Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Janggalnya Kematian Pegawai Dishub Makassar, Awalnya Dikira Kecelakaan, tapi Keluarga Sebut Temukan Luka Tembak

Kompas.com - 04/04/2022, 13:16 WIB
Reza Kurnia Darmawan

Editor

KOMPAS.com - Kematian Najamuddin Sewang (40), seorang pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mengundang pertanyaan pihak keluarganya.

Najamuddin awalnya dikira mengalami kecelakaan tunggal. Namun, keluarga menyebutkan menemukan luka yang diduga luka tembakan di tubuh korban.

Kakak kandung korban, Juni Sewang, mengatakan, hal tersebut diketahui sewaktu keluarga dan rekan kerja korban melepas pakaian Najamuddin di rumah duka.

Saat itu, Najamuddin memakai jaket, baju dinas, kaus, dan baju dalam.

"Saya langsung kaget melihat ada darah di kaus dalamnya yang warna putih," ujarnya, Minggu (3/4/2022), dikutip dari Tribun Timur.

Juni lantas mengecek kembali untuk memastikan semua baju Najamuddin apakah ada lubang.

"Semua bajunya saya susun. Ternyata semuanya berlubang dan tersusun sejajar," ucapnya.

Ketika badan jenazah dibalik, Juni mengaku melihat lubang diduga luka tembak.

"Di sekeliling lubang di badannya sudah lebam. Warna ungu," ungkapnya.

Baca juga: Pegawai Dishub Makassar Tewas karena Kecelakaan, Keluarga Sebut Ada Bekas Tembakan

Periksa CCTV

Ilustrasi CCTVSHUTTERSTOCK/Mrs_ya Ilustrasi CCTV

Atas temuan itu, rekan kerja korban berinisiatif mengecek rekaman closed-circuit television (CCTV) di lokasi kejadian.

Di rekaman itu tampak dua mobil terlebih dulu lewat di ujung pertigaan. Satu mobil berwarna hitam berjalan lurus, sedangkan mobil merah belok ke kiri.

Najamuddin berada di belakang kedua mobil itu sambil mengendarai sepeda motor. Di dekatnya ada pengendara sepeda motor lainnya.

Tiba-tiba, Najamuddin terjatuh dari kendaraan. Sementara pengendara sepeda motor tersebut tampak melaju kencang.

Warga lantas berdatangan ke lokasi Najamuddin terjatuh.

Seusai mengumpulkan bukti rekaman CCTV, keluarga korban melapor ke Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar untuk meminta otopsi terhadap jenazah Najamuddin.

Baca juga: Oknum Pegawai Dishub Tendang Ikan Pedagang hingga Berjatuhan, Sekretaris Kota Ambon: Jangan Perlakukan Masyarakat Kecil seperti Itu

 

Keluarga berharap polisi mengungkap penyebab kematian korban

Ilustrasi otopsi jenazah.SHUTTERSTOCK/ESB Professional Ilustrasi otopsi jenazah.

Peristiwa tersebut terjadi di pertigaan Jalan Danau Tanjung Bunga, Makassar, Minggu (3/4/2022) sekitar 09.30 Wita.

Usai kejadian itu, korban tak sadarkan diri. Najamuddin kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Siloam Makassar untuk mendapatkan pertolongan.

Baca juga: Viral, Video Oknum Petugas Dishub Ambon Tendang Ikan Pedagang hingga Jatuh di Jalan, Kini Berdamai

Sesampainya di rumah sakit, tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia.

Kepala Dishub Kota Makassar Iman Hud mengonfirmasi ada anggotanya yang meninggal dunia.

"Jenazah korban sementara diotopsi di RS Bhayangkara guna mengetahui pasti penyebab kematiannya. Kita tunggu saja hasil penyelidikan polisi," tuturnya kepada Kompas.com.

Baca juga: Antisipasi Mudik Lebaran, Dishub Kota Malang Bakal Lakukan Pengecekan Bus

Atas insiden ini, kakak kandung korban, Juni Sewang, berharap polisi segera mengungkap penyebab kematian adiknya.

