Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jaringan Penipuan Online asal Sidrap Bermodus Jual Sepeda Listrik Murah Ditangkap di Luwu

Kompas.com - 13/09/2022, 15:29 WIB

LUWU, KOMPAS.com - Team Resmob Polres Luwu, di-backup TMC (Team Monitoring Centre) Polda Sulawesi Selatan dan Team Resmob Polres Sidrap menangkap HE (33) alias Bpk Alif, RI (22) alias Mama Alif, dan HA (27) terkait kasus penipuan online berkedok sepeda listrik murah.

Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Jon Paerunan mengatakan penangkapan bermula dari laporan seorang korban bernama Inmar (39) seorang honorer, warga Dusun Towodi, Desa Buntu Barana, Kecamatan Suli Barat, Luwu, yang merasa ditipu tersangka.

“Pelaku Tindak Pidana Penipuan Online diamankan, pada Selasa (13/9/2022), berdasarkan Laporan Polisi LP / 256 / IX / 2022 / Polda Sulsel / Res. Luwu / SPKT, Tgl. 09 September 2022,” kata Jon saat dikonfirmasi, Selasa (13/9 /2022) siang.

Baca juga: Bermodus Tukar Uang Asing Bermodal Biskuit, Komplotan Penipu Diringkus Satreskrim Polres Salatiga

Menurut Jon, para pelaku awalnya mengirim unggahan jual sepeda listrik melalui akun Facebook bernama Dianamanashop ke beberapa grup dagang online di beberapa daerah, di mana saat itu pelaku menjual sepeda listrik dengan harga murah atau promo, sehingga pada saat itu korban tergiur dan berminat untuk membeli.

“Korban menghubungi nomor Handphone yang tertera pada postingan pelaku sampai akhirnya korban mengirim uang kepada pelaku melalui Top Up akun Dana, BRI Briva dan Bank Permata mencapai total sebesar Rp 11.425.000, ternyata sepeda listrik tersebut tidak dikirim oleh pelaku kepada korban, sehingga korban mengalami kerugian sebesar Rp 11.425.000,” ucap Jon.

Lanjut Jon, sesuai hasil interogasi terhadap salah satu pelaku HE, dirinya mengakui jika dia yang berperan mencari korban dengan cara mengirim unggahan jual murah atau promo sepeda listrik melalui akun Facebook Dianamanashop di beberapa grup dagang online

Setelah korban berminat, maka selanjutnya korban akan diarahkan ke RI melalui Whats App (WA) untuk dilakukan transaksi.

“Sementara RI mengakui bahwa dirinya berperan melakukan komunikasi dengan korban melalui WA, dan mengarahkan korban untuk mengirim uang pembelian sepeda listrik melalui Top Up akun Dana, BRI BRIVA, dan Bank Permata hingga mencapai total sebesar Rp 11.425.000, dan HE mengakui kalau benar dirinya yang berperan mengambil uang di agen bank setiap kali korban mengirim uang kepada pelaku,” ujar Jon.

Kapolres Luwu, AKBP Arisandi mengatakan modus pelaku adalah mencari korban di media sosial Facebook grup jual beli dagang dengan menawarkan Sepeda Listrik murah.

Berdasarkan hasil lidik yang diperoleh di lapangan, para pelaku melakukan penipuan online dengan menggunakan akun facebook Dianamanashop adalah jaringan penipuan online wilayah Kabupaten Sidrap.

“Proses penangkapan para pelaku dilakukan kordinasi dengan TMC Resmob Polda Sulsel dan Team Resmob Polres Sidrap hingga kemudian di ketahui identitas masing-masing pelaku, yakni warga asal Kelurahan Batulappa, Kecamatan Watampulu, Kabupaten Sidrap,” tutur Arisandi.

Ketiga pelaku dinyatakan tersangka dan akan jerat Undang-undang Informasi Transaksi Elektronik (UU ITE) dengan Pasal 45a ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) jo Pasal 378 KUHP.

“Dari tangan pelaku kita amankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 611.000, 4 unit Handphone, 1 buah ATM dan 2 buah dompet berisi KTP , STNK Sepeda Motor dan kartu ATM,” jelas Arisandi.

Baca juga: 2 Pencuri Bermodus Korban Tabrak Lari Baru Tertangkap Setelah 20 Kali Beraksi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi dan Anaknya di Parepare Dikeroyok Pemuda Mabuk yang Ditegur Hendak Balapan Liar

Polisi dan Anaknya di Parepare Dikeroyok Pemuda Mabuk yang Ditegur Hendak Balapan Liar

Makassar
24 Kios di Pasar Terong Makassar Terbakar, Diduga akibat Korsleting

24 Kios di Pasar Terong Makassar Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Makassar
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 5 Februari 2023: Hujan Ringan Pagi hingga Malam

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 5 Februari 2023: Hujan Ringan Pagi hingga Malam

Makassar
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 4 Februari 2023: Pagi Hujan Ringan, Siang Berawan

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 4 Februari 2023: Pagi Hujan Ringan, Siang Berawan

Makassar
Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Dihajar Keluarga dan Warga Sekitar

Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Dihajar Keluarga dan Warga Sekitar

Makassar
Bripda YL Coba Bunuh Diri Sayat Leher dan Tusuk Perut, Diduga Depresi dan Terjebak Pinjol

Bripda YL Coba Bunuh Diri Sayat Leher dan Tusuk Perut, Diduga Depresi dan Terjebak Pinjol

Makassar
Bosan dengan Janji-janji, Warga di Toraja Utara Blokade Jalan Penghubung 7 Desa

Bosan dengan Janji-janji, Warga di Toraja Utara Blokade Jalan Penghubung 7 Desa

Makassar
Bukan Coba Ilmu Kebal, Anggota Polda Sulsel yang Sayat Leher dan Tusuk Perutnya Sendiri Ternyata Ingin Bunuh Diri

Bukan Coba Ilmu Kebal, Anggota Polda Sulsel yang Sayat Leher dan Tusuk Perutnya Sendiri Ternyata Ingin Bunuh Diri

Makassar
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 3 Februari 2023: Pagi hingga Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 3 Februari 2023: Pagi hingga Sore Hujan Ringan

Makassar
Katokkon, Cabai Khas Tana Toraja yang Lebih Pedas dari Rawit Biasa

Katokkon, Cabai Khas Tana Toraja yang Lebih Pedas dari Rawit Biasa

Makassar
Penganiaya Juru Parkir di Wajo adalah Anak Anggota DPRD Fraksi Golkar, Sempat Ajak Korban Damai

Penganiaya Juru Parkir di Wajo adalah Anak Anggota DPRD Fraksi Golkar, Sempat Ajak Korban Damai

Makassar
Sempat Ajak Korban Damai, Anak Anggota DPRD Wajo yang Aniaya Tukang Parkir Kini Ditahan

Sempat Ajak Korban Damai, Anak Anggota DPRD Wajo yang Aniaya Tukang Parkir Kini Ditahan

Makassar
Korban Tewas Banjir Parepare Terbawa Arus karena Berusaha Selamatkan Kendaraan

Korban Tewas Banjir Parepare Terbawa Arus karena Berusaha Selamatkan Kendaraan

Makassar
Aniaya Tukang Parkir, Anak Anggota DPRD Wajo Terancam 2 Tahun Penjara

Aniaya Tukang Parkir, Anak Anggota DPRD Wajo Terancam 2 Tahun Penjara

Makassar
Terseret Banjir Bandang Parepare, Suami Istri Ditemukan Tewas

Terseret Banjir Bandang Parepare, Suami Istri Ditemukan Tewas

Makassar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.