Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terus Tolak 4 Tersangka Pembunuhan sebagai Pelajar Titipan, Siswa SMAN 5 Sinjai Mogok Belajar

Kompas.com - 26/08/2022, 18:48 WIB
Abdul Haq ,
Ardi Priyatno Utomo

Tim Redaksi

SINJAI, KOMPAS.com - Beragam cara dilakukan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Sinjai, Sulawesi Selatan, untuk menolak penitipan murid yang menjadi pelaku pembunuhan.

Kali ini pada Jumat (26/8/2022), ratusan murid SMAN 5 Sinjai menyuarakan penolakan mereka dengan cara melakukan mogok belajar.

Baca juga: Gelar Unjuk Rasa, Ratusan Pelajar SMA di Sinjai Duduki Sekolahnya

Ratusan siswa ini nampak hanya berkeliaran di luar sekolah, dan dikawal oleh puluhan anggota kepolisian.

Berbeda dari aksi unjuk rasa sebelumnya, di mana mereka berorasi menuntut para pejabat sekolah mundur usai menerima empat tersangka pembunuhan yang dititipkan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Anak.

Polisi dari Polres Sinjai mencoba untuk menengahi dan menggelar mediasi. Namun, upaya mereka menemui jalan buntu.

"Tadi kami sempat pertemukan namun rapat antara siswa dan kepala sekolah terpaksa kami hentikan karena situasi tidak memungkinkan untuk dilanjutkan" kata AKP Fatahuddin, Kepala Satuan Bimbingan Masyarakat (Kasat Binmas) Polres Sinjai yang memimpin jalannya mediasi.

Kepala SMAN 5 Sinjai Aliyudin kepada Kompas.com mengakui, keputusan menerima para tersangka di sekolah bukanlah keinginannya pribadi.

Dia menuturkan, dirinya hanya mematuhi aturan pendidikan maupun peraturan yang dibuat oleh pihak bapas.

"Sesuai hukum yang berlaku, bahwa seluruh narapidana anak di Bapas berhak mendapatkan pendidikan, dan sekali lagi mereka ini cuma titipan dari Bapas bukan karena kehendak saya" jelas Aliyudin.

Penolakan yang disampaikan para murid terjadi pada Kamis (25/8/2022), dan berlanjut hingga hari ini, di mana siswa-siswa sempat menduduki sekolah.

Dalam orasinya, mereka menuntut supaya sekolah membatalkan penerimaan 4 pelaku kasus pembunuhan untuk mengikuti proses belajar mengajar.

Baca juga: Ketika Ratusan Siswa di Sinjai Unjuk Rasa Tolak Siswa Berstatus Narapidana Ikut Belajar...

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Bandara Sultan Hasanuddin Tunda Operasional Terminal Baru

Bandara Sultan Hasanuddin Tunda Operasional Terminal Baru

Makassar
Dua Wisatawan asal Jawa Timur Tenggelam di Pantai Taipa Konawe Utara, Satu Meninggal dan Satunya Masih Pencarian

Dua Wisatawan asal Jawa Timur Tenggelam di Pantai Taipa Konawe Utara, Satu Meninggal dan Satunya Masih Pencarian

Makassar
Cerita Novitasari, 2 Kali Melahirkan Harus Ditandu Melewati Jalan Rusak Menuju Klinik

Cerita Novitasari, 2 Kali Melahirkan Harus Ditandu Melewati Jalan Rusak Menuju Klinik

Makassar
Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Selasa 18 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Selasa 18 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Makassar
Ajakan Idul Adha di Rumah Orangtua Ditolak, Pria di Sulsel Tikam Istri hingga Kritis

Ajakan Idul Adha di Rumah Orangtua Ditolak, Pria di Sulsel Tikam Istri hingga Kritis

Makassar
Usai Tukar Kupon Kurban, Wanita di Makassar Tewas Tersengat Listrik

Usai Tukar Kupon Kurban, Wanita di Makassar Tewas Tersengat Listrik

Makassar
Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Senin 17 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Senin 17 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Makassar
Saat Sapi Kurban di Makassar Jatuh ke Sumur, 18 Petugas Damkar Diterjunkan untuk Evakuasi

Saat Sapi Kurban di Makassar Jatuh ke Sumur, 18 Petugas Damkar Diterjunkan untuk Evakuasi

Makassar
Lapangan Karebosi Jadi Lokasi Shalat Id di Kota Makassar, Ini Titik Parkirnya

Lapangan Karebosi Jadi Lokasi Shalat Id di Kota Makassar, Ini Titik Parkirnya

Makassar
Pesona Salukang Kallang, Goa Terpanjang di Indonesia

Pesona Salukang Kallang, Goa Terpanjang di Indonesia

Makassar
Kisah Pilu Kakek di Makassar Gendong Jenazah Cucunya Pakai Ojol Sejauh 53 Km

Kisah Pilu Kakek di Makassar Gendong Jenazah Cucunya Pakai Ojol Sejauh 53 Km

Makassar
Video Viral Jenazah Bayi di Makassar Diantar Ojol Sejauh 53 Km, RSUP Tadjuddin Chalid: Kami Mohon Maaf

Video Viral Jenazah Bayi di Makassar Diantar Ojol Sejauh 53 Km, RSUP Tadjuddin Chalid: Kami Mohon Maaf

Makassar
Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Makassar
Disdik Cari Penyebar Video Perundungan Siswa SMP di Makassar

Disdik Cari Penyebar Video Perundungan Siswa SMP di Makassar

Makassar
Sopir Ojol di Makassar Tempuh 53 Km Antar Jenazah Bayi karena Keluarga Tak Mampu Sewa Ambulans

Sopir Ojol di Makassar Tempuh 53 Km Antar Jenazah Bayi karena Keluarga Tak Mampu Sewa Ambulans

Makassar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com