Penjinak Bom Cek Isi Koper Hitam Misterius Dekat Masjid di Makassar

Kompas.com - 16/01/2022, 16:37 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com - Sebuah koper hitam misterius ditemukan di dekat Masjid Al Markaz Al Islami di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (16/1/2022).

Mendapat laporan soal koper itu, Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Brimob Polda Sulawesi Selatan langsung memasang perimeter di bagian utara Masjid.

Kapolsek Bontoala Makassar Kompol Syamsuardi mengatakan bahwa informasi mengenai koper hitam yang ditinggalkan oleh seseorang dekat Masjid Al Markaz didapatkan sekitar pukul 04.30 WITA.

Baca juga: Angkot Berpenumpang 3 Orang di Makassar Terbakar di Atas Flyover

"Kejadiannya itu subuh tadi. Ada warga yang melaporkan bahwa ada koper berwarna hitam tidak jauh dari masjid, di pinggir jalan itu kopernya. Kemudian kami koordinasi dengan Brimob untuk dilakukan sterilisasi, serta mengamankan koper tersebut," ujar Syamsuardi seperti dikutip dari Antara, Minggu.

Syamsuardi mengatakan, polisi langsung melakukan sterilisasi dengan memasang perimeter untuk menghindari kemungkinan-kemungkinan yang tidak diinginkan.

Baca juga: Di-bully dan Dikeroyok hingga Video Viral di Medsos, Siswi SMPN 21 Makassar Lapor Polisi

Setelah membuat garis perimeter, pihaknya kemudian berkoordinasi dengan Detasemen Gegana Brimob Polda Sulsel dan meneruskan informasi dari warga untuk membuka koper.

"Setelah anggota Jibom Brimob datang, kemudian dilakukan deteksi menggunakan detektor dan setelah dipastikan di dalamnya tidak ada rangkaian bom, kemudian dibawa ke Mapolsek untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata dia.

Baca juga: Polisi Selidiki Peluru Misterius Tembus Atap Rumah Warga di NTT

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Komang Suartana mengatakan, setelah sterilisasi dilakukan oleh anggota Brimob, diketahui bahwa isi koper tersebut hanya berupa pakaian.

Komang memastikan tidak ada benda berbahaya di dalam koper hitam misterius itu.

"Sudah diperiksa tadi dan isinya ternyata hanya pakaian gamis. Mungkin saja itu koper warga yang ketinggalan, karena berada di pinggir jalan dekat Masjid," kata Komang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Kasatpol PP Makassar Gunakan Uang Negara untuk Bayar Oknum Polisi Habisi Pegawai Dishub

Mantan Kasatpol PP Makassar Gunakan Uang Negara untuk Bayar Oknum Polisi Habisi Pegawai Dishub

Makassar
Teror Busur Panah Kembali Telan Korban Jiwa, Pemuda di Gowa Tewas Setelah 2 Pekan Kritis

Teror Busur Panah Kembali Telan Korban Jiwa, Pemuda di Gowa Tewas Setelah 2 Pekan Kritis

Makassar
Drama Cinta Segitiga Berujung Maut, Eks Kasatpol PP Makassar Celakai Rivalnya dengan Santet hingga Peluru

Drama Cinta Segitiga Berujung Maut, Eks Kasatpol PP Makassar Celakai Rivalnya dengan Santet hingga Peluru

Makassar
Bunuh Pegawai Dishub Makassar, 2 Oknum Polisi Dibayar Rp 200 Juta

Bunuh Pegawai Dishub Makassar, 2 Oknum Polisi Dibayar Rp 200 Juta

Makassar
Kasatpol PP Makassar Bunuh Pegawai Dishub, Berawal dari Korban Tepergok Berduaan Saat Penyemprotan

Kasatpol PP Makassar Bunuh Pegawai Dishub, Berawal dari Korban Tepergok Berduaan Saat Penyemprotan

Makassar
Polisi Penembak Mati Pegawai Dishub Makassar Tunggu Instruksi Kapolda Sulsel untuk Sidang Kode Etik

Polisi Penembak Mati Pegawai Dishub Makassar Tunggu Instruksi Kapolda Sulsel untuk Sidang Kode Etik

Makassar
Rekontruksi Cinta Segitiga Pembunuhan Berencana Pegawai Dishub Makassar Digelar di 6 TKP, Hari Ini Dilanjutkan Kembali

Rekontruksi Cinta Segitiga Pembunuhan Berencana Pegawai Dishub Makassar Digelar di 6 TKP, Hari Ini Dilanjutkan Kembali

Makassar
Sampel Autopsi Jenazah Pemuda yang Tewas Usai Ditangkap Polisi Dibawa Ke Unhas

Sampel Autopsi Jenazah Pemuda yang Tewas Usai Ditangkap Polisi Dibawa Ke Unhas

Makassar
Gara-gara Uang Rp 200.000, Anak di Gowa Tikam Sang Ayah, Ini Kronologinya

Gara-gara Uang Rp 200.000, Anak di Gowa Tikam Sang Ayah, Ini Kronologinya

Makassar
Rekonstruksi Pembunuhan Pegawai Dishub Makassar, Ada Adegan Lempar Santet

Rekonstruksi Pembunuhan Pegawai Dishub Makassar, Ada Adegan Lempar Santet

Makassar
Polda Sulsel Akui Adanya Kesalahan Polisi yang Sebabkan Arfandi Tewas

Polda Sulsel Akui Adanya Kesalahan Polisi yang Sebabkan Arfandi Tewas

Makassar
Makam Pemuda di Makassar yang Tewas Setelah Ditangkap Polisi Dibongkar untuk Otopsi

Makam Pemuda di Makassar yang Tewas Setelah Ditangkap Polisi Dibongkar untuk Otopsi

Makassar
Akses Tak Memadai, Ketua Adat Rampi Berharap ke Presiden Jokowi

Akses Tak Memadai, Ketua Adat Rampi Berharap ke Presiden Jokowi

Makassar
Terjatuh Saat Ketahuan Mencuri Biji Nikel, Kakek di Bantaeng Tewas

Terjatuh Saat Ketahuan Mencuri Biji Nikel, Kakek di Bantaeng Tewas

Makassar
Jenazah Arfandi Dipulangkan dalam Keadaan Menyedihkan, 6 Polisi Makassar Dinyatakan Langgar Kode Etik

Jenazah Arfandi Dipulangkan dalam Keadaan Menyedihkan, 6 Polisi Makassar Dinyatakan Langgar Kode Etik

Makassar
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.