Polisi Tangkap Geng Motor Bersenjata Panah yang Resahkan Warga Makassar

Kompas.com - 15/02/2022, 06:30 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com – Aparat kepolisian berhasil menangkap 22 anggota geng motor bersenjata panah yang kerap melakukan aksi kriminalitas di jalanan yang meresahkan warga Kota Makassar.

Kasubag Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando KS yang dikonfirmasi, Senin (14/2/2022) mengatakan, 22 orang anggota geng motor "Bodrex" yang ditangkap masih berusia remaja.

Baca juga: Bacok Wanita Tanpa Sebab, 8 Anggota Geng Motor di Palembang Ditangkap

Dari 22 orang yang diamankan, empat remaja masing-masing MA (17), AZ (18), AW (18), dan AL (17) masuk daftar pencarian orang (DPO) Polres Gowa karena kasus penyerangan.

“Mereka diamankan di sebuah kos-kosan di Jl Kakatua. Keempat remaja ini diduga ikut dalam penyerangan pos satpam di Kabupaten Gowa. Karena mereka masuk dalam DPO, empat remaja dan barang bukti diserahkan ke Polres Gowa,” katanya.

Sedangkan 6 orang lainnya, lanjut Lando, masing-masing IP (18), AN (17), HH (16), GU (18), AR (16), dan AS (19) ditangkap membawa senjata tajam jenis panah atau busur saat polisi melakukan patroli di jalanan, Sabtu (12/2/2022) malam.

"Enam orang ini membawa senjata tajam jenis busur dan mereka langsung dibawa ke Polsekta Tamalate untuk diperiksaan. Berdasarkan pemeriksaan awal, keenam remaja ini berencana melakukan penyerangan terhadap geng motor lainnya bernama Bodrex,” bebernya.

Lando menerangkan, bahwa mereka melakukan konvoi dengan sepeda motor untuk mencari musuhnya.

“Rencananya mereka akan bergabung melakukan penyerangan bersama kelompok Kompleks Lepping di Kecamatan Tamalate,” tandasnya.

Sebelumnya, beberapa pekan terakhir video geng motor melakukan konvoi menggunakan motor berbekal panah beredar luas di berbagai media sosial. Mereka ugal-ugalan di jalanan di Kota Makassar pada malam hari.

Aksi mereka sempat terekam kamera CCTV yang terpasang di depan rumah warga. Aparat kepolisian pun kemudian melakukan pelacakan dan berhasil mengidentifikasi geng motor berbekal panah yang meresahkan warga Kota Makassar.

Baca juga: Bayi 14 Bulan di Makassar yang Dipanah di Pipi Korban Salah Sasaran Geng Motor

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aipda Aksan Jalani Pemeriksaan Soal Video Minta Kapolri Bersihkan Mafia

Aipda Aksan Jalani Pemeriksaan Soal Video Minta Kapolri Bersihkan Mafia

Makassar
Viral Video Sopir Truk Dipalak di Luwu, Pelaku Mengaku Polisi

Viral Video Sopir Truk Dipalak di Luwu, Pelaku Mengaku Polisi

Makassar
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 9 Desember 2022: Pagi Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 9 Desember 2022: Pagi Cerah Berawan

Makassar
Ketahuan Telah Perkosa Anak Tirinya, Pria di Makassar Bunuh Diri

Ketahuan Telah Perkosa Anak Tirinya, Pria di Makassar Bunuh Diri

Makassar
Viral di Tiktok, Kepala Dinas di Luwu Diduga Paksa Warga Jual Lahan pada Perusahaan Tambang

Viral di Tiktok, Kepala Dinas di Luwu Diduga Paksa Warga Jual Lahan pada Perusahaan Tambang

Makassar
Divonis Bebas, Terdakwa Kasus Pelanggaran HAM Paniai Ucapkan Terima Kasih Kepada Hakim

Divonis Bebas, Terdakwa Kasus Pelanggaran HAM Paniai Ucapkan Terima Kasih Kepada Hakim

Makassar
Mayor Purnawirawan TNI Terdakwa Pelanggaran HAM Berat Paniai Divonis Bebas

Mayor Purnawirawan TNI Terdakwa Pelanggaran HAM Berat Paniai Divonis Bebas

Makassar
Polda Sulsel Bongkar Kasus Perdagangan Orang ke Malaysia, Modusnya Dipekerjakan ke Perkebunan Sawit

Polda Sulsel Bongkar Kasus Perdagangan Orang ke Malaysia, Modusnya Dipekerjakan ke Perkebunan Sawit

Makassar
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 8 Desember 2022: Pagi Cerah, Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 8 Desember 2022: Pagi Cerah, Siang Hujan Ringan

Makassar
Pascabom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar, Polres Luwu Berlakukan One Gate System

Pascabom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar, Polres Luwu Berlakukan One Gate System

Makassar
Pasca-pengeboman Bunuh Diri di Mapolsek Astanaanyar Bandung, Polda Sulsel Siagakan Anggota Bersenjata Lengkap

Pasca-pengeboman Bunuh Diri di Mapolsek Astanaanyar Bandung, Polda Sulsel Siagakan Anggota Bersenjata Lengkap

Makassar
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 7 Desember 2022: Cerah Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 7 Desember 2022: Cerah Berawan Sepanjang Hari

Makassar
Pemprov Sulsel dan Suporter PSM Makassar Saling Lapor ke Polisi

Pemprov Sulsel dan Suporter PSM Makassar Saling Lapor ke Polisi

Makassar
UMK Luwu Tahun 2023 Ditetapkan Sebesar Rp 3.385.145

UMK Luwu Tahun 2023 Ditetapkan Sebesar Rp 3.385.145

Makassar
Aksi Anarkis Suporter PSM Makassar di Kantor Gubernur Sulsel Dilaporkan ke Polisi

Aksi Anarkis Suporter PSM Makassar di Kantor Gubernur Sulsel Dilaporkan ke Polisi

Makassar
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.