Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Proyek Kereta Api Melintasi Daratan Makassar Menuai Protes Warga yang Trauma Banjir

Kompas.com - 09/08/2022, 08:08 WIB

Ketua Forum Komunitas Hijau Makassar, Ahmad Yusran angkat bicara, Senin (8/8/2022). Menurut dia, proyek pembangunan rel kereta api harus taat melaksanakan dan mengevaluasi secara periodik sistem tanggap darurat (emergency response) untuk menanggulangi kecelakaan, pencemaran atau perusakan lingkungan hidup.

"Selain itu juga, masalah ganti rugi tanah warga, dan ruas jalan yang berdebu hingga lahan pertanian yang rusak oleh karena dampak aktivitas tersebut ditengah ekstrimnya cuaca dengan curah hujan yang tinggi sudah membanjiri permukiman warga tak lepas juga oleh adanya lintasan yang menggenangi Kecamatan Bungoro, merendam sejumlah Kampung Baru, Kelurahan Bori Appaka, Kecamatan Segeri, Kampung Bonto Mate'ne, Kampung Citta, Kelurahan Bonto Mate'ne, Kelurahan Bawasalo pada awal Desember 2021," katanya.

Yusran membeberkan, dari balik proyek kereta api yang dipaksakan oleh Gubernur Sulsel telah membawa dampak dalam sistem perkotaan kawasan perkotaan Mamminasata (Makassar-Maros-Sungguminasa-Takalar) yang berhierarki, terstruktur, dan seimbang sesuai fungsi dan tingkat pelayanannya.

Termasuk hilangnya fungsi keseimbangan, fungsi lindung dan fungsi budidaya pada kawasan Perkotaan Mamminasata sesuai dengan daya dukung dan daya tampung lingkungan.

"Mamminasata adalah satu kesatuan kawasan perkotaan yang terdiri atas Kota Makassar sebagai kawasan perkotaan inti, kawasan perkotaan Maros di Kabupaten Maros, Kawasan Perkotaan Sungguminasa di Kabupaten Gowa, Kawasan Perkotaan Takalar di Kabupaten Takalar yang membentuk kawasan metropolitan," ujarnya.

Baca juga: Menhub Pantau Lewat Udara Proyek Jalur KA Makassar-Parepare Sepanjang 71 KM

Berkaca dari pengalaman kos bencana banjir dan kerugian warga di Kota Makassar, lanjut Yusran, masih terngiang dalam ingatan.

"Makanya dengan berbagai pertimbangan dan aspek lain, adalah hal wajar Wali Kota Makassar Danny Pomanto menolak kontruksi rel at grade di daratan Kota Makassar karena warganya masih trauma oleh teror ancaman banjir yang setiap saat terjadi. Apalagi akan adanya pembangunan rel kereta api melintasi daratan Kota Makassar," bebernya.

Senada diungkapkan Gerakan Mahasiswa dan Pelajar Kebangsaan (GMPK) Sulawesi Selatan menilai bahwa Pemprov harusnya lebih bijak. GMPK Sulsel juga menyebut bahwa Pemprov harus lebih jauh melihat dampak yang akan ditimbulkan dari pembangunan jalur kereta api dengan konsep darat.

"Kita tahu ini kegiatan provinsi. Tapi kan wilayah yang dibanguni masuk dalam area Kota Makassar. Segala macam bentuk studi atau analisis yang dilakukan Pemprov harusnya melibatkan Pemkot. Sebab dampak kedepannya pasca pembangunan yang bertanggung jawab adalah Pemkot, bukan Pemprov," jelas Ilham Azhari Said ketua GMPK Sulsel.

Ilham menambahkan, jika dilihat dari aspek keruangan, setiap pembangunan infrastruktur baru memerlukan ketersediaan ruang. Bukan tidak mungkin pembangunan fasilitas kereta api akan berakibat pada terjadinya banjir. Sebab, lahan yang saat ini bisa menjadi area resapan air, ke depan infrastruktur yang dibangun akan menghambat air meresap ke bawah tanah.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

24 Kios di Pasar Terong Makassar Terbakar, Diduga akibat Korsleting

24 Kios di Pasar Terong Makassar Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Makassar
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 5 Februari 2023: Hujan Ringan Pagi hingga Malam

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 5 Februari 2023: Hujan Ringan Pagi hingga Malam

Makassar
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 4 Februari 2023: Pagi Hujan Ringan, Siang Berawan

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 4 Februari 2023: Pagi Hujan Ringan, Siang Berawan

Makassar
Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Dihajar Keluarga dan Warga Sekitar

Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Dihajar Keluarga dan Warga Sekitar

Makassar
Bripda YL Coba Bunuh Diri Sayat Leher dan Tusuk Perut, Diduga Depresi dan Terjebak Pinjol

Bripda YL Coba Bunuh Diri Sayat Leher dan Tusuk Perut, Diduga Depresi dan Terjebak Pinjol

Makassar
Bosan dengan Janji-janji, Warga di Toraja Utara Blokade Jalan Penghubung 7 Desa

Bosan dengan Janji-janji, Warga di Toraja Utara Blokade Jalan Penghubung 7 Desa

Makassar
Bukan Coba Ilmu Kebal, Anggota Polda Sulsel yang Sayat Leher dan Tusuk Perutnya Sendiri Ternyata Ingin Bunuh Diri

Bukan Coba Ilmu Kebal, Anggota Polda Sulsel yang Sayat Leher dan Tusuk Perutnya Sendiri Ternyata Ingin Bunuh Diri

Makassar
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 3 Februari 2023: Pagi hingga Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 3 Februari 2023: Pagi hingga Sore Hujan Ringan

Makassar
Katokkon, Cabai Khas Tana Toraja yang Lebih Pedas dari Rawit Biasa

Katokkon, Cabai Khas Tana Toraja yang Lebih Pedas dari Rawit Biasa

Makassar
Penganiaya Juru Parkir di Wajo adalah Anak Anggota DPRD Fraksi Golkar, Sempat Ajak Korban Damai

Penganiaya Juru Parkir di Wajo adalah Anak Anggota DPRD Fraksi Golkar, Sempat Ajak Korban Damai

Makassar
Sempat Ajak Korban Damai, Anak Anggota DPRD Wajo yang Aniaya Tukang Parkir Kini Ditahan

Sempat Ajak Korban Damai, Anak Anggota DPRD Wajo yang Aniaya Tukang Parkir Kini Ditahan

Makassar
Korban Tewas Banjir Parepare Terbawa Arus karena Berusaha Selamatkan Kendaraan

Korban Tewas Banjir Parepare Terbawa Arus karena Berusaha Selamatkan Kendaraan

Makassar
Aniaya Tukang Parkir, Anak Anggota DPRD Wajo Terancam 2 Tahun Penjara

Aniaya Tukang Parkir, Anak Anggota DPRD Wajo Terancam 2 Tahun Penjara

Makassar
Terseret Banjir Bandang Parepare, Suami Istri Ditemukan Tewas

Terseret Banjir Bandang Parepare, Suami Istri Ditemukan Tewas

Makassar
Petani Tewas Tertabrak Uji Coba Kereta Api Sulsel, BPKA Mengaku Sudah Sesuai Prosedur

Petani Tewas Tertabrak Uji Coba Kereta Api Sulsel, BPKA Mengaku Sudah Sesuai Prosedur

Makassar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.