Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perluas Pencarian Korban Mobil Jatuh ke Sungai di Tana Toraja, Tim SAR Terkendala dengan Sampah Bambu

Kompas.com - 22/03/2022, 12:17 WIB
Amran Amir,
Ardi Priyatno Utomo

Tim Redaksi

TANA TORAJA, KOMPAS.com – Pencarian korban yang diduga hanyut terseret arus setelah mobil avanza yang membawa satu keluarga terjungkal ke sungai Salu Barani pada Minggu (20/3/2022) di Kelurahan Salubarani, Kecamatan Gandasil, Toraja Utara, kini diperluas hingga ke Kabupaten Enrekang.

Komandan Pos SAR Basarnas Palopo, Maickel Marth Femy mengatakan pencarian hari ketiga diperluas hingga ke Desa Fana, Kabupaten Enrekang dengan dukungan tambahan personel dari tim SAR Brimob Pare-pare dan Polair Makassar.

“Tim SAR gabungan Basarnas, SAR Brimob Parepare, Polair Makassar. Babinsa Kodim Toraja, Bhabinkamtibmas Polres Tanah Toraja, BPBD, organisasi relawan dan masyarakat setempat melakukan penyisiran sejauh 3 sampai 4 kilometer dari lokasi awal kejadian sampai ke Desa Pana Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang,” kata Maickel, Selasa (22/3/2022).

Baca juga: Jalan Penghubung di Toraja Utara Rusak, Mirip Kubangan Kerbau

Menurut Maickel, pencarian hari ini kondisi medan lebih menantang dibanding hari sebelumnya.

“Hari ini kondisi arus lebih deras, lebih keruh dan debit air lebih tinggi dibanding kemarin karena semalam terjadi hujan deras, sehingga menyulitkan kami melakukan penyelaman,” ucap Maickel.

Selain kendala tersebut, lanjut Maickel banyaknya sampah di sepanjang sungai menjadi hambatan bagi tim SAR melakukan pencarian.

“Sampah tajam seperti bambu dan kayu juga menjadi kendala dan berisiko, terutama tim yang menggunakan perahu karet, meski demikian pencarian tetap dilakukan menyisir sisi kanan dan sisi kiri sungai dengan body rafting dari titik jatuhnya korban ke bawah..dan sebagian melaksanakan infanteri sisi kanan dan kiri sungai,” ujar Maickel.

Sebelumnya diberitakan sebuah Toyota Innova bernomor polisi DP1481KC yang mengangkut satu keluarga terjungkal ke dasar sungai di Kelurahan Salubarani, Kecamatan Gandasil, Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Minggu (20/3/2022) dini hari.

Kepolisian Resor Tana Toraja bersama warga setempat melakukan upaya penyelamatan dengan menggunakan alat seadanya seperti rakitan bambu dan tali guna menyelamatkan korban yang terjebak dalam mobil.

Baca juga: Truk Bawa Batako Terjun ke Sungai, 3 Orang Selamat Setelah Tendang Kaca

Kasat Lantas Polres Tana Toraja, IPTU Adnan Leppang mengatakan kejadian terjadi pada pukul 02.30 Wita di Jalan Poros Toraja Enrekang. Mobil minibus Toyota Innova dikendarai oleh Vebrianto Salombe.

“Mobil bergerak dari arah selatan ke utara diduga mengantuk, kehilangan kendali kemudian terjun ke sungai, akibat dari kejadian tersebut satu penumpang mobil meninggal dunia, satu orang lainnya masih dalam pencarian,” kata Adnan melalui rilis yang disampaikan, Minggu (20/3/2022).

Lanjut Adnan, dari 7 orang dalam mobil, 5 orang berhasil diselamatkan.

“Korban selamat langsung dilarikan ke rumah sakit, sementara 2 orang lainnya diduga masih terjebak dalam mobil,” ucap Adnan.

