Jawab Kekhawatiran Wali Kota Makassar, BPKA: Rel KA At Grade Aman dari Banjir

Kompas.com - 09/08/2022, 08:53 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com - Kekhawatiran Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan "Danny" Pomanto bahwa dengan meneruskan konsep perencanaan rel kereta api (KA) secara at grade (di atas tanah) bukan melayang (elevated) akan berdampak bencana banjir di wilayah Makassar ditanggapi oleh Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman Dan Pertanahan (Perkimtan) Sulsel, Iqbal Suhaeb.

Iqbal kepada wartawan, Senin (8/8/2022) menyebutkan, kekhwatiran Pemkot Makassar melalui Danny Pamanto telah dijawab secara resmi oleh Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulsel. BPKA Sulsel sudah melakukan visibility study pada wilayah yang dilalui rel kereta api di wilayah Makassar.

Baca juga: Proyek Kereta Api Melintasi Daratan Makassar Menuai Protes Warga yang Trauma Banjir

“Hasilnya Q.50 tahun, itu tidak akan banjir. Itu sudah dianalisis dengan konsep debet hujan yang paling tinggi yang pernah ada di Makassar,” jelasnya.

Iqbal menuturkan, sejak awal Pemprov Sulsel sudah melakukan persuratan kepada Kementerian Perhubungan RI melalui BPKA Sulsel. Intinya meminta kepada pusat untuk melihat dan menganalisis dampak banjirnya.

"Kekhawatiran Pemkot Makassar sama yang dialami Pemprov Sulsel sebelumnya. Tapi setelah mendapatkan hasil kajian dari BPKA, bahwa di lokasi yang akan dibangun rel secara at grade bebas banjir hingga 50 tahun ke depan. Maka Pemprov Sulsel yakin dan mendukung penuh proyek strategis nasional (PSN) Presiden Jokowi tersebut," ujarnya.

Iqbal juga memperlihatkan surat berupa penjelasan teknis debit air dan lain sebagainya di lokasi pembangunan rel at grade di Makassar.

Dalam surat tersebut dengan nomor KA.604/4/8/BPKA-SS/2022 ditandatangani oleh Ir Ammana Gappa sebagai Kepala BPKA Sulsel secara kesimpulan, BPKA menyebutkan berdasarkan hasil survei dan analisis data hidrologi dan hidrolika tersebut.

Maka desain pembangunan jalur kereta api dari Mandai sampai dengan Parangloe dan perencanaan saluran melintang berupa box culvert untuk melimpaskan debit air telah memperhitungkan tinggi muka air banjir maksimum dan aman terhadap banjir dengan peroide Q.50 tahun.

“Terlampir data dukung berupa Laporan Survey Hidrologi dan Hidrolika serta Executive Summary DED Intermoda KA ke Pelabuhan Garongkong dan Makassar New Port,” ujar Iqbal membacakan surat jaminan bebas banjir tersebut.

Diketahui, proyek nasional kereta api Makassar-Parepare dibangun sudah beberapa tahun lalu. Namun, proyek tersebut belum selesai dan baru dibangun di Kabupaten Maros, Pangkep, dan Barru. Sedangkan Kota Makassar baru mau dikerjakan, namun terjadi silang pendapat hingga perseteruan terjadi antara Pemerintah Kota Makassar dan BPKA Sulsel.

Baca juga: Penetapan Lokasi Rel KA Sulsel Diserahkan, Tanggung Jawab Pemprov Rampung

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aipda Aksan Jalani Pemeriksaan Soal Video Minta Kapolri Bersihkan Mafia

Aipda Aksan Jalani Pemeriksaan Soal Video Minta Kapolri Bersihkan Mafia

Makassar
Viral Video Sopir Truk Dipalak di Luwu, Pelaku Mengaku Polisi

Viral Video Sopir Truk Dipalak di Luwu, Pelaku Mengaku Polisi

Makassar
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 9 Desember 2022: Pagi Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 9 Desember 2022: Pagi Cerah Berawan

Makassar
Ketahuan Telah Perkosa Anak Tirinya, Pria di Makassar Bunuh Diri

Ketahuan Telah Perkosa Anak Tirinya, Pria di Makassar Bunuh Diri

Makassar
Viral di Tiktok, Kepala Dinas di Luwu Diduga Paksa Warga Jual Lahan pada Perusahaan Tambang

Viral di Tiktok, Kepala Dinas di Luwu Diduga Paksa Warga Jual Lahan pada Perusahaan Tambang

Makassar
Divonis Bebas, Terdakwa Kasus Pelanggaran HAM Paniai Ucapkan Terima Kasih Kepada Hakim

Divonis Bebas, Terdakwa Kasus Pelanggaran HAM Paniai Ucapkan Terima Kasih Kepada Hakim

Makassar
Mayor Purnawirawan TNI Terdakwa Pelanggaran HAM Berat Paniai Divonis Bebas

Mayor Purnawirawan TNI Terdakwa Pelanggaran HAM Berat Paniai Divonis Bebas

Makassar
Polda Sulsel Bongkar Kasus Perdagangan Orang ke Malaysia, Modusnya Dipekerjakan ke Perkebunan Sawit

Polda Sulsel Bongkar Kasus Perdagangan Orang ke Malaysia, Modusnya Dipekerjakan ke Perkebunan Sawit

Makassar
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 8 Desember 2022: Pagi Cerah, Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 8 Desember 2022: Pagi Cerah, Siang Hujan Ringan

Makassar
Pascabom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar, Polres Luwu Berlakukan One Gate System

Pascabom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar, Polres Luwu Berlakukan One Gate System

Makassar
Pasca-pengeboman Bunuh Diri di Mapolsek Astanaanyar Bandung, Polda Sulsel Siagakan Anggota Bersenjata Lengkap

Pasca-pengeboman Bunuh Diri di Mapolsek Astanaanyar Bandung, Polda Sulsel Siagakan Anggota Bersenjata Lengkap

Makassar
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 7 Desember 2022: Cerah Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 7 Desember 2022: Cerah Berawan Sepanjang Hari

Makassar
Pemprov Sulsel dan Suporter PSM Makassar Saling Lapor ke Polisi

Pemprov Sulsel dan Suporter PSM Makassar Saling Lapor ke Polisi

Makassar
UMK Luwu Tahun 2023 Ditetapkan Sebesar Rp 3.385.145

UMK Luwu Tahun 2023 Ditetapkan Sebesar Rp 3.385.145

Makassar
Aksi Anarkis Suporter PSM Makassar di Kantor Gubernur Sulsel Dilaporkan ke Polisi

Aksi Anarkis Suporter PSM Makassar di Kantor Gubernur Sulsel Dilaporkan ke Polisi

Makassar
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.