setelah 6 Tahun, Anak Diminta Berbohong

Pembunuhan Istri di Makassar Terbongkar Setelah 6 Tahun, Anak Diminta Berbohong

Makassar
Alasan Warga Desa Cempedak Sultra Hadang Kapal Cepat yang Muat Ratusan Penumpang

Alasan Warga Desa Cempedak Sultra Hadang Kapal Cepat yang Muat Ratusan Penumpang

Makassar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com