Pengemudi mobil bernama Vebrianto Salombe (28), dengan penumpang Febrian (30), Yuliana Salulimbong (56), Melona (5), dan Aris Salombe (63). Sementara Depriani Rante Balik (28) meninggal dunia dan Amata Bittikaka (61) masih dalam pencarian.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Warga Terdampak Erupsi Gunung Ruang Wajib Pakai Masker di Pengungsian

Warga Terdampak Erupsi Gunung Ruang Wajib Pakai Masker di Pengungsian

Makassar
Penutupan Bandara Sam Ratulangi Manado Diperpanjang hingga Minggu

Penutupan Bandara Sam Ratulangi Manado Diperpanjang hingga Minggu

Makassar
Viral, Video Bayi 6 Bulan di Maros Dianiaya Ibu Kandungnya

Viral, Video Bayi 6 Bulan di Maros Dianiaya Ibu Kandungnya

Makassar
Tiga Hari Terendam Banjir, Warga di Luwu Gunakan Rakit untuk Beraktivitas

Tiga Hari Terendam Banjir, Warga di Luwu Gunakan Rakit untuk Beraktivitas

Makassar
Sekuriti di Makassar Diamuk Massa Usai Diduga Lecehkan Bocah 5 Tahun

Sekuriti di Makassar Diamuk Massa Usai Diduga Lecehkan Bocah 5 Tahun

Makassar
Gunung Ruang Erupsi, 87 Warga Tagulandang Tiba di Bitung Sejak Kamis Malam

Gunung Ruang Erupsi, 87 Warga Tagulandang Tiba di Bitung Sejak Kamis Malam

Makassar
Kisah Kasmi Cari Adiknya yang Hilang sejak 2017, Ternyata Jadi Korban Pembunuhan di Makassar

Kisah Kasmi Cari Adiknya yang Hilang sejak 2017, Ternyata Jadi Korban Pembunuhan di Makassar

Makassar
Pembunuh Istri di Makassar Aniaya Anaknya, Ada Sejumlah Memar di Wajah Korban

Pembunuh Istri di Makassar Aniaya Anaknya, Ada Sejumlah Memar di Wajah Korban

Makassar
Dua Pemuda Spesialis Curi Knalpot di Makassar Diamuk Massa, Motor Dibakar

Dua Pemuda Spesialis Curi Knalpot di Makassar Diamuk Massa, Motor Dibakar

Makassar
UMI Makassar Cabut Laporan Dugaan Penggelapan Dana Mantan Rektor, Kapolda Sulsel: Penyidikan Terus Lanjut

UMI Makassar Cabut Laporan Dugaan Penggelapan Dana Mantan Rektor, Kapolda Sulsel: Penyidikan Terus Lanjut

Makassar
2 Hari Terlantar di Pelabuhan Silopo, Ratusan Pemudik Akhirnya Diberangkatkan

2 Hari Terlantar di Pelabuhan Silopo, Ratusan Pemudik Akhirnya Diberangkatkan

Makassar
Begini Kondisi Istri Kedua Pelaku Pembunuhan di Makassar yang Dikabarkan Hilang

Begini Kondisi Istri Kedua Pelaku Pembunuhan di Makassar yang Dikabarkan Hilang

Makassar
Gunung Ruang Meletus, Napi dan Pegawai Lapas di Pesisir Tagulandang Ikut Dievakuasi

Gunung Ruang Meletus, Napi dan Pegawai Lapas di Pesisir Tagulandang Ikut Dievakuasi

Makassar
Kasus Suami Bunuh dan Timbun Istri di Makassar, 2 Anaknya Dapat Pendampingan Psikologi

Kasus Suami Bunuh dan Timbun Istri di Makassar, 2 Anaknya Dapat Pendampingan Psikologi

Makassar
Fakta Baru Kasus Suami Bunuh Istri di Makassar, Masih Kerabat Dekat hingga Disebutkan Tak Direstui

Fakta Baru Kasus Suami Bunuh Istri di Makassar, Masih Kerabat Dekat hingga Disebutkan Tak Direstui

Makassar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com