Kompas.com - 08/03/2022, 15:51 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com – Minyak goreng kemasan masih hilang di pasaran. Warga Sulawesi Selatan kesulitan mendapatkannya. Bahkan, warga kini setiap harinya berburu minyak goreng dengan mendatangi toko dan supermarket.

Kelangkaan minyak goreng kemasan hampir 2 bulan terjadi di Sulawesi Selatan ini, membuat masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya.

Meski aparat kepolisian serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulsel telah melakukan penyelidikan dan razia terkait kelangkaan minyak goreng kemasan.

Baca juga: 2 Kali Mangkir, Tersangka Penipuan Minyak Goreng Murah di Kabupaten Bandung Ditangkap

Pemerintah Provinsi Sulsel pun akhirnya menggelar pasar murah minyak goreng dan tepung terigu di Monumen Mandala Jl Jenderal Sudirman, Makassar, Selasa (8/3/2022).

Ribuan warga pun langsung mengantri sejak pagi hingga siang untuk mendapatkan paket pasar murah berupa 2 liter minyak goreng dan 1 Kg tepung terigu.

Satu paketnya dibeli warga senilai Rp 37.000. Setiap warga dibatasi dan hanya diperbolehkan membeli 1 paket saja.

Selain dari Kota Makassar, sebagian warga yang datang dari luar kota Makassar seperti Kabupaten Gowa dan Kabupaten Maros. Mereka sengaja datang ke monumen mandala karena mengaku kesulitan mendapatkan minyak goreng di daerah.

Kepala Dinas Perdagangan Sulawesi Selatan, Askharie F Radjamilo mengatakan, kehadiran pasar murah dengan menyediakan minyak goreng dinilai membantu masyarakat yang kesulitan mendapat minyak goreng premium dengan harga Rp 14 ribu per liter.

“Jika untuk minyak curah di Sulawesi Selatan, sudah mulai teratasi. Bahkan sudah ada sekitar 5,3 juta liter minyak curah yang masuk ke Sulsel. Yang saat ini masih dirasa kurang adalah minyak kemasan atau premium dengan harga Rp 14 ribu per liter, karena masyarakat sudah terbiasa menggunakan minyak goreng kemasan,” katanya.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atas kelangkaan minyak goreng, lanjut Askharie, Pemprov Sulsel menggelar pasar murah yang akan dilaksanakan di beberapa kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

"Untuk hari ini, dilaksanakan di Makassar di kawasan Monumen Mandala. Panitia menyiapkan 3.500 paket diantaranya berisi 7.200 liter minyak goreng.

Selain minyak goreng, panitia juga menyiapkan kebutuhan lain seperti, beras 5 kilogram seharga Rp 49 ribu per 5 Kg dan gula pasir seharga Rp 13 ribu per Kg,” ujarnya.

Baca juga: Dugaan Penimbunan Minyak Goreng di Banjar Kalsel Dibongkar, Puluhan Ribu Liter Disita

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ancam Bakar Motor Driver Ojol, Anak Jalanan Bonyok Diamuk Massa

Ancam Bakar Motor Driver Ojol, Anak Jalanan Bonyok Diamuk Massa

Makassar
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 30 November 2022: Hujan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 30 November 2022: Hujan Sepanjang Hari

Makassar
Kronologi Polisi Todongkan Pistol ke Santri di Gowa, Tuduh Korban Lempari Rumahnya dengan Batu

Kronologi Polisi Todongkan Pistol ke Santri di Gowa, Tuduh Korban Lempari Rumahnya dengan Batu

Makassar
Daftar UMP 2023 di Sulawesi dan Gorontalo, Mana yang Kenaikannya Paling Tinggi?

Daftar UMP 2023 di Sulawesi dan Gorontalo, Mana yang Kenaikannya Paling Tinggi?

Makassar
Anak SD Berusia 11 tahun di Luwu Diperkosa Pemuda Tetangganya Sendiri

Anak SD Berusia 11 tahun di Luwu Diperkosa Pemuda Tetangganya Sendiri

Makassar
Anggota Polisi Mengamuk di Ponpes Gowa, Todongkan Pistol hingga Tarik Kerah Baju Santri

Anggota Polisi Mengamuk di Ponpes Gowa, Todongkan Pistol hingga Tarik Kerah Baju Santri

Makassar
Gubernur Sulsel Teken UMP 2023, Naik 6,9 Persen Jadi Rp 3.385.145

Gubernur Sulsel Teken UMP 2023, Naik 6,9 Persen Jadi Rp 3.385.145

Makassar
Mantan Pimpinan Bulog Pinrang Blak-blakan Soal Raibnya 500 Ton Beras, untuk Dongkrak Target KPSA

Mantan Pimpinan Bulog Pinrang Blak-blakan Soal Raibnya 500 Ton Beras, untuk Dongkrak Target KPSA

Makassar
Terdakwa Pelanggaran HAM Berat di Paniai Bacakan Nota Pembelaan dan Merasa Difitnah

Terdakwa Pelanggaran HAM Berat di Paniai Bacakan Nota Pembelaan dan Merasa Difitnah

Makassar
Waspada Cuaca Buruk di Sulsel 3 Hari ke Depan

Waspada Cuaca Buruk di Sulsel 3 Hari ke Depan

Makassar
Polisi Tangkap 4 Pelajar Pembuat dan Pelaku Pembusuran di Makassar dan Gowa

Polisi Tangkap 4 Pelajar Pembuat dan Pelaku Pembusuran di Makassar dan Gowa

Makassar
Todongkan Pistol ke Santri di Ponpes Gowa, Anggota Polrestabes Makassar Diperiksa Propam

Todongkan Pistol ke Santri di Ponpes Gowa, Anggota Polrestabes Makassar Diperiksa Propam

Makassar
Polisi Tangkap 5 Penjudi Sabung Ayam, 1 di Antaranya PNS Pemprov Sulsel

Polisi Tangkap 5 Penjudi Sabung Ayam, 1 di Antaranya PNS Pemprov Sulsel

Makassar
Sejarah Jalur KA Trans-Sulawesi, Jalur Kereta Api Pertama di Sulawesi yang Perlahan Mulai Terwujud

Sejarah Jalur KA Trans-Sulawesi, Jalur Kereta Api Pertama di Sulawesi yang Perlahan Mulai Terwujud

Makassar
Jadwal Kereta Api Sulawesi Selatan dari Stasiun Garongkong - Stasiun Mangilu PP

Jadwal Kereta Api Sulawesi Selatan dari Stasiun Garongkong - Stasiun Mangilu PP

Makassar
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.