Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polrestabes Makassar Minta Ratusan CCTV Milik Pemkot Digunakan untuk Terapkan ETLE

Kompas.com - 06/07/2022, 13:04 WIB
Hendra Cipto,
Khairina

Tim Redaksi

MAKASSAR, KOMPAS.com - Satuan Lalu Lintas Polrestabes Makassar meminta dukungan Pemerintah Kota Makassar dalam penggunaan CCTV untuk penerapan Elektronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik.

Kasat Lantas Polrestabes Makassar, AKBP Zulanda yang dikonfirmasi, Rabu (6/7/2022) mengatakan, saat ini CCTV milik kepolisian sangat terbatas tersebar di belasan titik untuk penerapan ETLE.

Dengan keterbatasan itu, dia meminta bantuan ke Pemerintah Kota Makassar agar ratusan CCTV-nya bisa digunakan untuk penerapan ETLE.

"Kami sudah bersurat ke Pemkot Makassar agar CCTV-nya di tersebar di seluruh Kota Makassar dengan jumlah banyak dapat digunakan. Jika CCTV Pemkot Makassar dapat digunakan, penerapan ETLE lebih maksimal dan merata," katanya.

Baca juga: Penerapan ETLE, Sopir Angkot di Makassar Minta Keringanan Ini

Zulandan menjelaskan, penggunaan CCTV Pemkot Makassar ini bukan hanya penerapan ETLE saja, melainkan dapat juga difungsikan dalam penyidikan kecelakaan lalu lintas ataupun tindak kejahatan lainnya.

"Sehubungan dengan hal tersebut dapat kiranya menambahkan dapatnya menambahkan jumlah kamera dengan kapasitas ANPR (Automatic Number Plate Recognition) beserta fitur kamera, sehingga tidak saja dapat digunakan pada fungsi kamera ETLE. Akan tetapi dapat juga difungsikan dalam rangka mencari identitas kendaraan bermotor yang terlibat kecelakaan lalu lintas ataupun tindak kejahatan lainnya," terangnya.

Zulanda mengungkapkan denda ETLE saat ini yang masuk ke kas negara melalui BRIva sudah mencapai Rp 277.500.000.

Dengan bertambahnya CCTV digunakan, maka akan meningkatkan ke disiplinan masyarakat dalam berlalu lintas dan menambah pendapatan negara.

"Denda ETLE ini kan semua langsung masuk ke kas negara dan menimalisir adanya kebocoran dan permainan dalam penegakan hukum. Jadi kalau semua kamera CCTV dan sistem berfungsi, maka anggota akan berkurang di jalanan dan bisa mengerjakan tugas lainnya." jelasnya.

Baca juga: Angkot, Bentor hingga Bus Bebas Tilang ETLE, Polisi Takut Didemo

Zulanda menambahkan, jika pemanfaatan CCTV Pemkot Makassar juga bisa digunakan untuk mendeteksi kendaraan penunggak pajak ataupun kendaraan yang telah terblokir nomornya.

"Nanti saya mau buat surat terkait kerja sama dalam pajak kendaraan dengan Pemerintah Provinsi Sulsel, sehingga semua kendaraan dalam kota tidak perlu dirazia lagi," tambahnya.

Sehubungan hal tersebut, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramadhan 'Danny' Pomanto yang dikonfirmasi sangat mendukung program ETLE Polrestabes Makassar.

"Bisa digunakan, nanti kita akan tingkatkan fitur CCTV-nya. Secepatnya bisa dilaksanakan," singkat Danny Pomanto melalui sambungan telepon yang saat ini tengah melakukan kunjungan kerja di Australia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sopir Truk Ditemukan Tak Bernyawa di Pelabuhan Ferry Baubau, Polisi: Ada Riwayat Stroke

Sopir Truk Ditemukan Tak Bernyawa di Pelabuhan Ferry Baubau, Polisi: Ada Riwayat Stroke

Makassar
Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Makassar
Warga Makassar Temukan Kardus Berisi Bayi Perempuan di Depan Warung

Warga Makassar Temukan Kardus Berisi Bayi Perempuan di Depan Warung

Makassar
Buron 2 Bulan, Pria yang Melempar Bom Molotov ke Ayah dan Adik Ditangkap

Buron 2 Bulan, Pria yang Melempar Bom Molotov ke Ayah dan Adik Ditangkap

Makassar
Pengiriman Emas Batangan 10 Kg Diduga Hasil PETI Digagalkan di Bandara Sam Ratulangi Manado

Pengiriman Emas Batangan 10 Kg Diduga Hasil PETI Digagalkan di Bandara Sam Ratulangi Manado

Makassar
Antisipasi Penyakit Jembrana, Pemprov Gorontalo Perketat Wilayah Perbatasan dengan Sulteng

Antisipasi Penyakit Jembrana, Pemprov Gorontalo Perketat Wilayah Perbatasan dengan Sulteng

Makassar
Motif Penganiayaan Bocah SMP di Makassar, Pelaku Sakit Hati Sering Dipalak dan Diejek

Motif Penganiayaan Bocah SMP di Makassar, Pelaku Sakit Hati Sering Dipalak dan Diejek

Makassar
Terungkap, Manusia Silver, Pengemis, dan Badut-Badut di Kota Makassar Beromzet hingga Rp 1 Juta per Hari

Terungkap, Manusia Silver, Pengemis, dan Badut-Badut di Kota Makassar Beromzet hingga Rp 1 Juta per Hari

Makassar
Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Rabu 24 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Rabu 24 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Makassar
Truk Kontainer Tabrak 7 Kendaraan di Turunan Curam Datae, Sidrap, 1 Tewas

Truk Kontainer Tabrak 7 Kendaraan di Turunan Curam Datae, Sidrap, 1 Tewas

Makassar
Tim Tabur Kejati Sulsel Tangkap DPO Kasus Perzinaan di Makassar

Tim Tabur Kejati Sulsel Tangkap DPO Kasus Perzinaan di Makassar

Makassar
3 Anak di Polewali Mandar Tertimpa Tembok yang Roboh, 2 Orang Meninggal

3 Anak di Polewali Mandar Tertimpa Tembok yang Roboh, 2 Orang Meninggal

Makassar
30 Pemuda di Makassar Diamankan Saat Pesta Miras, Digelandang ke Mapolsek Panakkukang

30 Pemuda di Makassar Diamankan Saat Pesta Miras, Digelandang ke Mapolsek Panakkukang

Makassar
Viral, Video Seorang Perempuan di Makassar Pegang Parang Saat Hendak Ditagih Utang

Viral, Video Seorang Perempuan di Makassar Pegang Parang Saat Hendak Ditagih Utang

Makassar
Pasangan Pengantin di Luwu Utara Tetap Gelar Resepsi Pernikahan di Tengah Banjir

Pasangan Pengantin di Luwu Utara Tetap Gelar Resepsi Pernikahan di Tengah Banjir

Makassar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com