Kompas.com - 26/08/2022, 17:20 WIB

TORAJA UTARA, KOMPAS.com - Unit Resmob Sat Reskrim Polres Toraja Utara, Sulawesi Selatan, mengamankan tiga terduga pelaku judi togel. Ketiga terduga pelaku masing-masing MM alias PA (63), RS alias MD (34), dan YP alias NN.

Kasat Reskrim Polres Toraja Utara, AKP Eli Kendek mengatakan ketiga pelaku terdiri atas dua  perempuan dan satu laki-laki. Penangkapan dilakukan di dua titik berbeda.

“Terduga pelaku MM alias PA diamankan di Sangbua, Kecamatan Kesu'. Sedangkan dua orang terduga perempuan yaitu RS alias MD, dan Sdri. YP alias NN diamankan di Lembang Bua Tallulolo, Kecamatan Kesu', Totaja Utara,” kata Eli saat dikonfirmasi, Jumat (26/8/2022).

Baca juga: Main Judi Online di Warkop, Bandar, Pengumpul, hingga Pemilik Warkop Diamankan Polisi

Menurut Eli, penangkapan ketiga pelaku dilakukan setelah mendapat informasi dari warga terkait adanya aktivitas perjudian jenis togel.

"Setelah dilakukan penyelidikan, perempuan berinisial YP alias NN diamankan di sebuah warung. Dan penyelidikan terus dilakukan hingga mengamankan dua terduga lainnya yaitu MM alias PA dan perempuan berinisial RS alias MD,” ucap Eli.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan ketiga terduga pelaku. Di antaranya barang bukti penunjang dalam menjalankan aksi perjudian seperti telepon seluler (Ponsel), rekapan nomor, buku kecil dan uang.

“Petugas mengamankan dan menyita 4 unit ponsel, 1 lembar tabel nomor dan shio, 12 lembar tabel rekapan shio dan nomor, 1 buah buku kecil untuk menulis nomor dan shio, 2 lembar kertas karbon, 2 buah pulpen, 2 buah kalkulator, serta uang tunai senilai Rp195 ribu,” ujar Eli.

Atas perbuatannya, para terduga pelaku beserta barang bukti diamankan di Mapolres Toraja Utara untuk dialakukan proses hukum lebih lanjut.

“Dan untuk mempertanggunjawabkan perbuatannya, para terduga pelaku terancam Pasal 303 tentang perjudian dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” tutur Eli.

Lanjut Eli, Kasus perjudian di Toraja Utara menjadi perhatian serius untuk diberantas karena telah meresahkan warga.

“Kami serius memberantas penyakit masyarakat di Kabupaten Toraja Utara, salah satunya perjudian yang saat ini menjadi perhatian serius, selain karena meresahkan warga, perjudian juga melanggar hukum," jelas Eli.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Tragedi Kanjuruhan, Pos Polantas di Makassar Nyaris Dibakar

Setelah Tragedi Kanjuruhan, Pos Polantas di Makassar Nyaris Dibakar

Makassar
Cerita Om Kumis, Warga Pinrang Sulsel Selamat dari Serangan KKB di Papua

Cerita Om Kumis, Warga Pinrang Sulsel Selamat dari Serangan KKB di Papua

Makassar
Annyorong Lopi, Tradisi Peluncuran Kapal yang Unik di Bulukumba

Annyorong Lopi, Tradisi Peluncuran Kapal yang Unik di Bulukumba

Makassar
Fenomena Hujan Es Terjadi di Makassar, Ini Penyebab dan Tanda-tandanya Menurut BMKG

Fenomena Hujan Es Terjadi di Makassar, Ini Penyebab dan Tanda-tandanya Menurut BMKG

Makassar
Gangguan Mesin, Penerbangan Sriwijaya Air ke Surabaya Terpaksa Kembali ke Makassar

Gangguan Mesin, Penerbangan Sriwijaya Air ke Surabaya Terpaksa Kembali ke Makassar

Makassar
Barongko, Kue Tradisional Bugis Makassar yang Penuh Filosofi

Barongko, Kue Tradisional Bugis Makassar yang Penuh Filosofi

Makassar
Diduga Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Luwu Timur Ditahan

Diduga Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Luwu Timur Ditahan

Makassar
Yulis Jadi Tersangka karena Adopsi Bayi Hubungan Gelap Polisi, Kasat Reskrim Upayakan 'Restorative Justice'

Yulis Jadi Tersangka karena Adopsi Bayi Hubungan Gelap Polisi, Kasat Reskrim Upayakan "Restorative Justice"

Makassar
Kasus Penganiayaan Siswi SMPN 1 Makassar hingga Kritis di RS Berakhir Damai

Kasus Penganiayaan Siswi SMPN 1 Makassar hingga Kritis di RS Berakhir Damai

Makassar
8 Korban Penipuan Travel Rp 3 Miliar di Makassar Lapor Polisi, Pemilik Mangkir dari Pemeriksaan

8 Korban Penipuan Travel Rp 3 Miliar di Makassar Lapor Polisi, Pemilik Mangkir dari Pemeriksaan

Makassar
Sidang Pelanggaran HAM Berat Paniai, Saksi Ungkap Warga Ditembak di Depan Koramil

Sidang Pelanggaran HAM Berat Paniai, Saksi Ungkap Warga Ditembak di Depan Koramil

Makassar
Sekolah Rusak, Murid SDN 74 Bolang, Enrekang, Belajar di Kolong Rumah

Sekolah Rusak, Murid SDN 74 Bolang, Enrekang, Belajar di Kolong Rumah

Makassar
Pelajar SMA di Pinrang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Diduga Korban Pembunuhan

Pelajar SMA di Pinrang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Diduga Korban Pembunuhan

Makassar
Tagih Uang, Korban Dugaan Penipuan Travel Rp 3 Miliar di Makassar Pasang Iklan di 'Billboard'

Tagih Uang, Korban Dugaan Penipuan Travel Rp 3 Miliar di Makassar Pasang Iklan di "Billboard"

Makassar
Video Siswa SMAN di Makassar Dipukul Gurunya, Ini Penjelasan Kadis Pendidikan Sulsel

Video Siswa SMAN di Makassar Dipukul Gurunya, Ini Penjelasan Kadis Pendidikan Sulsel

Makassar
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.