"Saya berharap, aparat kepolisian segera mengungkap kematian adikku. Karena ada lubang di tubuh bagian belakangnya diduga proyektil peluru. Kalau dikatakan kecelakaan tunggal memang benar, tapi laju motor terlihat di CCTV sangat lambat," paparnya.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Makassar, Hendra Cipto | Editor: Teuku Muhammad Valdy Arief), Tribun-Timur.com

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

 Ajak Semua Penumpang Makan di Rumahnya Saat Lebaran, Sopir Bus Palu-Makassar Bakal Diberi Hadiah

Ajak Semua Penumpang Makan di Rumahnya Saat Lebaran, Sopir Bus Palu-Makassar Bakal Diberi Hadiah

Makassar
20 Korban Longsor Tana Toraja Ditemukan, Basarnas Tutup Pencarian

20 Korban Longsor Tana Toraja Ditemukan, Basarnas Tutup Pencarian

Makassar
Longsor di Tana Toraja, Bocah 3 Tahun Ditemukan Tewas Tertimbun Material

Longsor di Tana Toraja, Bocah 3 Tahun Ditemukan Tewas Tertimbun Material

Makassar
Lolai To Tombi Negeri di Atas Awan, Wisata Toraja: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Lolai To Tombi Negeri di Atas Awan, Wisata Toraja: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Makassar
Setelah 6 Tahun, Jasad Wanita yang Dibunuh Suaminya Akhirnya Dimakamkan secara Layak

Setelah 6 Tahun, Jasad Wanita yang Dibunuh Suaminya Akhirnya Dimakamkan secara Layak

Makassar
Cerita Sopir Bus Ajak Semua Penumpangnya Makan di Rumah Saat Lebaran Masih di Jalan

Cerita Sopir Bus Ajak Semua Penumpangnya Makan di Rumah Saat Lebaran Masih di Jalan

Makassar
Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Makassar
Longsor di Tana Toraja Tewaskan 18 Warga, Bupati Sebut karena Dampak Pembukaan Lahan

Longsor di Tana Toraja Tewaskan 18 Warga, Bupati Sebut karena Dampak Pembukaan Lahan

Makassar
Sederet Fakta Terbongkarnya Istri Dibunuh dan Dikubur Suami di Makassar 6 Tahun Lalu

Sederet Fakta Terbongkarnya Istri Dibunuh dan Dikubur Suami di Makassar 6 Tahun Lalu

Makassar
Anak Korban Jadi Saksi Kunci Terbongkarnya Kasus Istri Dibunuh dan Dikubur Suami di Makassar

Anak Korban Jadi Saksi Kunci Terbongkarnya Kasus Istri Dibunuh dan Dikubur Suami di Makassar

Makassar
Pria di Luwu Utara Diamuk Massa, Diduga Hendak Perkosa Seorang Anak

Pria di Luwu Utara Diamuk Massa, Diduga Hendak Perkosa Seorang Anak

Makassar
Update Korban Longsor Tana Toraja, 18 Orang Meninggal di 2 Lokasi Berbeda

Update Korban Longsor Tana Toraja, 18 Orang Meninggal di 2 Lokasi Berbeda

Makassar
Arus Balik Lebaran, Kendaraan Mulai Padat Masuk ke Makassar

Arus Balik Lebaran, Kendaraan Mulai Padat Masuk ke Makassar

Makassar
Pembunuhan Istri di Makassar Terbongkar Setelah 6 Tahun, Anak Diminta Berbohong

Pembunuhan Istri di Makassar Terbongkar Setelah 6 Tahun, Anak Diminta Berbohong

Makassar
Alasan Warga Desa Cempedak Sultra Hadang Kapal Cepat yang Muat Ratusan Penumpang

Alasan Warga Desa Cempedak Sultra Hadang Kapal Cepat yang Muat Ratusan Penumpang

Makassar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com