12 Jam Berlayar dari Makassar, KM ladang Pertiwi 1 Tenggelam Dihantam Ombak, 26 Orang Hilang

Kompas.com - 28/05/2022, 19:29 WIB
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - KM Ladang Pertiwi 1 yang memuat sembako serta 43 penumpang tenggelam setelah dihantam ombak pada Jumat (27/5/2022).

Kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Paotere Makassar menuju Pulau Pamantauang di Kecamatan Liukang Kalmas, Kabupaten Pangkep, sulawesi selatan.

Lokasi tenggelamnya kapal tersebut sekitar 12 jam perjalanan dari Makassar.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Liukang Kalmas AKP Rusli membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan kapal mengalami kerusakan mesin dan kehabisan bahan bakar.

Baca juga: KM Ladang Pertiwi Tenggelam di Selat Makassar, Ditjen Perhubungan Laut dan KNKT Dikerahkan

Di tengah lautan, kapal tersebut dihantam ombak hingga terbalik dan tenggelam.

"Kapal diperkirakan memuat 40-an penumpang alhamdulillah saat ini kondisi penumpang sebagian besar sudah ditemukan dalam keadaan selamat," ungkapnya.

Sementara itu dari data Basarnas Sulsel, ada 17 penumpang yang ditemukan selamat.

"Untuk sementara info valid ada 17 orang yang selamat yang dievakuasi oleh 3 kapal," kata Ardiansyah dari Basarnas Sulsel, Sabtu (28/5/2022).

Sebanyak 7 orang dievakusi kapal TB Sabang 25 ke Banjarmasin. Sementara 8 orang diangkut TB Max O5 dan merapat ke Tanahkeke.

Baca juga: KM Ladang Pertiwi Tenggelam di Perairan Sulsel, Sebagian Penumpangnya Hilang

Ia mengatakan kapal motor tersebut membawa 43 penumpang dan saat ini pihak Basarnas masih mencari 26 penumpang.

Kini, Basarnas Sulsel telah menurunkan 30 personel ke titik hilangnya kapal

"Basarnas Sulsel menurunkan KM SAR Kamajaya yang saat ini menuju ke titik diduga terjadinya kecelakaan kapal," Ucap Ardiansyah

Kini Basarnas Sulsel masih dalam upaya menjangkau lokasi hilangnya KM Ladang Pertiwi 1.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul 17 Penumpang KM Ladang Pertiwi Dikonfirmasi Basarnas Sulsel Selamat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sekolah di Pedalaman Toraja Utara Masih Tertinggal, Siswa Minta Jokowi dan Mendikbud Turun Tangan

Sekolah di Pedalaman Toraja Utara Masih Tertinggal, Siswa Minta Jokowi dan Mendikbud Turun Tangan

Makassar
Hendak Foya-foya, Sindikat Perampok Toko Lintas Provinsi di Sulsel Ditangkap Polisi

Hendak Foya-foya, Sindikat Perampok Toko Lintas Provinsi di Sulsel Ditangkap Polisi

Makassar
Tawarkan 5 Perempuan, Muncikari di Makassar Ditangkap

Tawarkan 5 Perempuan, Muncikari di Makassar Ditangkap

Makassar
Hasil DNA 7 Janin dalam Kotak Makanan Identik dengan Sepasang Kekasih Pelaku Aborsi

Hasil DNA 7 Janin dalam Kotak Makanan Identik dengan Sepasang Kekasih Pelaku Aborsi

Makassar
Penemuan Bayi Tanpa Kepala Gegerkan Warga Gowa

Penemuan Bayi Tanpa Kepala Gegerkan Warga Gowa

Makassar
Ayah di Luwu Setubuhi 3 Anak Kandungnya yang Masih di Bawah Umur Selama 4 Tahun

Ayah di Luwu Setubuhi 3 Anak Kandungnya yang Masih di Bawah Umur Selama 4 Tahun

Makassar
TKI Kamboja Pulang ke Parepare, Mengaku Bekerja Jadi Marketing Penipuan Investasi Bodong dan Judi Online

TKI Kamboja Pulang ke Parepare, Mengaku Bekerja Jadi Marketing Penipuan Investasi Bodong dan Judi Online

Makassar
Terancam Banjir Lebih Parah, Ramai-ramai Ketua RT dan RW di Makassar Dukung Jalur Kereta Api Elevated

Terancam Banjir Lebih Parah, Ramai-ramai Ketua RT dan RW di Makassar Dukung Jalur Kereta Api Elevated

Makassar
Kasus Prostitusi Online Anak di Bawah Umur Dibongkar, Tarif Mulai Rp 600.000

Kasus Prostitusi Online Anak di Bawah Umur Dibongkar, Tarif Mulai Rp 600.000

Makassar
Langgar Edaran dari Pemda Toraja Utara dan Tana Toraja, 19 Ekor Kerbau dari Jeneponto Dipulangkan Satgas PMK

Langgar Edaran dari Pemda Toraja Utara dan Tana Toraja, 19 Ekor Kerbau dari Jeneponto Dipulangkan Satgas PMK

Makassar
Polisi Tegaskan Tidak Ada Tersangka Baru Kasus Bocah 12 Tahun Tewas Disiksa di Atas Kapal

Polisi Tegaskan Tidak Ada Tersangka Baru Kasus Bocah 12 Tahun Tewas Disiksa di Atas Kapal

Makassar
Kurir Sabu 11 Kg di Parepare Ditangkap, Diupah Rp 100 Juta

Kurir Sabu 11 Kg di Parepare Ditangkap, Diupah Rp 100 Juta

Makassar
Rekonstruksi Kasus Tewasnya Bocah 12 Tahun di Atas Kapal, Korban Dianiaya Pakai Selang

Rekonstruksi Kasus Tewasnya Bocah 12 Tahun di Atas Kapal, Korban Dianiaya Pakai Selang

Makassar
Banding Ditolak, AKBP M Resmi Dipecat atas Kasus Budak Seks Anak di Bawah Umur

Banding Ditolak, AKBP M Resmi Dipecat atas Kasus Budak Seks Anak di Bawah Umur

Makassar
Pisah Ranjang dengan Istri, Pria di Sinjai Bacok Mertuanya hingga Tewas

Pisah Ranjang dengan Istri, Pria di Sinjai Bacok Mertuanya hingga Tewas

Makassar
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.