GOWA, KOMPAS.com - Teror busur panah yang merebak di Sulawesi Selatan (Sulsel), sejak beberapa bulan terakhir kembali menelan korban jiwa. Seorang warga Gowa meninggal dunia setelah kritis akibat terkena busur panah.
Arman (25), Warga Dusun Pandang Jawa, Desa Kanjilo, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa dinyatakan meninggal dunia pada Jumat, (20/5/2022), pukul 15:00 WITA setelah dirawat selama dua pekan di rumah sakit Haji Makassar.
Sebelumnya pada Jumat, (6/5/2022) lalu, korban ditemukan kritis setelah sebuah busur panah menancap di bagian pinggang kirinya. Korban terkena busur panah di Dusun Tannggalla, Desa Kanjilo, Kecamatan Barombong.
Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
"Sebelumnya korban ditemukan kritis dengan anak panah menancap di pinggang kiri. Informasi pada saat itu korban adalah korban begal dan setelah dilakukan penyelidikan ternyata bukan korban begal" kata Kasi Humas Polres Gowa AKP Hasan Fadly, saat dimintai keterangan oleh sejumlah awak media di rumah duka.
Baca juga: 6 Remaja Pelaku Teror Busur di Kendari Ditangkap Polisi, Ada yang Positif Narkoba
Aparat kepolisian sendiri mengaku masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang identitasnya telah diketahui
"Saat ini tim gabungan tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku dan saat ini sudah ada dua orang saksi yang sementara diambil keterangannya" kata Hasan Fadly.
Pihak keluarga korban sendiri sangat berharap kepada aparat kepolisian segera mengungkap kasus tersebut.
"Kami sangat berharap agar polisi terutama Polsek Barombong segera menangkap pelaku ini" kata keluarga korban, Kamran, kepada Kompas.com di rumah duka.
Jenazah korban saat ini masih disemayamkan di rumah duka dan rencananya akan dikebumikan pada Sabtu, (21/5/2022).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.